Artis FTV Cerelia Raissa Idap 4 Jenis Gangguan Mental, Begini Gejalanya

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 13 Februari 2020 | 15:36 WIB
Artis FTV Cerelia Raissa Idap 4 Jenis Gangguan Mental, Begini Gejalanya
Cerelia Raissa (Instagram/@cereliaraissa)

Suara.com - Cerelia Raissa, salah satu bintang sinetron FTV yang memiliki masalah kesehatan mental. Tak hanya satu, Cerelia Raissa bahkan memiliki empat jenis masalah kesehatan mental.

Melalui channel YouTube Gritte Agatha, Cerelia Raissa sempat mengungkapkan 4 jenis masalah mentalnya dan gejalanya.

Cerelia Raissa mengaku mulanya merasa tidak normal seperti orang lainnya sejak SD. Saat itu ia merasa anak-anak SD yang seharusnya bahagia dan riang, ia justru merasa iri dan cemburu.

"Sampai SMP itu akhirnya gue google tentang kondisi gue dan solusinya. Akhirnya, gue ke psikolog terus dirujuk ke psikiater. Akhirnya, aku didiagnosis bipolar dan anxiety disorder," lanjutnya.

Sejak itu, Cerelia Raissa rutin berkonsultasi dan melakukan terapi ke psikiater. Tetapi seiring berjalannya waktu, Cerelia kembali didiagnosis gangguan mental yang lain.

Cerelia kembali didiagnosis mengalami borderline personality disorder dan gangguan makan. Dua gangguan mentalnya ini pun masih berkaitan dengan gangguan kecemasan dan bipolarnya.

Cerelia Raissa idap 4 gangguan mental (Instagram/@cereliaraissa)
Cerelia Raissa idap 4 gangguan mental (Instagram/@cereliaraissa)

"Jadi gue tidak pernah cerita masalah makan sama psikiater karena aku merasa itu normal. Pola makan aku itu bisa 3-4 hari nggak makan atau makan sehari bisa 8 porsi. Tapi, gue tidak menyadari kalau itu nggak wajar," ujarnya.

Berikut ini penjelasan 4 gangguan mental yang dialami oleh Cerelia Raissa.

1. Anxiety atau gangguan kecemasan

Kecemasan adalah reaksi normal terhadap stres dan bisa bermanfaat dalam beberapa situasi, karena bisa mengingatkan kita akan bahaya.

Tapi dilansir oleh Psychiatry.org, gangguan kecemasan berbeda dari perasaan normal gugup atau gelisah. Gangguan kecemasan ini melibatkan rasa takut atau kecemasan berlebihan yang memengaruhi hampir 30 persen orang dewasa.

Masalah kesehatan mental ini bisa menyebabkan orang berusaha menghindari situasi yang memicu atau memperburuk gejalanya, seperti pekerjaan hingga hubungan pribadi.

2. Borderline personalitu atau gangguan kepribadian ambang

Boderline personality disorder (BPD) adalah penyakit mental yang membuat orang sulit merasa nyaman dengan dirinya sendiri, bermasalah dalam mengendalikan emosi dan impuls serta menyebabkan masalah yang berkaitan dengan orang lain.

Dilansir oleh Yourhealthinmind.org, orang dengan BPD memiliki tingkat kesulitan dan kemarahan yang tinggi. Mereka dapat dengan mudah tersinggung pada hal-hal yang orang lain lakukan atau katakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terapi Hormon Transgender Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental, Benarkah?

Terapi Hormon Transgender Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental, Benarkah?

Health | Kamis, 13 Februari 2020 | 14:18 WIB

Akibat Psikosis, Gadis 23 Tahun Kehilangan Pekerjaannya & Diusir dari Rumah

Akibat Psikosis, Gadis 23 Tahun Kehilangan Pekerjaannya & Diusir dari Rumah

Health | Senin, 10 Februari 2020 | 12:44 WIB

Sebuah Studi Mengungkap Perawat Lebih Tinggi Risiko Bunuh Diri

Sebuah Studi Mengungkap Perawat Lebih Tinggi Risiko Bunuh Diri

Health | Selasa, 04 Februari 2020 | 10:47 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB