Tak Perlu Panik, Begini Penanganan Anak yang Demam setelah Divaksin

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 21 Januari 2020 | 15:41 WIB
Tak Perlu Panik, Begini Penanganan Anak yang Demam setelah Divaksin
Ilustrasi seorang anak sedang diberi vaksin. [Shutterstock]

Suara.com - Demam ringan merupakan salah satu reaksi normal setelah anak mendapatkan vaksin. Reaksi ini juga umumnya dibarengi dengan sulit tidur, sedikit rewel dan pembengkakan atau kemerahan di area yang disuntik.

Berdasarkan Parenting Firstcry, ini terjadi ketika vaksin masuk ke dalam tubuh dan mengaktifkan sel-sel kekebalan sebagai respons terhadap invasi oleh organisme yang terkandung di dalam vaksin.

Jadi, demam adalah indikasi respons kekebalan tubuh yang baik.

Ada beberapa cara untuk merawat anak yang demam setelah vaksinasi. Dilansir Vancouver Coastal Health, berikut tipsnya:

1.Demam rendah (37,4 - 38 derajat Celcius)

- Lepaskan sebagian besar pakaian anak atau pakaian anak dengan pakaian ringan
- Jangan menyelimuti anak
- Jaga ruangan tetap dingin, Anda dapat gunakan kipas angin
- Beri anak cairan agar mereka banyak mengonsumsi air

Ilustrasi anak demam dikompres. (Shutterstock)
Ilustrasi anak demam (Shutterstock)

2. Demam  sedang (lebih dari 38 - 38,9 dreajat Celcius)

- Berikan obat demam: acetaminophen atau ibuprofen
- Jangan biarkan anak memakai banyak pakaian
- Jaga ruangan tetap dingin
- Beri anak cairan
- Jangan menyelimuti anak

3.Demam  tinggi (39 derajat Celcius atau lebih tinggi)

- Berikan obat demam.
- Lepaskan sebagian besar pakaian anak
- Jaga ruangan agar tetap dingin
- Beri cairan pada anak untuk diminum
- Jangan membungkus tubuh anak dengan selimut tebal

Hal yang tidak boleh Anda lupakan adalah pastikan untuk memberi mereka banyak cairan karena demam dapat membuat tubuh dehidrasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Demam setelah Diberi Vaksin, Apakah Termasuk Normal?

Anak Demam setelah Diberi Vaksin, Apakah Termasuk Normal?

Health | Selasa, 21 Januari 2020 | 14:38 WIB

Ilmuwan Berhasil Merekayasa Genetik Nyamuk Agar Tak Lagi Sebarkan DBD

Ilmuwan Berhasil Merekayasa Genetik Nyamuk Agar Tak Lagi Sebarkan DBD

Health | Sabtu, 18 Januari 2020 | 20:30 WIB

Andalkan 'Diagnosis' di Internet, Ibu Ini Biarkan Anaknya yang Sakit Parah

Andalkan 'Diagnosis' di Internet, Ibu Ini Biarkan Anaknya yang Sakit Parah

Health | Sabtu, 18 Januari 2020 | 16:53 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB