Idap Penyakit Langka yang Tak Bisa Sembuh, Kulit Bocah Ini Sering Berdarah

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana, Rosiana Chozanah

Rabu, 01 Januari 2020 | 16:12 WIB
Idap Penyakit Langka yang Tak Bisa Sembuh, Kulit Bocah Ini Sering Berdarah
Grayson Heinle (Facebook/ Ariel Wallace)

Suara.com - Grayson Heinle, bocah asal Jensen Beach, Florida, dilahirkan dengan kondisi sehat-sehat saja. Ia juga tumbuh layaknya anak laki-laki seumurannya.

Namun keadaan tiba-tiba berubah awal tahun lalu, saat Grayson sulit dibangunkan oleh ibunya ketika tertidur di sofa.

Laki-laki kecil itu harus dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa. Hasilnya, Grayson menderita penyakit langka, yaitu hypereosinophilic syndrome (HES). Kondisi ini membuatnya memiliki jumlah sel darah putih yang abnormal dan belum ada obatnya.

Penyakit gangguan darah dapat menyebabkan kerusakan organ parah dari waktu ke waktu. Pada Grayson, kulit dan otaknyalah yang diserang.

Dilansir Daily Mail, HES adalah sekelompok kelainan darah langka yang terjadi ketika seseorang memiliki jumlah eosinofil sangat tinggi. Eosinofil adalah sel darah putih yang membantu melawan penyakit, biasanya infeksi, reaksi alergi, atau kanker.

Kebanyakan orang memiliki kurang dari 500 sel darah putih per mikroliter dalam darah mereka, menurut American Academy of Allergy, Asthma and Immunology. Namun, orang-orang dengan HES memiliki sel darah putih tiga kali lebih banyak.

Grayson Heinle (Facebook/ Ariel Wallace)
Grayson Heinle (Facebook/ Ariel Wallace)

Eosinofil ini pun menyebar ke jaringan dan organ tubuh, termasuk kulit, jantung, paru-paru, dan sistem saraf, menyebabkan peradangan dan kerusakan.

Tergantung pada bagian tubuh mana yang terpengaruh, penderita mungkin mengalami ruam kulit, batuk, napas pendek, kelelahan, atau hilangnya daya ingat.

HES pun dapat berakibat fatal apabila penderitanya mengalami kerusakan organ secara luas di tubuhnya.

baca juga

Sayangnya, hingga kini belum ada obat atau pengobatan yang diketahui dapat mencegah kerusakan jaringan dengan mengurangi jumlah eosinofil di dalam tubuh.

Grayson Heinle (Facebook/ Ariel Wallace)
Grayson Heinle (Facebook/ Ariel Wallace)

"Sering kali saya merasa seperti menunggu putra saya meninggal, seperti apa organ yang akan gagal berikutnya, atau sistem apa yang akan gagal berikutnya," tutur Ariel Wallace, ibu Grayson.

Grayson akhir-akhir ini sudah mengalami kejang, perubahan suasana hati, ruam, dan luka berdarah.

"Terkadang ia mengalami kerusakan kulit dan, tanpa alasan, terluka di sekujur tubuhnya, dan dia menangis, sengsara, menjerit, hingga berdarah di mana-mana," sambung Wallace.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RSCM Dorong Implementasi Peraturan Bantu Anak Penyakit Langka

RSCM Dorong Implementasi Peraturan Bantu Anak Penyakit Langka

Press Release | Rabu, 25 Desember 2019 | 20:30 WIB

Sindrom Langka Sepanjang 2019, Salah Satunya Diderita Anak Dede Sunandar

Sindrom Langka Sepanjang 2019, Salah Satunya Diderita Anak Dede Sunandar

Health | Rabu, 25 Desember 2019 | 07:35 WIB

Kisah Isla, Pengidap Penyakit Langka Benjamin Button Satu-satunya di Dunia

Kisah Isla, Pengidap Penyakit Langka Benjamin Button Satu-satunya di Dunia

Health | Selasa, 24 Desember 2019 | 07:55 WIB

Kaleidoskop Kesehatan 2019: 4 Publik Figur yang Memiliki Penyakit Langka

Kaleidoskop Kesehatan 2019: 4 Publik Figur yang Memiliki Penyakit Langka

Health | Sabtu, 21 Desember 2019 | 07:30 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×