Dihujat Warganet, Influencer Ini Minta Maaf karena Video Makan Kelelawar

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Selasa, 28 Januari 2020 | 07:00 WIB
Dihujat Warganet, Influencer Ini Minta Maaf karena Video Makan Kelelawar
Wang Mengyun makan sup kelelawar. (YouTube/Bell Nathaniel Sanchez)

Suara.com - Karena virus corona, seorang selebriti internet China terpaksa meminta maaf karena memposting video yang mempromosikan kelelawar sebagai makanan lezat.

Selebriti bernama Wang Mengyun itu menjelaskan dia tidak sadar kelelawar bisa menjadi pembawa virus ketika dia muncul di video yang diposting pada 2017.

"Saya tidak tahu selama pembuatan film ada virus seperti itu. Saya baru sadar baru-baru ini," tulisnya dalam microblog, seperti dikutip dari South China Morning Post.

Dia mengatakan video itu direkam di Palau, sebuah negara kepulauan di Pasifik barat. Saat memandu program pariwisata di sana, Wang Mengyun dan timnya mencoba beberapa hidangan lokal termasuk sup kelelawar.

Dalam video itu, Wang dan seorang wanita China lainnya memegang kelelawar matang dan tersenyum di depan kamera. "Kelelawar rasanya sangat segar, seperti daging ayam," katanya.

Wang Mengyun makan sup kelelawar. (YouTube/Bell Nathaniel Sanchez)
Wang Mengyun makan sup kelelawar. (YouTube/Bell Nathaniel Sanchez)

Dalam posting online-nya minggu lalu, Wang mengatakan dia "hanya mencoba memperkenalkan kehidupan orang-orang lokal".

"Saya tidak tahu bahwa kelelawar adalah reservoir utama virus ... Saya benar-benar tidak memeriksa informasi atau menjelaskan sifatnya yang berbahaya," katanya.

Video itu dengan cepat dihapus tetapi diunggah kembali di media sosial, memicu kemarahan di antara pengguna setelah virus corona, muncul di kota Wuhan di China akhir tahun lalu.

Virus dengan cepat menyebar di dalam maupun luar negeri, sejauh ini menewaskan 56 orang dan memicu kekhawatiran penularan.

Menurut Komisi Kesehatan Nasional hampir 2.000 kasus coronavirus baru telah dikonfirmasi, dengan 324 di antaranya dalam kondisi kritis.

Pejabat kesehatan dan peneliti masih berjuang untuk menentukan asal-usul virus. Namun, para ilmuwan dari Akademi Ilmu Pengetahuan China elit mengatakan bahwa genom coronavirus adalah 96 persen identik dengan coronavirus kelelawar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Simak! Ini Penjelasan Kemenkes Soal Suspect Virus Corona Wuhan di Indonesia

Simak! Ini Penjelasan Kemenkes Soal Suspect Virus Corona Wuhan di Indonesia

Health | Senin, 27 Januari 2020 | 18:34 WIB

Bak Zombieland, Pengakuan WNI di Wuhan saat Virus Corona Merebak

Bak Zombieland, Pengakuan WNI di Wuhan saat Virus Corona Merebak

News | Senin, 27 Januari 2020 | 18:10 WIB

Virus Corona Mewabah, Bantul Pantau Kuliner Kelelawar dan TKI di China

Virus Corona Mewabah, Bantul Pantau Kuliner Kelelawar dan TKI di China

Jogja | Senin, 27 Januari 2020 | 17:37 WIB

Terkini

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB