Kenali Gejala Sepsis yang Disebut sebagai 'Silent Killer' di Seluruh Dunia

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Jum'at, 17 Januari 2020 | 18:08 WIB
Kenali Gejala Sepsis yang Disebut sebagai 'Silent Killer' di Seluruh Dunia
Infeksi bisa memicu syok sepsis dan mengakibatkan kegagalan organ. (shutterstock)

Suara.com - Berdasarkan laporan Global Burden of Disease (GBDR), sepsis dapat menjadi pembunuh lebih besar daripada kanker payudara di seluruh dunia.

Sepsis merupakan salah satu komplikasi dari infeksi yang berpotensi mengancam jiwa.

Tubuh biasanya akan melepaskan bahan kimia ke dalam aliran darah untuk melawan infeksi. Ketika respon tubuh terhadap bahan kimia tersebut tidak seimbang dan memicu perubahan yang dapat merusak banyak sistem organ, inilah saat sepsis terjadi.

Mayo Clinic melaporkan, jika sepsis berkembang menjadi syok septik, tekanan darah akan turun secara dramatis. Ini dapat menyebabkan kematian.

Menurut laporan, setidaknya ada 48,9 juta kasus, 11 juta kematian di 195 negara dan wilayah pada 2017 akibat sepsis.

Dalam studi yang diterbitkan dalam The Lancet, setengah dari semua kasus terjadi pada anak-anak dan remaja, terutama di negara berpenghasilan rendah hingga menengah.

Ilustrasi demam saat musim hujan. (Shutterstock)
Ilustrasi demam  (Shutterstock)

Karenanya, kita perlu tahu bagaimana gejala sepsis muncul.

Dilansir Hello Sehat, ada ciri awal ketika seseorang baru mengalami sepsis, meliputi:

  • Demam tinggi lebih dari 38 derajat Celcius, kadang disertai dengan menggigil
  • Denyut jantung cepat
  • Laju pernapasan cenderung cepat dan sulit diatur
  • Produksi keringat abnormal

Sayangnya, gejala sepsis seperti ini sering diabaikan dan disalahartikan sebagai gejala dari penyakit lain.

baca juga

Ketika sepsis makin berkembang dan sampai menyebabkan syok septik. Tanda dari syok septik ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sepsis awal.

Hanya saja, tanda syok septik akan disertai dengan penurunan tekanan darah hingga level sangat rendah. Berbagai komplikasi pun dapat muncul akibat berkembangnya sepsis dan syok septik, yakni terbentuknya gumpalan darah di sekujur tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepsis Dapat Menjadi Pembunuh Mematikan selain Kanker Payudara

Sepsis Dapat Menjadi Pembunuh Mematikan selain Kanker Payudara

Health | Jum'at, 17 Januari 2020 | 17:12 WIB

Niat Atasi Sembelit dengan Makan Belut Hidup, Usus Pria Ini Malah Berlubang

Niat Atasi Sembelit dengan Makan Belut Hidup, Usus Pria Ini Malah Berlubang

Health | Jum'at, 17 Januari 2020 | 17:27 WIB

Bahaya Buat Bumil, Ini Dampak Pertumbuhan Bakteri Berlebihan di Vagina

Bahaya Buat Bumil, Ini Dampak Pertumbuhan Bakteri Berlebihan di Vagina

Health | Kamis, 16 Januari 2020 | 19:17 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

×