Kenali 5 Tahap Penyakit Gagal Ginjal yang Merenggut Nyawa Allan Wangsa

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 06 Februari 2020 | 08:57 WIB
Kenali 5 Tahap Penyakit Gagal Ginjal yang Merenggut Nyawa Allan Wangsa
Allan Wangsa [Instagram/allanwangsa]

Suara.com - Presenter sekaligus Youtuber Allan Wangsa meninggal dunia pada Selasa (4/2/2020) malam. Menurut kabar, Allan meninggal di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, karena gagal ginjal stadium 4.

Ginjal berfungsi sebagai penyaring darah dan menghilangkan racun dari tubuh. Lalu, organ ini akan mengirim racun ke kandung kemih, yag kemudian tubuh akan mengeluarkannya melalui buang air kecil.

Dilansir Healthline, gagal ginjal terjadi ketika ginjal kehilangan kemampuannya untuk menyaring racun dari darah.

Ada beberapa faktor yang dapat mengganggu kesehatan serta fungsi dari ginjal, seperti paparan lingkungan yang toksik atau penggunaan obat-obatan tertentu, penyakit akut dan kronis, dehidrasi parah dan trauma ginjal.

Tubuh akan menjadi terlalu penuh dengan racun apabila ginjal tidak dapat melakukan tugasnya dengan baik. Inilah yang menyebabkan gagal ginjal yang dapat mengancam jiwa.

Allan Wangsa [Instagram/@allanwangsa]
Allan Wangsa [Instagram/@allanwangsa]

Kondisi gagal ginjal diklasifikasikan menjadi lima tahap. Mulai dari sangat ringan hingga gagal ginjal akut. Gejala dan komplikasi meningkat seiring tahapannya.

Tahap 1

Tahap ini dinilai sangat ringan. Kemungkinan pasien belum mengalami gejala dan tidak memiliki komplikasi.

Pada tahap ini, masih sangat mungkin untuk mengelola dan memperlambat perkembangan dengan mempertahankan gaya hidup sehat.

Tahap 2

Penyakit ginjal pada tahap 2 masih dianggap ringan. Tetapi masalah sudah dapat terdeteksi, seperti adanya protein di dalam urin atau kerusakan fisik pada ginjal mungkin lebih jelas.

Cara mengelola gagal ginjal tahap ini masih dengan gaya hidup sehat. Tetapi alangkah lebih baik jika dikonsultasikan kepada dokter juga tentang risiko yang dapat membuat penyakit berkembang lebih cepat.

Ilustrasi sakit perut. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit  ginjal (Shutterstock)

Tahap 3

Pada tahap ini, penyakit ginjal dianggap sedang dan di sini ginjal sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Penyakit ginjal stadium 3 kadang-kadang dibagi menjadi 3A dan 3B. Untuk membedakannya perlu dilakukan tes darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diungkap Dokter, Ini 10 Gejala Gagal Ginjal yang Jarang Diketahui

Diungkap Dokter, Ini 10 Gejala Gagal Ginjal yang Jarang Diketahui

Health | Minggu, 21 April 2019 | 19:19 WIB

Kurang Minum Air Putih Bisa Sebabkan Gagal Ginjal Lho!

Kurang Minum Air Putih Bisa Sebabkan Gagal Ginjal Lho!

Health | Minggu, 24 Maret 2019 | 16:00 WIB

Hipertensi dan Diabetes Penyebab Tertinggi Pasien Gagal Ginjal Kronik

Hipertensi dan Diabetes Penyebab Tertinggi Pasien Gagal Ginjal Kronik

Health | Rabu, 13 Maret 2019 | 13:14 WIB

Terkini

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB