Cegah DBD di Musim Hujan, Pemberantasan Sarang Nyamuk Wajib Dilakukan

M. Reza Sulaiman

Minggu, 29 Desember 2019 | 15:40 WIB
Cegah DBD di Musim Hujan, Pemberantasan Sarang Nyamuk Wajib Dilakukan
Positif terinfeksi demam berdarah. (Shutterstock)

Suara.com - Cegah DBD di Musim Hujan, Pemberantasan Sarang Nyamuk Wajib Dilakukan

Musim hujan di awal bulan Januari berisiko meningkatkan risiko serangan penyakit infeksi demam berdarah dengue (DBD). Untuk itu, pencegahan harus dilakukan mulai dari sekarang.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya mengatakan bahwa Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) menjadi kunci utama untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus demam berdarah di Bali.

"Paling banyak kasus DBD ada di Kota Denpasar dan Singaraja, dilihat dari lingkungan yang kondusif untuk nyamuk dan banyak barang - barang bekas, tapi memang di mana pun bisa terjadi, katanya di Denpasar, Minggu (29/12/2019), dilansir Antara.

Wabah DBD diwaspadai akan meningkat bersamaan dengan meningkatnya curah hujan berkepanjangan yang diperkirakan pada bulan-bulan ini.

Menurut dia, kondisi yang patut diwaspadai adalah ketika hujan datang dengan rentang yang lama dan jentik nyamuk yang berkembang akan mengikuti aliran air. Sedangkan apabila terjadi hujan pada waktu yang pendek, disertai dengan cuaca panas kemungkinan penyebarannya lebih kecil.

Ia mengatakan untuk mencegah munculnya sarang nyamuk Aedes Aegypti dimulai dari langkah antisipasi yaitu baik diri sendiri dan lingkungan rumah tangga agar tidak membiarkan ada sarang-sarang nyamuk di lingkungan rumah dan mengurangi adanya genangan air.

"Jadi tetap mengoptimalkan PSN karena sesungguhnya itu yang terbaik tidak dengan fogging, karena harus PSN yang utama baru bisa pencegahan kalau tidak dilakukan PSN akan menimbulkan genangan-genangan air pada selokan yang tersumbat sampah, pada botol plastik yang dibuang di tempat sampah dan tempat-tempat berpotensi menampung air hujan itu," jelasnya.

Pasien demam berdarah dirawat di rumah sakit. (Shutterstock)
Pasien demam berdarah dirawat di rumah sakit. (Shutterstock)

Tercatat untuk selama tahun 2019 ditemukan sebanyak 4.945 penderita DBD, dengan rincian dari Kabupaten Buleleng 1.329 penderita, kemudian dari Kabupaten Jembrana 188 orang, Kabupaten Tabanan ada 170 orang, Kabupaten Badung 883 orang, Kota Denpasar 1.144 orang, Kabupaten Gianyar ada 604 orang, Kabupaten Bangli ada 195 orang, lalu Klungkung ada 299 orang, dan terakhir Kabupaten Karangasem ada 133 orang.

baca juga

Ia menjelaskan bahwa Dinas Kesehatan Provinsi Bali beserta Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota telah menyediakan reagen dan obat-obatan yang diperlukan dalam penanganan kasus DBD baik itu untuk fogging, ULV maupun untuk abatesasi.

Selain itu juga, tetap dilakukan sosialisasi dan penyuluhan di setiap daerah bersama Juru Pemantau Jentik (Jumantik). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Dia! Mobil yang Cocok untuk Terobos Banjir saat Musim Hujan

Ini Dia! Mobil yang Cocok untuk Terobos Banjir saat Musim Hujan

Your Say | Sabtu, 28 Desember 2019 | 11:50 WIB

Musim Hujan Datang Ini Barang yang Perlu Dibawa

Musim Hujan Datang Ini Barang yang Perlu Dibawa

Your Say | Jum'at, 27 Desember 2019 | 15:46 WIB

Jangan Larang Anak Main di Genangan Air, Ada Manfaatnya!

Jangan Larang Anak Main di Genangan Air, Ada Manfaatnya!

Health | Rabu, 25 Desember 2019 | 18:15 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×