Ibunya Positif Virus Corona, Bayi Perempuan Ini Lahir Selamat dan Sehat

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni
Ibunya Positif Virus Corona, Bayi Perempuan Ini Lahir Selamat dan Sehat
Ilustrasi bayi sakit (Pexels)

Seorang bayi lahir selamat dan sehat terbebas dari virus corona meski ibunya positif terinfeksi.

Suara.com - Seorang perempuan asal Tiongkok yang terinfeksi virus corona berhasil melahirkan bayi perempuan dalam kondisi sehat. Petugas medis yang membantu persalinan pun ikut bahagia bayi perempuan itu lahir selamat.

Wanita yang tidak ingin disebutkan namanya ini, dalam laporan AsiaWire, disebut melahirkan bayi perempuannya pada 30 Januari 2020 lalu. Saat itu ia sudah didiagnosis terinfeksi virus corona yang telah menyebabkan 425 orang meninggal dunia.

Ia positif terinfeksi virus corona setelah kembali dari Wuhan yang merupakan tempat asal wabah virus corona. Akhirnya, wanita itu dilarikan ke Rumah Sakit Harbin Sixth People’s di Heilongjiang.

Karena wanita itu sedang hamil, dokter langsung memutuskan untuk melakukan operasi caesar dan menyelamatkan bayinya.

"Pasien gelisah ketika kami membawanya ke ruang operasi," kara dr Yu Dan, seorang dokter kandungan dari Rumah Sakit Pusat Palang Merah Harbin, dikutip dari Fox News.

Ilustrasi: Operasi Caesar. (Shutterstock)
Ilustrasi: Operasi Caesar. (Shutterstock)

Yu Dan bercerita pasiennya sangat khawatir dengan kondisi anaknya setelah dirinya didiagnosis terinfeksi virus corona.

Selain itu, pasiennya datang ke rumah sakit tanpa didampingi oleh anggota keluarga karena semuanya sudah dikarantina akibat diduga terinfeksi virus corona.

Beruntungnya, bayi perempuannya lahir selamat dan langsung dipindahkan ke tempat isolasi. Bahkan, kondisi bayi dan ibunya pun tetap stabil setelah persalinan.

Sementara itu, hasil tes medis menunjukkan bayinya negatif terinfeksi virus corona meski ibunya didiagnosis terinfeksi. Meski begitu, bayinya masih dalam pengamatan tim medis selama 14 hari.

Ibunya Positif Virus Corona, Bayi Perempuan Ini Lahir Selamat dan Sehat - 2
Ilustrasi bayi baru lahir. (Shutterstock)

"Anak ini termasuk kasus khusus. Pertama, kami khawatir terjadi infeksi penularan vertikal. Jadi kami mengambil tindakan pencegahan dan menempatkannya di bawah pengawasan sepanjang waktu," kata Zhao Huaxian, kepala pediatrui rumah sakit.

Sebelumnya, ada pula seorang ibu diduga terinfeksi virus corona yang melahirkan bayi laki-laki di Wuhan, China. Dalam kasus ini, sang ibu juga melakukan operasi caesar karena kondisinya yang makin memburuk dan posisi bayi terlalu menekan rahim.

Ia diduga terinfeksi virus pada awal Januari ketika hamil usia 37 minggu (9 bulan lebih). Namun, hingga melahirkan, belum dikonfirmasi wanita tersebut positif atau tidak.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS