Benarkah Vaksin Pneumokokus Bisa Cegah Virus Corona?

Ririn Indriani, Silfa Humairah Utami

Sabtu, 25 Januari 2020 | 08:15 WIB
Benarkah Vaksin Pneumokokus Bisa Cegah Virus Corona?
Ilustrasi Benarkah Vaksin Pneumokokus Bisa Cegah Virus Corona? (Shutterstock)

Suara.com - Benarkah Vaksin Pneumokokus Bisa Cegah Virus Corona?

Heboh virus corona tak hanya membuat masyarakat ke mana-mana banyak yang menggunakan masker, tetapi juga banyak orangtua yang membawa anaknya ke rumah sakit untuk vaksin pneumokokus.

Mereka meyakini bahwa vaksin pneumokokus  bisa melindungi diri dari virus corona yang tengah mewabah di China. 

Yang menjadi pertanyaan, benarkah vaksin pneumokokus bisa mencegah virus corona?

"Pneumokokus sama virus itu nggak sama. Pneumokokus itu bakteri, sedangkan corona ini adalah virus. Ya ibarat sakit mata yang ditetesi kuku kaki, ya nggak nyambung. Ini terjadi karena kegelisahan yang luar biasa yang bisa menjadi kegaduhan," jelas Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Ditjen P2P) Kementerian Kesehatan RI, Achmad Yurianto, saat dijumpai di ruangan kerjanya di Gedung Kemenkes RI, Jakarta, Jumat (24/1/2020). 

Menghadapi kasus virus corona, ia mengimbau masyakarat tidak asal ambil penangangan. Menurutnya yang justru paling penting diperhatikan adalah menjaga kesehatan dengan gaya hidup sehat, menjaga kebersihan, memakai masker, cuci tangan dengan sabun dan air bersih setiap saat.

Lantas, siapa yang paling mudah atau berisiko terkena virus corona? Achmad Yurianto mengatakan bahwa orang dengan daya tahan tubuh lemah yang paling berisiko terinfeksi virus corona.

Lebih lanjut ia juga menyebutkan bahwa orang-orang yang memiliki penyakit seperti jantung, gangguan paru-paru, asma, diabetes , penyakit hati, dan penyakit berat lainnya memiliki daya tahan tubuh yang rentan sehingga penyebaran virusnya lebih cepat. Jadi, bukan tergantung usia.

"Anak-anak yang juga punya latar belakang penyakit berat atau daya tahan tubuh lemah juga rentan. Oleh sebab itu , jika demam dan batuk hingga sesak tidak sembuh-sembuh harus langsung diperiksakan agar segera diketahui penyakitnya mengingat pasien yang terinfeksi virus corona memiliki gejala mirip penyakit tifus, DBD dan influenza," terang Achmad Yurianto menutup perbincangan. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Corona, Bandara Juanda Siapkan Kamar Isolasi dan Thermal Scanner

Heboh Corona, Bandara Juanda Siapkan Kamar Isolasi dan Thermal Scanner

Jatim | Jum'at, 24 Januari 2020 | 16:45 WIB

Dibanding SARS dan MERS, Virus Corona Baru dari China Dinilai Tidak Agresif

Dibanding SARS dan MERS, Virus Corona Baru dari China Dinilai Tidak Agresif

Health | Jum'at, 24 Januari 2020 | 16:34 WIB

Ahli Pernapasan China Terinfeksi Virus Corona Lewat Mata, Kok Bisa?

Ahli Pernapasan China Terinfeksi Virus Corona Lewat Mata, Kok Bisa?

Health | Jum'at, 24 Januari 2020 | 16:50 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×