Ekki Soekarno Jalani Perawatan Fisioterapi, Bagaimana Prosedurnya?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 22 Januari 2020 | 19:20 WIB
Ekki Soekarno Jalani Perawatan Fisioterapi, Bagaimana Prosedurnya?
Ekki Soekarno dan Soraya Haque. [Instagram]

Suara.com - Ekki Soekarno, suami Soraya Haque, sudah melewati masa kritisnya. Bahkan, kondisi Ekki Soekarno pun sudah membaik dan dipindahkan dari ruang ICU ke ruang perawatan.

Meski begitu, Ekki Soekarno masih harus menjalani sejumlah perawatan medis. Salah satunya, Ekki Soekarno juga melakukan fisioterapi untuk membantu cairan di dalam paru-parunya keluar.

"Fisioterapi, terus pakai alat uap juga tapi alat uapnya belum. Baru fisioterapi tadi siang untuk memancing reaknya keluar itu untuk sebagai sampel pemeriksaan TB-nya," kata Nadia, dihubungi pada Selasa (21/1/2020) kemarin.

Dilansir oleh lifemark.ca, fisioterapi dada atau CPT adalah jenis fisioterapi yang membantu membersihkan sekresi jalan napas seperti lendir, meningkatkan aliran udara ke paru-paru.

Kondisi ini sering disebut terapi pembersihan saluran udara atau ACT. Tindakan ini berfungsi untuk orang dengan kondisi kesehatan kronis, batuk atau napasnya terengah-engah karena lendir di paru-paru.

Soraya Haque dan Ekki Soekarno [Instagram/sorayahaque]
Soraya Haque dan Ekki Soekarno [Instagram/sorayahaque]

Jadi, tindakan fisioterapi dada ini bisa membantu mengeluarkan lendir dari paru-paru yang menyebabkan sejumlah masalah tersebut.

Fisioterapi dada juga bisa membantu orang dengan cystic fibrosis (CF), bronchiectasis (tabung bronkial yang rusak), abses paru, gangguan neuromuskuler (seperti, Multiple sclerosis atau MS), dan pneumonia.

Selain membersihkan lendir, fisioterapi ini sekaligus membersihkan bakteri yang menumpuk pada lendir. Tanpa tindakan fisioterapi, penumpukan lendir bisa menyebabkan risiko infeksi dada dan peradangan.

Ilustrasi rumah sakit. [Shutterstock]
Ilustrasi rumah sakit. [Shutterstock]

Adapun organ tubuh yang bisa mengalami penumpukan lendir, yakni mulut, hidung, tenggorokan, sinus dan paru-paru.

baca juga

Dalam kasus ini, jika paru-paru bisa berfungsi normal, rambut-rambut kecil yang disebut silia akan menggerakkan lendir lebih tinggi ke saluran udara.

Fisioterapi dada ini pun memiliki banyak manfaat, seperti membantu bernapas lebih mudah, mencegah infeksi dada dan mengurangi batuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekki Soekarno Sempat Kritis, Soraya Haque: He's Back!

Ekki Soekarno Sempat Kritis, Soraya Haque: He's Back!

Entertainment | Rabu, 22 Januari 2020 | 09:03 WIB

Dokter Tinggal Ambil Cairan di Paru-Paru Ekki Soekarno

Dokter Tinggal Ambil Cairan di Paru-Paru Ekki Soekarno

Entertainment | Rabu, 22 Januari 2020 | 06:10 WIB

Kondisi Membaik, Ekki Soekarno Dipindah ke Ruang Perawatan

Kondisi Membaik, Ekki Soekarno Dipindah ke Ruang Perawatan

Entertainment | Selasa, 21 Januari 2020 | 19:35 WIB

Kondisi Terkini Ekki Soekarno, Bisa Bicara dan Lepas Ventilator

Kondisi Terkini Ekki Soekarno, Bisa Bicara dan Lepas Ventilator

Entertainment | Selasa, 21 Januari 2020 | 19:06 WIB

Terkini

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

Gabung Floor Inc, Cecil Yang Kawinkan Musik, Fashion dan Kecantikan Jadi Satu

Gabung Floor Inc, Cecil Yang Kawinkan Musik, Fashion dan Kecantikan Jadi Satu

Entertainment | Jum'at, 11 September 2026 | 20:52 WIB

Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor

Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor

Bogor | Jum'at, 11 September 2026 | 20:48 WIB

Kajian KPK: Biaya Pilgub Tembus Rp100 Miliar, 65 Persen Kepala Daerah Siap 'Layani' Donatur

Kajian KPK: Biaya Pilgub Tembus Rp100 Miliar, 65 Persen Kepala Daerah Siap 'Layani' Donatur

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:45 WIB

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:39 WIB

×