Virus Corona Wuhan, Perawat Menyebut Lebih dari 90 Ribu Orang Terinfeksi

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 28 Januari 2020 | 20:59 WIB
Virus Corona Wuhan, Perawat Menyebut Lebih dari 90 Ribu Orang Terinfeksi
Perawat di Wuhan (YouTube/Ronald Daquipil)

Suara.com - Jumlah kasus kematian virus corona Wuhan makin meningkat setiap harinya. Hingga Selasa (28/1/2020) terdeteksi ada lebih dari 4000 kasus dan 106 dilaporkan meninggal dunia.

Namun, seorang perawat perempuan dari Wuhan, China, mengklaim sebenarnya jumlah dari orang terinfeksi virus lebih dari jumlah tersebut.

Perawat tersebut membuat video pernyataan, yang belum tentu terverifikasi, mengatakan bahwa sebenarnya ada sekitar 90 ribu orang di China yang telah terinfeksi virus corona baru (2019-nCoV).

"Aku saat ini berada di Distrik Hankou yang terinfeksi di Wuhan. Biarkan aku memberi tahu kalian tentang situasi Provinsi Hubei dan China saat ini," tuturnya dalam video tersebut.

Dilansir World of Buzz, ia mengatakan pada Senin (27/1/2020), setidaknya ada lebih dari 90 ribu orang terinfeksi.

Kondisi Wuhan sekarang (YouTube/AKON SONE MM Media)
Kondisi Wuhan sekarang (YouTube/AKON SONE MM Media)

"Berapa tingkat infeksinya? Tanpa karantina langsung atau pengobatan yang efektif, satu orang yang terinfeksi dapat menularkan virus ke 14 (orang) terdekat. Tingkat infeksi sangat tinggi," sambungnya.

Meski ini hanya klaim oleh seorang perawat Wuhan, tidak mengherankan karena rumah sakit di China diduga sangat penuh sesak sehingga pasien yang terinfeksi berbaring tak bernyawa di lantai sambil menunggu perawatan karena kekurangan staf di rumah sakit.

Ternyata peneliti Inggris sependapat dengan penilaian perawat tersebut. Profesor Neil Ferguson dari Imperial College mengatakan kepada The Guardian bahwa 'tebakan terbaik' adalah total 100 ribu orang yang terinfeksi, tetapi hanya beberapa ribu kasus yang telah dikonfirmasi.

Apa yang membuat virus Wuhan begitu mematikan adalah bahwa orang yang terinfeksi dapat menularkan virus ke orang lain selama masa inkubasi, bahkan sebelum gejalanya muncul, menurut BBC.

baca juga

Artinya, orang di bandara dan pemeriksaan suhu mungkin sudah terinfeksi dan menulari orang lain, tetapi diizinkan lewat karena mereka tidak memiliki gejala.

Sementara itu, pasien termuda yang terinfeksi oleh virus corona adalah bayi berusia sembilan bulan, yang melakukan kontak dengan pasien lain di Hubei, China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan China: Virus Corona Baru Bisa Mutasi Menjadi Lebih Berbahaya

Ilmuwan China: Virus Corona Baru Bisa Mutasi Menjadi Lebih Berbahaya

Health | Selasa, 28 Januari 2020 | 20:24 WIB

Polisi Pantau Penyebaran Hoaks Virus Corona di RSUP Dr Sardjito

Polisi Pantau Penyebaran Hoaks Virus Corona di RSUP Dr Sardjito

Tekno | Selasa, 28 Januari 2020 | 19:01 WIB

Teror Corona, Indonesia Belum Pikirkan Evakuasi Warganya dari Wuhan

Teror Corona, Indonesia Belum Pikirkan Evakuasi Warganya dari Wuhan

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 18:53 WIB

Terkini

500 Dapur MBG Kena Suspend, Ada yang Masak di Bawah Sarang Burung Walet

500 Dapur MBG Kena Suspend, Ada yang Masak di Bawah Sarang Burung Walet

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:46 WIB

OJK Terima 35.438 Pengaduan Keuangan Ilegal, Terbanyak dari Pinjol Nakal

OJK Terima 35.438 Pengaduan Keuangan Ilegal, Terbanyak dari Pinjol Nakal

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:45 WIB

Kabut Asap Karhutla, Pemkab Kuansing Kembali Minta Siswa Belajar dari Rumah

Kabut Asap Karhutla, Pemkab Kuansing Kembali Minta Siswa Belajar dari Rumah

Riau | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:36 WIB

AI, Kripto, dan Kejahatan Siber Jadi Ancaman Nyata Perbankan Global

AI, Kripto, dan Kejahatan Siber Jadi Ancaman Nyata Perbankan Global

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:33 WIB

Drishyam: The Conclusion, Ketika Hukum Berbenturan dengan Hati Nurani

Drishyam: The Conclusion, Ketika Hukum Berbenturan dengan Hati Nurani

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Anggota DPRD Bekasi Dituntut 10 Bulan, Keluarga Korban Pengeroyokan: Tidak Masuk Akal!

Anggota DPRD Bekasi Dituntut 10 Bulan, Keluarga Korban Pengeroyokan: Tidak Masuk Akal!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:27 WIB

OJK Ungkap Dugaan Penggelapan Dana di Asuransi Bintang, Libatkan Oknum Internal dan Eksternal

OJK Ungkap Dugaan Penggelapan Dana di Asuransi Bintang, Libatkan Oknum Internal dan Eksternal

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Banjir Rob Mengintai Pesisir Jateng, BMKG Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Banjir Rob Mengintai Pesisir Jateng, BMKG Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?

Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:13 WIB

Pekanbaru Terapkan Pembelajaran Daring untuk Kesekian Kali, Dampak Kabut Asap!

Pekanbaru Terapkan Pembelajaran Daring untuk Kesekian Kali, Dampak Kabut Asap!

Riau | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:13 WIB

×