Pembatasan Informasi Pemerintah China Tingkatkan Bahaya Virus Corona

Silfa Humairah Utami, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 06 Februari 2020 | 21:57 WIB
Pembatasan Informasi Pemerintah China Tingkatkan Bahaya Virus Corona
Ilustrasi penggunaan masker untuk menekan risiko terinfeksi virus corona Wuhan, China. (Shutterstock)

Suara.com - Pembatasan Informasi Pemerintah China Tingkatkan Bahaya Virus Corona

Amnesty Internasional melihat wabah novel Corona virus juga berpotensi memengaruhi hak asasi manusia (HAM) dari jutaan orang. Seperti yang dilakukan pemerintah China dalam pengendalian narasi berita soal wabah tersebut.

Direktur Regional Amnesty International, Nicholas Bequelin mengungkapkan bahwa pemerintah China mendesak agar narasi berita soal wabah virus novel corona bisa dikendalikan dan melemahkan pemberitaan negatif. Padahal dari berita yang dikendalikan tersebut bukan tidak mungkin menjadi sebuah informasi yang penting bagi tenaga medis di sana.

Tidak sedikit artikel yang disensor sejak awal krisis. Hal serupa juga terjadi pada artikel yang dipublikasikan oleh organisasi media arus utama seperti anak perusahaan dari Beijing Youth Daily dan Caijing.

“Otoritas China mengambil risiko dengan menahan informasi yang bisa membantu tenaga medis untuk menangani virus corona dan membantu masyarakat melindungi diri mereka dari terpapar virus itu," kata Nicholas dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/2/2020).

“Fakta bahwa beberapa informasi ini tak tersedia untuk semua orang meningkatkan risiko bahaya dari virus corona dan menunda tanggapan yang efektif," sambungnya.

Warga setempat yang berusaha berbagi informasi bermanfaat soal wabah novel virus Corona di media sosial pun turut menjadi sasaran Pemerintah China.

Sebagai contoh, pengacara dan jurnalis warga yang vokal, Chen Qiushi, melaporkan dirinya diganggu oleh pihak berwenang setelah mengunggah rekaman video dari rumah sakit di Wuhan. Warga Wuhan, Fang Bin, juga sempat diamankan oleh pihak berwenang setelah mengunggah video yang dimaksudkan untuk menunjukkan mayat korban virus corona.

"Meski menyangkal klaim palsu tentang virus itu penting, sepenting memastikan penyebaran informasi kesehatan yang akurat, melumpuhkan konten jurnalistik dan media sosial yang sah mengenai masalah ini tak sejalan dengan tujuan kesehatan masyarakat," tuturnya.

baca juga

Kemudian ia juga melihat kecenderungan negara-negara di Asia Tenggara yang ikut mengendalikan pemberitaan media. Beberapa orang telah ditangkap atau didenda di Malaysia, Thailand dan Vietnam karena mengunggah "berita bohong" tentang wabah tersebut.

Menurut Nicholas, pemerintah harus mencegah disinformasi dan memberikan panduan kesehatan yang tepat waktu dan akurat. Akan tetapi pembatasan kebebasan berekspresi dinilainya harus dilakukan secara proporsional, sah dan perlu.

"Jika pemerintah di Asia Tenggara dan di tempat lain harus mengambil satu pelajaran dari penanganan China terhadap krisis virus korona, itu adalah membatasi informasi dan menutup perdebatan atas nama 'stabilitas' yang membawa risiko besar dan bisa menjadi sangat kontra-produktif," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China Sempat Lobi WHO tak Tetapkan Darurat Global Soal Virus Corona?

China Sempat Lobi WHO tak Tetapkan Darurat Global Soal Virus Corona?

Health | Kamis, 06 Februari 2020 | 21:20 WIB

Kemenkes Ungkap Alasan Indonesia Masih Bebas Corona, Jangan Diragukan!

Kemenkes Ungkap Alasan Indonesia Masih Bebas Corona, Jangan Diragukan!

Health | Kamis, 06 Februari 2020 | 20:52 WIB

Berdiri di Sebelah Pasien Virus Corona, Pria Ini Tertular dalam 15 Detik

Berdiri di Sebelah Pasien Virus Corona, Pria Ini Tertular dalam 15 Detik

Health | Kamis, 06 Februari 2020 | 16:11 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×