Menristek Apresiasi Produsen Obat yang Berhasil Membuat Produk OMAI

Silfa Humairah Utami, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 08 Januari 2020 | 21:53 WIB
Menristek Apresiasi Produsen Obat yang Berhasil Membuat Produk OMAI
Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) sekaligus Kepala Badan Riset dan Inovasi (BRIN) Prof. Bambang P.S. Brodjonegoro (Kanan). (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Suara.com - Menristek Apresiasi Produsen Obat yang Berhasil Membuat Produk OMAI

Indonesia memang masing mengimpor mayoritas obat untuk kesehatan masyarakat. Inilah yang membuat biaya pengobatan membengkak. Sehingga pemerintah berupaya mempercepat pembuatan obat modern asli Indonesia (OMAI) untuk bisa dikonsumsi atau hilirisasi.

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) atau Kepala Badan Riset dan Inovasi (BRIN) Prof. Bambang P.S Brodjonegoro melakukan kunjungan ke produsen obat yang sudah melakukan Research and Development (RnD) atau yang membuat OMAI, termasuk produsen obat lokal Dexa Laboratories of Biomolecular Science (DLBS) Dexa Group.

"Saya melihat Dexa Group telah menghasilkan produk riset dan teknologi yang inovatif berbahan baku keanekaragaman sumber daya biodiversitas asli Indonesia. Tentunya ini menjadi peran pemerintah untuk membantu hiliriasasi industri agar semakin banyak dikonsumsi," ujar Prof. Bambang di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (8/1/2020).

Prof. Bambang mengatakan lebih dari 20 persen dari total kegiatan riset di Indonesia dibiayai Kemenristek. Di antara semua riset itu pangan dan kesehatan jadi bidang terbanyak, yang artinya keduanya menjadi prioritas Kemenristek.

Bukan sekedar riset biasa, Prof. Bambang sangat ingin riset-riset ini bisa diaplikasikan pada kehidupan manusia untuk pangan dan kesehatan, sehingga tidak sekedar berakhir dalam sebuah catatan semata.

"Tapi kita juga ingin hilirisasi, dan yang kira saksikan pada sore hari ini contoh dari hilirisasi, yaitu hilirisasi obat, dimana tidak hanya sekedar obat ini dibuat di Indonesia, tapi yang lebih penting ada proses RnD sehingga obat ini akhirnya berbahan Indonesia, jadi bahan obat," jelasnya.

Karena bahan baku obat yang mahal dan kebanyakan Indonesia masih mengimpor, Prof. Bambang berharap semakin banyak perusahaan yang mau mensubtitusi atau mengganti bahan baku dengan bahan lokal atau tradisional, dimana Indonesia kaya akan sumberdaya hayati.

"Yang tadinya dari luar negeri atau berbasis kimia menjadi bahan baku obat, yang berbasis pada tanaman, atau flora dan fauna Indonesia yang tercatat sangat kaya," ungkapnya.

baca juga

"Kita ingin benar-benar menghilirkan kekayaan biodisveritas kita, kekayaan sumberdaya hayati itu tidak hanya untuk sekedar stastistik, tapi harus bermanfaat untuk sesuatu, salah satunya itu adalah untuk bahan obat, atau mendukung supaya program kesehatan Indonesia," pungkasnya.

Tidak kurang dari 12 produk fitofarmaka atau obat herbal berstandar yang telah diujikan pada manusia atau uji klinis, yang berhasil diproduksi Dexa Group. 12 produk itu juga sudah mendapat izin edar dari BPOM, dan targetnya Dexa akan menambahnya menjadi 20 produk hingga akhir tahun ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Berita Kesehatan: Alasan Riset Obat Mahal, Reynhard Sinaga Psikopat?

5 Berita Kesehatan: Alasan Riset Obat Mahal, Reynhard Sinaga Psikopat?

Health | Rabu, 08 Januari 2020 | 20:15 WIB

Produsen Obat Lokal Keluhkan Ongkos Riset Mahal, Ini Kata Menristek

Produsen Obat Lokal Keluhkan Ongkos Riset Mahal, Ini Kata Menristek

Health | Rabu, 08 Januari 2020 | 18:25 WIB

Ini Pertolongan Pertama Pingsan Karena Obat Bius Seperti GHB

Ini Pertolongan Pertama Pingsan Karena Obat Bius Seperti GHB

Health | Rabu, 08 Januari 2020 | 11:51 WIB

Terkini

Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu

Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong

Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong

Bali | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Ulasan Designated Survivor 60 Days: Sanggupkah Orang Jujur Lawan Oligarki?

Ulasan Designated Survivor 60 Days: Sanggupkah Orang Jujur Lawan Oligarki?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:20 WIB

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:05 WIB

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:03 WIB

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:01 WIB

×