Semakin Meluas, Ditemukan Kasus Virus Corona di Amerika Serikat

Yasinta Rahmawati

Rabu, 22 Januari 2020 | 08:01 WIB
Semakin Meluas, Ditemukan Kasus Virus Corona di Amerika Serikat
(Shutterstock)

Suara.com - Virus corona yang menyebabkan wabah di China kini telah tiba di Amerika Serikat. Pejabat dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan mereka telah mendeteksi virus corona pada seorang pria di negara bagian Washington pada Selasa (21/01/2020).

Dilansir dari Live Science, pria itu yang merupakan penduduk Kabupaten Snohomish di Washington, telah mengunjungi Wuhan, kota China tempat wabah itu bermula. Dia kembali ke Amerika pada 15 Januari, sebelum negara itu menerapkan skrining virus korona di bandara tertentu.

Namun, pria itu, yang berusia 30-an, sadar akan laporan virus ini dan ia menjangkau penyedia layanan kesehatannya ketika ia mulai mengalami gejala. Pria itu saat ini dirawat di rumah sakit di Providence Regional Medical Center di Everett, Washington, di mana dia dalam kondisi baik, kata para pejabat setempat.

Sejauh ini, hampir 300 kasus virus telah dikonfirmasi di China, kata dr. Nancy Messonnier, direktur Pusat Nasional Imunisasi dan Penyakit Pernafasan CDC. Di luar China, virus telah terdeteksi merebak ke Thailand, Jepang, Korea Selatan dan Taiwan.

Jumat lalu (17/01/2020) Amerika mulai menyaring penumpang yang tiba dari Wuhan di bandara San Francisco (SFO), New York (JFK) dan Los Angeles (LAX). Pemutaran ini sekarang sedang diperluas ke dua bandara lagi: Atlanta (ATL) dan Chicago (ORD).

Ilustrasi virus korona (Coronavirus). (Shutterstock)
Ilustrasi virus korona (Coronavirus). (Shutterstock)

Semua penumpang dari Wuhan sekarang akan "disalurkan" melalui salah satu dari lima bandara ini, kata dr. Martin Cetron, direktur Divisi Migrasi dan Karantina Global CDC. Proses ini membutuhkan pengalihan rute dan reticketing penumpang yang telah dijadwalkan untuk tiba di bandara lain.

Sementara para pejabat awalnya percaya bahwa virus menyebar terutama dari hewan ke manusia, ada bukti yang berkembang bahwa virus dapat menyebar antar-manusia dalam beberapa kasus.

Investigasi terhadap kasus Washington kini sedang berlangsung. Pejabat akan melacak orang yang melakukan kontak dekat dengan pasien untuk menentukan apakah ada orang lain yang sakit.

Virus corona sendiri adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pernapasan. Keluarga ini mencakup virus yang menyebabkan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan Middle East Respiratory Syndrome (MERS), serta yang menyebabkan penyakit lebih ringan seperti flu biasa.

baca juga

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan mengadakan pertemuan darurat untuk menentukan apakah virus corona "merupakan darurat kesehatan masyarakat" dan rekomendasi apa yang harus dibuat untuk mengelola wabah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Korona Mematikan Merebak di China, Korut Larang Turis Masuk

Virus Korona Mematikan Merebak di China, Korut Larang Turis Masuk

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 04:28 WIB

Coronavirus Bisa Mematikan, Begini Penyebarannya Antar Manusia

Coronavirus Bisa Mematikan, Begini Penyebarannya Antar Manusia

Health | Selasa, 21 Januari 2020 | 19:40 WIB

Cegah Penyebaran Virus Korona, Begini Pengendalian yang Dilakukan Inggris

Cegah Penyebaran Virus Korona, Begini Pengendalian yang Dilakukan Inggris

Health | Selasa, 21 Januari 2020 | 17:17 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB