Pernah Jadi Korban Pemerkosaan, Lady Gaga Mengaku Idap PTSD Setelahnya

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 07 Januari 2020 | 13:18 WIB
Pernah Jadi Korban Pemerkosaan, Lady Gaga Mengaku Idap PTSD Setelahnya
Lady Gaga tampil di karpet merah Grammy Awards 2019 berhiaskan berlian 100 karat. (FREDERIC J. BROWN / AFP)

Suara.com - Semua orang tentu pernah mengalami kejadian tidak menyenangkan di hidupnya, begitu pula dengan penyanyi dan aktris kenamaan Lady Gaga.

Dalam sebuah wawancara dengan Oprah Winfrey pada Senin (6/1/2020), Lady Gaga mengatakan dirinya mengidap gangguan stres pascatrauma (PTSD) setelah menjadi korban pemerkosaan berulang kali saat berusia 19 tahun.

"Aku diperkosa berulang kali ketika aku berusia 19 tahun dan aku mengembangkan PTSD sebagai akibat dari pemerkosaan itu," tutur Lady Gaga, dilansir Independent UK.

Ia menambahkan, saat itu ia juga tidak memproses atau mengelola rasa traumanya itu.

Ternyata, pelecehan yang ia alami itu dilakukan oleh seseorang yang dikenalnya.

"Aku tiba-tiba menjadi bintang dan berkeliling dunia dari kamar hotel ke garasi ke limusin, dan aku tidak pernah mengatasinya, dan tiba-tiba aku mulai mengalami rasa sakit yang luar biasa hebat ini di seluruh tubuhku, menirukan penyakit yang aku rasakan (sesaat) setelah diperkosa," jelas Lady Gaga, menceritakan bagaimana kehidupannya dapat berbanding terbalik saat harus 'menjadi seorang bintang'.

Lady Gaga [Mark Ralston / AFP]
Lady Gaga [Mark Ralston / AFP]

Rape, Abuse & Incest National Network (RAINN ), organisasi anti kekerasan seksual terbesar di AS, mengatakan berkonsultasi atau memeriksakan diri kepada seorang terapis dapat membantu penyintas dalam mengatasi beberapa masalah yang mungkin mereka hadapi setelah menjadi korban.

Namun, organisasi ini juga mengatakan 'tidak ada batas waktu' untuk pulih dari serangan seksual.

Sebenarnya, Lady Gaga sebelumnya sudah pernah membahas kasus pemerkosaannya ke publik pada 2014 silam. Dua tahun kemudian, ia mulai mengungkapkan gangguan mentalnya itu saat menjadi bintang tamu dalam acara talkshow Today.

Kemudian ia mengunggah surat di situs web yayasannya, Born This Way, untuk berbagi banyak tentang pengalamannya dengan PTSD.

"Aku berusaha meningkatkan kesadaran bahwa penyakit mental ini memengaruhi semua kalangan, termasuk orang di masa muda," tulisnya saat itu, yang dilansir dari Health.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Bisa Bikin Trauma? Mengenal Penyebab dan Gejala PTSD pada Anak

Banjir Bisa Bikin Trauma? Mengenal Penyebab dan Gejala PTSD pada Anak

Health | Senin, 06 Januari 2020 | 05:00 WIB

Gangguan OCD Pengaruhi Produktivitas Kerja

Gangguan OCD Pengaruhi Produktivitas Kerja

Your Say | Kamis, 02 Januari 2020 | 10:11 WIB

Copycat Suicide, Apa Pencetus dan Bagaimana Mencegahnya?

Copycat Suicide, Apa Pencetus dan Bagaimana Mencegahnya?

Your Say | Rabu, 18 Desember 2019 | 15:40 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB