Bisakah Pneumonia dari China Dicegah dengan Vaksin? Ini Penjelasan Dokter

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Jum'at, 17 Januari 2020 | 20:06 WIB
Bisakah Pneumonia dari China Dicegah dengan Vaksin? Ini Penjelasan Dokter
Ilustrasi vaksin pneumonia ampuh cegah infeksi. ( shutterstock )

Suara.com - Bisakah Pneumonia dari China Dicegah dengan Vaksin? Ini Penjelasan Dokter

Wabah pneumonia baru yang terjadi di China membuat permintaan vaksin meningkat. Lalu, apakah pemberian vaksin bisa mencegah infeksi pneumonia baru tersebut?

Dikatakan dr Erlina Burhan, SpKK, dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), vaksin pneumonia merupakan langkah paling tepat untuk mencegah infeksi pneumonia. Sayangnya, vaksin pneumonia yang tersedia saat ini tidak ampuh mencegah pneumonia baru yang terjadi di Wuhan, China.

"Jadi pneumonia yang di Wuhan ini belum ada vaksinnya. Nggak boleh juga masyarakat membabi buta ke mana-mana minta vaksin. Katanya mau divaksin takut kena Wuhan padahal kan belum ada vaksinnya," tutur dr Erlina, dalam temu media di Rumah PDPI, Jumat (17/1/2020).

Berdasarkan keterangan dr Erlina, saat ini ada 3 jenis vaksin pneumonia yang tersedia.

Pertama adalah vaksin pneumokokus (PVC13) memberikan kekebalan terhadap 13 strain bakteri Streptococcus pneumoniae yang paling sering menginfeksi manusia. Vaksin ini ditujukan pada bayi dan anak-anak di bawah usia 2 tahun.

Paru-paru terinfeksi pneumonia. (Shutterstock)
Paru-paru terinfeksi pneumonia. (Shutterstock)

Kedua, vaksin PPSV23, yang memberikan proteksi terhadap 23 strain bakteri. Vaksin PPSV23 ditujukan kepada kelompok umur dewasa, yakni di atas 65 tahun.

Ketiga, adalah vaksin Hib, yang menghalau bakteri Haemophilus influenzae type B (Hib) merupakan penyebab pnuemonia dan radang otak di negara berkembang. Vaksin ini sudah termasuk dalam program nasional imunisasi untuk bayi.

Selain vaksin, dr Erlina juga menyarankan untuk menjaga sistem imun agar tak mudah terserang infeksi. Jangan lupa juga mencuci tangan dengan sabun agar risiko penularan virus dan bakteri lebih rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pneumonia Misterius dari China, Dokter Paru Berbagi Tips Mencegah Infeksi

Pneumonia Misterius dari China, Dokter Paru Berbagi Tips Mencegah Infeksi

Health | Jum'at, 17 Januari 2020 | 16:21 WIB

Makin Menyebar, Kali Ini Coronavirus Sudah Menginfeksi 2 Orang di Vietnam

Makin Menyebar, Kali Ini Coronavirus Sudah Menginfeksi 2 Orang di Vietnam

Health | Jum'at, 17 Januari 2020 | 14:50 WIB

Wabah Pneumonia Misterius di China, Menkes Waspadai Virus Korona Jenis Baru

Wabah Pneumonia Misterius di China, Menkes Waspadai Virus Korona Jenis Baru

Health | Kamis, 16 Januari 2020 | 16:53 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB