Jangan Makan Pisang dan Susu Bersamaan, Ketahui Risikonya pada Pencernaan!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 05 Februari 2020 | 15:58 WIB
Jangan Makan Pisang dan Susu Bersamaan, Ketahui Risikonya pada Pencernaan!
Ilustrasi pisang. (Shutterstock)

Suara.com - Susu dan pisang adalah kombinasi makanan yang lengkap dan favorit. Biasanya dua bahan ini diolah menjadi milkshake, smoothies dan lainnya.

Tetapi, para ahli berpendapat pisang dan susu mungkin bukan kombinasi makanan terbaik. Keduanya memang sangat bergizi, tetapi tidak bisa berjalan baik jika dikonsumsi bersamaan.

Karena dilansir oleh India Times, susu dan pisang adalah dua entitas yang berbeda. Susu sarat dengan protein, vitamin dan mineral seperti riboflavin, kalsium dan vitamin B12.

Sekitar 100 gram susu mengandung 42 kalori. Namun, susu kurang kandungan vitamin C, serat makanan dan karbohidrat yang sangat sedikit.

Sedangkan, pisang mengandung vitamin B6, vitamin C, serat makanan, kalium dan biotin. Setiap 100 gram pisang mengandung 89 kalori, sehingga mengonsumsinya bisa membuat perut kenyang dalam waktu lama dan mengisi energi yang hilang.

Ilustrasi Susu (Pixabay/Couleur)
Ilustrasi Susu (Pixabay/Couleur)

Lalu, apa yang terjadi jika mengonsumsi pisang dan susu bersamaan?

Kombinasi pisang dan susu mungkin terlihat ideal. Tetapi, konsumsi keduanya bersamaan bisa mengganggu pencernaan.

Menurut penelitian, mengonsumsi pisang dan susu bersama-sama tidak hanya mengganggu sistem pencernaan tetapi juga sinus Anda.

Kombinasi pisang dan susu bisa menyebabkan sinus tersumbat, dingin, batuk dan alergi lainnya seperti ruam pada tubuh. Namun, banyak orang justru menduga konsumsi keduanya bersamaan bisa mengatasi masalah pencernaan.

baca juga

Menurut teori Ayuverdic, konsumsi pisang dan susu bersamaan bisa menyebabkan keracunan dalam tubuh yang akan mengganggu berbagai fungsi tubuh.

Selain itu, Ayuverda juga menyatakan bahwa pisang susu bisa menyebabkan kenaikan berat badan parah dan memperlambat aktivitas otak.

Solusinya, konsumsi pisang dan susu secara terpisah. Setidaknya, Anda bisa mengonsumsi pisang setelah 20 menit minum susu. Anda juga bisa menambahkannya ke dalam yogurt, yang merupakan produk susu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Sakit Perut di Pagi Hari? Lakukan 5 Langkah Ini untuk Meredakannya

Sering Sakit Perut di Pagi Hari? Lakukan 5 Langkah Ini untuk Meredakannya

Health | Jum'at, 31 Januari 2020 | 07:00 WIB

Tampil Beda, Cafe di Bali Ini Tawarkan Nongkrong di Bawah Pohon Pisang

Tampil Beda, Cafe di Bali Ini Tawarkan Nongkrong di Bawah Pohon Pisang

Lifestyle | Kamis, 30 Januari 2020 | 11:21 WIB

Viral Video Monyet Menolak Diberi Pisang, Lebih Pilih Keripik

Viral Video Monyet Menolak Diberi Pisang, Lebih Pilih Keripik

News | Senin, 27 Januari 2020 | 18:23 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×