Ingin Kulit Putih, Malah Hancur karena Lotion Pemutih Abal-Abal Isi Steroid

Yasinta Rahmawati

Kamis, 13 Februari 2020 | 15:01 WIB
Ingin Kulit Putih, Malah Hancur karena Lotion Pemutih Abal-Abal Isi Steroid
Akibat lotion pemutih. (Instagram/@drmita.spkk)

Suara.com - Memilki kulit putih masih menjadi obsesi banyak wanita. Namun sayangnya banyak yang memilih cara instan dengan mengoleskan lotion pemutih abal-abal.

Baru-baru ini, akun Twitter @Menikungmu mengunggah postingan tentang korban lotion pemutih abal-abal berisi steroid.

"SHARING IS CARING! Tolong banget buat kalian yang pengen putih tetap ada dijalan yang benar yaa. Putih boleh tapi pastiin itu gak membahayakan diri sendiri," tulis akun tersebut.

Akun tersebut kemudian membagikan screenshot unggahan IG Story dari dr. Listya Paramita, Sp. KK atau lebih dikenal dengan dr. Mita. 

Ia merupakan seorang dermatolog yang aktif berbagi pengetahuan soal kesehatan kulit di akun Instagram-nya (@drmita.spkk). Tidak sekali dua kali ia mendapati pasien yang menjadi korban lotion pemutih abal-abal berisi steroid dan tidak memiliki izin BPOM.

Dalam unggahan IG Story, dr. Mita menceritakan bahwa ia kedatangan pasien yang mengeluhkan kemunculan gurat merah setelah pakai lotion pemutih yang ia beli online. Gurat merah itu muncul di lengan, paha dan kaki.

"Kulit saya hancur dok.. rusak..," keluh pasien itu.

Atas persetujuan pasiennya, dr. Mita mengunggah foto-foto yang menunjukkan kerusakan kulitnya.

Akibat lotion pemutih abal-abal. (Instagram/@drmita.spkk)
Akibat lotion pemutih abal-abal. (Instagram/@drmita.spkk)

"Foto-foto berikut sudah mendapatkan persetujuan dari beliau untuk ditampilkan di sini... untuk pembelajaran bagi teman-teman semua supaya lebih berhati-hati memilih produk yang digunakan,"

baca juga

"Gak ada bahan aktif lain yang bisa bikin kayak gini, satu-satunya ya hanya PENYALAHGUNAAN STEROID. Lotion diisi steroid di dalamnya.. pertanyaannya, siapa kah orang yang sok ide banget bikin lotion dicampuri steroid??? PENJAHAT!!"

Ia menuliskan bahwa lotion pemutih yang dipakai pasti tidak memiliki izin BPOM.

"Merk-nya apa? Jangan patokan merk, kalo merk mah bisa ratusan jenis krn bisa dilabeli sendiri sesuka hati penjualnya.. intinya pasti tidak ada izin edar dari BPOM," lanjutnya.

Untuk lotion dengan steroid sendiri ia menuliskan bahwa tidak ada ciri fisik. Sebab untuk mengetahui isi kandungannya, perlu dicek laboratorium dahulu.

Sayanya, dokter yang melakukan praktek di Pati dan Jogja ini mengatakan kondisi tersebut tidak akan pulih atau hilang total sampai kapanpun. Hal yang bisa dilakukan hanyalah menyamarkan, memperbaiki tampilan dan memperbaiki jaringan kulit.

Akibat lotion pemutih abal-abal. (Instagram/@drmita.spkk)
Akibat lotion pemutih abal-abal. (Instagram/@drmita.spkk)

"Tetap akan ada bekas/sisa/jejak, tidak bisa mulus seperti sediakala... Jadi kalo ada yang bilang bisa menghilangkan total, hanya 2 kemungkinan, orang tersebut sakti mandraguna titisan dewa atau yaaa hanya tipu-tipu marketing jualan ajaaa," jelasnya.

Dr. Mita pun menjelaskan kenapa gurat merah tersebut sering muncul di area betis dan paha. Pertama, karena area tersebut yang diolesi lotion pemutihnya. Efek akan muncul di mana pun area pengolesan. Seperti ketiak, lengan atas, pinggul dan lainnya.

Kedua, area paha bagian dalam adalah area yang tertutup, terlindungi, lebih lembap maka penetrasi/peresapan lotion tadi akan lebih tinggi dibanding area lain yang terbuka, sehingga area bagian dalam ini biasanya efeknya lebih parah dibanding area lainnya.

Sebenarnya, steroid atau kortikosteroid adalah obat yang masih legal digunakan hingga saat ini. Namun harus dengan peresepan dokter dan bukan untuk tujuan memutihkan kulit.

Akibat lotion pemutih abal-abal. (Instagram/@drmita.spkk)
Akibat lotion pemutih abal-abal. (Instagram/@drmita.spkk)

Ia pun menghimbau untuk selalu berkonsultasi pada dokter betulan yang memiliki sertifikat. "Semua dokter, baik dokter umum/spesialis, drg umum/drg spesialis, yang praktik dan melakukan pelayanan medis harus terregistrasi di KKI (Konsil Kedokteran Indonesia)," tegasnya.

Meski demikian, dr. Mita mengaku bahwa ia pernah kedatangan pasien dengan keluhan efek samping pemakaian lotion pemutih, yang mana lotion tersebut dia peroleh dari seorang dokter bersertifikasi.

"Tapi kok ngasihnya produk abal begituan, speechless sih.." tulisnya

Tak lupa ia juga mengingatkan kembali akan logo obat keras, berupa lingkaran merah dengan huruf K di tengah.

"Logo lingkaran merah dan huruf K, itu bukan hiasan aja. Ada maksud dan tujuannya. Krn obat tsb bukan obat sembarangan," ungkapnya.

Catatan Redaksi: Artikel ini telah mendapat izin dan persetujuan langsung dari dr. Listya Paramita, Sp. KK untuk dipublikasikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kulit Putih vs Glowing, Mana yang Lebih Baik?

Kulit Putih vs Glowing, Mana yang Lebih Baik?

Lifestyle | Jum'at, 17 Januari 2020 | 20:10 WIB

Akibat Stres, Wanita Ini Terbangun dengan Wajah Setengah Lumpuh

Akibat Stres, Wanita Ini Terbangun dengan Wajah Setengah Lumpuh

Health | Senin, 30 Desember 2019 | 19:42 WIB

Punya Kulit Putih, Agatha Pricilla Mengaku Suka Dibully

Punya Kulit Putih, Agatha Pricilla Mengaku Suka Dibully

Lifestyle | Kamis, 14 November 2019 | 16:00 WIB

Terkini

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×