Demi Liburan, Gadis Wuhan Ini Mengelabui Mesin Pemindai Suhu di Bandara

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah
Demi Liburan, Gadis Wuhan Ini Mengelabui Mesin Pemindai Suhu di Bandara
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)

Gadis bernama Yan ini alami gejala infeksi virus corona tapi tetap ingin berlibur ke negara lain.

Suara.com - Wabah virus corona yang mewabah dan berasal dari Kota Wuhan, China, membuat pemerintah China waspada. Beberapa negara pun telah melakukan pencegahan, terutama di bandara, dengan melakukan pemeriksaan terhadap suhu tubuh para wisatawan.

Namun, hal ini ternyata tidak mencegah orang-orang untuk melakukan 'hal pintar' hanya agar bisa berlibur ke negara lain meski ada kemungkinan mereka terinfeksi.

Inilah yang dilakukan oleh seorang gadis asal Wuhan bermarga Yan. Dia dengan bangganya menyatakan ia berhasil mengelabuhi alat pemeriksa kesehatan di bandara. Padahal, ia mengakui, saat itu sedang demam dan batuk hanya untuk berlibur ke Paris dan Lyon.

Berdasarkan laporan World of Buzz, Yan mengunggah beberapa foto di aplikasi WeChat dan menulis bahwa dirinya sudah mengonsumsi beberapa obat penurun demam sebelum terbang.

Hal itu membuat suhu tubuhnya turun sehingga ia masih bisa terbebas dari mesin pemindai suhu tubuh.

 Para pemudik Tahun Baru Imlek mengenakan masker dalam perjalanan dengan menggunakan subway dari Stasiun Dongzhimen menuju tempat transit Stasiun Beijing sebelum ganti kereta ke berbagai daerah di China, Rabu (22/1/2020). (ANTARA/M. Irfan Ilmie/tm)
Para pemudik Tahun Baru Imlek mengenakan masker dalam perjalanan dengan menggunakan subway dari Stasiun Dongzhimen menuju tempat transit Stasiun Beijing sebelum ganti kereta ke berbagai daerah di China, Rabu (22/1/2020). (ANTARA/M. Irfan Ilmie/tm)

"Aku berhasil, akhirnya aku bisa makan makanan enak di sini. Rasanya aku sudah kelaparan selama dua hari. Kota ini penuh dengan makanan enak... Sebelum aku meninggalkan rumah (Wuhan) aku demam dan batuk, jadi aku takut tidak bisa naik pesawat. Aku segera minum obat dan terus mengukur suhu tubuhku sampai aku berhasil melewati migrasi," tulisnya.

Dari unggahan tersebut, diketahui banyak warganet China yang terkejut dengan apa yang dilakukan oleh gadis itu.

Beberapa memarahinya dan beberapa mengatakan jika dia benar terinfeksi, artinya dia telah menciptakan pandemi.

Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)

Kedutaan China di Perancis pun tahu tentang hal ini dari orang-orang yang mengirimkan keluhan. Mereka langsung menghubunginya.

Pada Rabu (22/1/2020) malam, pihak kedutaan langsung menghubungi Yan dan memerintahkannya untuk memeriksakan diri di rumah sakit terdekat di Perancis.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS