Ibunya Positif Virus Corona, Bayi Perempuan Ini Lahir Selamat dan Sehat

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 06 Februari 2020 | 06:25 WIB
Ibunya Positif Virus Corona, Bayi Perempuan Ini Lahir Selamat dan Sehat
Ilustrasi bayi sakit (Pexels)

Suara.com - Seorang perempuan asal Tiongkok yang terinfeksi virus corona berhasil melahirkan bayi perempuan dalam kondisi sehat. Petugas medis yang membantu persalinan pun ikut bahagia bayi perempuan itu lahir selamat.

Wanita yang tidak ingin disebutkan namanya ini, dalam laporan AsiaWire, disebut melahirkan bayi perempuannya pada 30 Januari 2020 lalu. Saat itu ia sudah didiagnosis terinfeksi virus corona yang telah menyebabkan 425 orang meninggal dunia.

Ia positif terinfeksi virus corona setelah kembali dari Wuhan yang merupakan tempat asal wabah virus corona. Akhirnya, wanita itu dilarikan ke Rumah Sakit Harbin Sixth People’s di Heilongjiang.

Karena wanita itu sedang hamil, dokter langsung memutuskan untuk melakukan operasi caesar dan menyelamatkan bayinya.

"Pasien gelisah ketika kami membawanya ke ruang operasi," kara dr Yu Dan, seorang dokter kandungan dari Rumah Sakit Pusat Palang Merah Harbin, dikutip dari Fox News.

Ilustrasi: Operasi Caesar. (Shutterstock)
Ilustrasi: Operasi Caesar. (Shutterstock)

Yu Dan bercerita pasiennya sangat khawatir dengan kondisi anaknya setelah dirinya didiagnosis terinfeksi virus corona.

Selain itu, pasiennya datang ke rumah sakit tanpa didampingi oleh anggota keluarga karena semuanya sudah dikarantina akibat diduga terinfeksi virus corona.

Beruntungnya, bayi perempuannya lahir selamat dan langsung dipindahkan ke tempat isolasi. Bahkan, kondisi bayi dan ibunya pun tetap stabil setelah persalinan.

Sementara itu, hasil tes medis menunjukkan bayinya negatif terinfeksi virus corona meski ibunya didiagnosis terinfeksi. Meski begitu, bayinya masih dalam pengamatan tim medis selama 14 hari.

Ilustrasi bayi baru lahir. (Shutterstock)

"Anak ini termasuk kasus khusus. Pertama, kami khawatir terjadi infeksi penularan vertikal. Jadi kami mengambil tindakan pencegahan dan menempatkannya di bawah pengawasan sepanjang waktu," kata Zhao Huaxian, kepala pediatrui rumah sakit.

Sebelumnya, ada pula seorang ibu diduga terinfeksi virus corona yang melahirkan bayi laki-laki di Wuhan, China. Dalam kasus ini, sang ibu juga melakukan operasi caesar karena kondisinya yang makin memburuk dan posisi bayi terlalu menekan rahim.

Ia diduga terinfeksi virus pada awal Januari ketika hamil usia 37 minggu (9 bulan lebih). Namun, hingga melahirkan, belum dikonfirmasi wanita tersebut positif atau tidak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter: Virus Corona Menular Lewat Percikan Bersin dan Dahak Jarak Dekat

Dokter: Virus Corona Menular Lewat Percikan Bersin dan Dahak Jarak Dekat

Health | Rabu, 05 Februari 2020 | 19:00 WIB

Diisolasi, Kemenlu Belum Tahu Identitas WNI di Singapura yang Kena Corona

Diisolasi, Kemenlu Belum Tahu Identitas WNI di Singapura yang Kena Corona

News | Rabu, 05 Februari 2020 | 18:44 WIB

Diisolasi, KBRI Tak Bisa Temui PRT yang Kena Virus Corona di Singapura

Diisolasi, KBRI Tak Bisa Temui PRT yang Kena Virus Corona di Singapura

News | Rabu, 05 Februari 2020 | 18:21 WIB

Terobosan Baru, Ilmuwan Inggris Mulai Tes Vaksin untuk Virus Corona Wuhan

Terobosan Baru, Ilmuwan Inggris Mulai Tes Vaksin untuk Virus Corona Wuhan

Health | Rabu, 05 Februari 2020 | 18:18 WIB

Terkini

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:00 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB