Sopir Jepang Terinfeksi Virus Corona meski Belum Pernah ke China, Kok Bisa?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 29 Januari 2020 | 08:22 WIB
Sopir Jepang Terinfeksi Virus Corona meski Belum Pernah ke China, Kok Bisa?
Ilustrasi tes darah untuk mengetahui pasien terinfeksi virus corona (coronavirus) atau tidak. (Shutterstock)

Suara.com - Jepang kembali mengonfirmasi dua kasus virus corona dari Wuhan, China. Salah satu pasien adalah seorang pria yang belum pernah melakukan perjalanan ke China.

Pemerintah Jepang melaporkan kasus seorang pria yang terinfeksi virus corona tapi belum pernah ke China pada Selasa (28/1) kemarin. Pihaknya menduga virus ini ditularkan oleh turis Wuhan yang berkunjung ke Jepang.

Pria Jepang yang terinfeksi virus corona adalah seorang sopir. Sebelumnya, ia diketahui pernah mengantar serombongan turis dari Wuhan ketika berlibur di Jepang pada awal Januari 2020.

Ia lantas menjalani perawatan di salah satu rumah sakit Jepang karena mengeluhkan gejala seperti flu.

Menteri Kesehatan Katsunobu mengatakan, sekarang ini ditemukan enam kasus virus corona di Jepang.

"Salah satu dari mereka tidak memiliki catatan baru saja mengunjungi Wuhan. Tapi ia baru saja mengantarkan turis dari Wuhan dengan bus pada awal Januari," kata Katsunobu, dikutip dari channelnewsasia.com.

Virus Corona. (Antara)
Virus Corona. (Antara)

Seorang pejabat kementerian kesehatan juga mengonfirmasi kalau pria itu tidak pernah ada riwayat kunjungan ke China dalam waktu dekat. Jadi, mereka cukup yakin kalau pria ini terinfeksi virus corona dari turin Wuhan yang datang ke Jepang.

Selebihnya, kasus virus corona lainnya di Jepang dialami oleh orang-orang yang baru saja melakukan perjalanan ke China dalam waktu dekat.

Karena itu, Jepang selalu melakukan pemeriksaan kesehatan para pelancong yang baru tiba dari China. Pemerintah juga berencana mengirimkan pesawat ke Wuhan untuk mengevakuasi warga negara Jepang yang terjebak di tempat wabah virus corona.

Skrining Virus Corona. (Shutterstock)
Skrining Virus Corona. (Shutterstock)

Pesawat kiriman itu diperkirakan membawa sekitar 200 warga negara Jepang dari 650 orang yang memohon dipulangkan.

Sampai sekarang, total sebanyak 106 orang dilaporkan positif terinfeksi virus corona secara global dan lebih dari 4.000 orang meninggal dunia akibat virus Wuhan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswi Indonesia di China Bagikan Foto Kondisi Kota Wuhan

Mahasiswi Indonesia di China Bagikan Foto Kondisi Kota Wuhan

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 08:05 WIB

Data Terkini WHO: Virus Corona Meluas di 14 Negara, Ini Daftarnya

Data Terkini WHO: Virus Corona Meluas di 14 Negara, Ini Daftarnya

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 07:51 WIB

Studi: Sumber Virus Corona Wuhan Mungkin Bukan dari Pasar Makanan Laut

Studi: Sumber Virus Corona Wuhan Mungkin Bukan dari Pasar Makanan Laut

Health | Rabu, 29 Januari 2020 | 07:00 WIB

Obat HIV Dianggap Potensial sebagai Pengobatan Virus Corona Wuhan

Obat HIV Dianggap Potensial sebagai Pengobatan Virus Corona Wuhan

Health | Rabu, 29 Januari 2020 | 07:00 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB