Observasi Selesai, Bagaimana Nasib Hanggar Tempat Karantina WNI di Natuna?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 14 Februari 2020 | 16:12 WIB
Observasi Selesai, Bagaimana Nasib Hanggar Tempat Karantina WNI di Natuna?
Petugas medis menyemprotkan cairan disinfektan pada Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China setibanya tiba di Pangkalan Udara Raden Sajad, Natuna, Kepulauan Riau, Minggu (2/2). [ANTARA FOTO/Kementerian Luar Negeri RI]

Suara.com - Observasi Selesai, Bagaimana Nasib Hanggar Tempat Karantina WNI di Natuna?

Masa observasi dan monitoring 238 WNI yang pulang dari Wuhan, China di  hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau, akan segera selesai Sabtu, 15 Februari 2020 pukul 12:00 WIB.

Itu artinya, 14 hari sudah mereka menjalani proses karantina untuk memastikan seluruh WNI tidak terinfeksi dan membawa virus corona COVID-19 ke Indonesia.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, nantinya sisa-sisa tenda di hanggar bekas tempat tinggal WNI saat masa observasi dan karantina rencanamya akan dibongkar untuk dilakukan perawatan, dan dibersihkan agar nantinya bisa digunakan saat dibutuhkan kembali.

"Untuk apa, untuk dipelihara untuk dibersihkan supaya setiap saat bisa dipakai lagi. Jadi dia menjadi ready terus tendanya. Karena itu tenda memang untuk pasukan, dan pasukan itu untuk siapa, pasukan itu yang nyaman bukan tenda-tenda pleton biasa," paparnya.

Tenda tersebut kata pemilik Terawan Theory ini, memiliki fasilitas yang mumpuni seperti air conditioner atau pendingin ruangan, televisi, dan sebagainya. Sehingga tenda ini cenderung nyaman ditinggali, walaupun berada di wilayah militer.

"Jadi memang lengkap sekali. Jadi menurut saya tenda nyaman lah, meskipun militer," ungkapnya.

Terkait kepulangan para WNI, Menkes Terawan mempersilahkan kepada keluarga WNI yang diobservasi untuk menjemput anggota keluarganya saat tiba di bandara nanti. Bahkan pemerintah sudah menyiapkan tiket untuk mereka bisa kembali ke rumahnya.

Bidik layar terkait video Menhan Prabowo Subianto saat berkunjung ke lokasi karantina WNI di Natuna. (istimewa).
Bidik layar terkait video Menhan Prabowo Subianto saat berkunjung ke lokasi karantina WNI di Natuna. (istimewa).

"Langsung (bisa jemput), begitu sampai mereka langsung punya tiket dan sebagainya, sudah dibekali," ujar Menkes Terawan di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (14/2/2020).

Rombongan 238 WNI ini akan langsung diterbangkan dari Natuna pada Sabtu, 15 Februari besok pukul 12.00 WIB ke Jakarta, dan perkiraan perjalanan akan memakan waktu selama 4 jam dari Lanud Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau.

"Kalau cuaca baik, tidak ada problem, dan Tuhan mengizinkan mungkin sekitar 4 kurang lah. Mudah-mudahan sudah tiba di Jakarta. Empat (jam) kurang, kurangnya seberapa nanti dihitung sendiri," tutup Menkes Terawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

238 WNI di Natuna Siap Dipulangkan, Menkes Terawan: Kita Ikut Bahagia

238 WNI di Natuna Siap Dipulangkan, Menkes Terawan: Kita Ikut Bahagia

Health | Jum'at, 14 Februari 2020 | 13:15 WIB

Bandara Adisutjipto Siapkan Protap Sambut WNI yang Pulang dari Natuna

Bandara Adisutjipto Siapkan Protap Sambut WNI yang Pulang dari Natuna

Jogja | Jum'at, 14 Februari 2020 | 11:30 WIB

Harvard Curiga Tak Ada Virus Corona di Indonesia, Terawan: Ke Sini Saja

Harvard Curiga Tak Ada Virus Corona di Indonesia, Terawan: Ke Sini Saja

News | Selasa, 11 Februari 2020 | 21:24 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB