Kulit Mengelupas akibat Penyakit Langka, Anak Ini Dijuluki Manusia Ular

Selasa, 14 Januari 2020 | 19:00 WIB
Kulit Mengelupas akibat Penyakit Langka, Anak Ini Dijuluki Manusia Ular
Ilustrasi anak laki-laki. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang anak laki-laki usia 10 tahun asal India dijuluki sebagai manusia ular karena penyakit langka, yang menyebabkan kulitnya mengelupas setiap bulan.

Jagannath, anak laki-laki itu menderita kondisi genetik langka yang disebut ichthyosis lamellar. Kondisi ini menyebabkan kulit tumbuh terlalu cepat, kering dan luruh seperti hewan reptil.

Kondisi yang dialami oleh Jagannath termasuk sangat parah sehingga kulitnya keropos setiap 4 hingga 6 minggu. Sehingga dia diminta selalu mandi setiap jam dan mengoleskan pelembab setiap 3 jam pada tubuhnya untuk meredakan gejalanya.

Foto-foto yang menunjukkan kondisi kulitnya cukup memprihatinkan. Foto tersebut memperlihatkan kulitnya benar-benar kering dan terkelupas sehingga membuat tubuhnya bersisik.

Selain itu, kondisi langka ini juga membuat kulitnya lebih kencang sehingga tidak dapat berjalan dengan baik dan membutuhkan tongkat untuk membantu merentangkan tubuhnya.

Ilustrasi masalah kulit saat puasa. (Shutterstock)
Ilustrasi masalah kulit saat puasa. (Shutterstock)

Sayangnya, belum ada obat yang bisa mengatasi penyakit kulit Jagannath. Ayahnya, Prabhakar Pradhan yang hanya berkerja sebagai petani juga tidak mampu membayar pengobatan untuk anaknya.

"Anakku telah menderita penyakit ini sejak kecil dan tidak ada obatnya. Saya juga tidak punya cukup uang untuk membawanya berobat dan hati saya hancur melihat kondisinya setiap hari," ujar Prabhakar dikutip dari Mirror.

Seorang dokter kulit di India juga mengatakan kondisi Jagannath tidak dapat diobati. Meskipun beberapa dokter mengatakan ada obatnya.

Dokter Rakhesh, konsultan dermatologis senior di rumah sakit Aster MIMS di Kerala, India, mengatakan lamellar ichthyosis merupakan salah satu kondisi kulit bawaan yang paling langka.

Baca Juga: 4 Tanda Nyeri Usus Ini Sebaiknya Tidak Diabaikan!

Saat ini belum ada obatnya, tetapi kondisinya dapat diobati dengan krim dan beberapa obat untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI