Daging Merah, Unggas, dan Ikan, Mana yang Tingkatkan Risiko Sakit Jantung?

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Senin, 17 Februari 2020 | 15:16 WIB
Daging Merah, Unggas, dan Ikan, Mana yang Tingkatkan Risiko Sakit Jantung?
Daging Merah, Unggas, Ikan. (Shutterstock)

Suara.com - Daging olahan selama ini dikenal sebagai musuh bagi kesehatan kardiovaskular, karena dapat meningkatkan risiko penyakit dan kematian. Namun, benarkah daging segar tidak lebih berbahaya? Ssebuah studi terbaru menjawab pertanyaan ini.

Studi mengevaluasi perbedaan dampak dari daging merah, daging unggas, dan daging ikan segar pada risiko kematian dan kesehatan kardiovaskular, demikian dikutip dari Medical News Today.

Victor W. Zhong, PhD, dari Cornell University di New York, beserta tim, menemukan fakta bahwa konsumsi daging merah dan unggas segar memiliki keterkaitan dengan kejadian penyakit kardiovaskular, namun tidak pada daging ikan.

Hasil ini didapat dengan melakukan studi prospektif lanjutan yang dilaksanakan di seluruh Amerika Serikat dengan total responden 29.682 orang dewasa yang tidak memiliki riwayat penyakit kardiovaskular. Responden terdiri dari 44 persen lelaki dan peneliti merekam data kesehatan mereka antara tahun 1985-2002, dan mengikuti kesehatan mereka secara klinis selama 30 tahun hingga 31 Agustus 2016.

Para peserta akan dikaji dari konsumsi rata-rata 113,3 gram daging merah atau unggas tanpa diolah atau 85 gram daging ikan. Sebagai perbandingan, mereka juga dikaji untuk setiap konsumsi daging olahan.

Selama kurun waktu tersebut, ada 6.963 kasus penyakit jantung, dengan 38,6 persen kasus penyakit jantung koroner, 25 persen stroke, dan 34 persen termasuk gagal jantung.

"Hasil utama yang dicari oleh para ilmuwan adalah risiko yang terkait dengan penyakit kardiovaskular dan kematian berbagai penyebab lebih dari 30 tahun di antara orang-orang yang mengonsumsi makanan-makanan berbeda ini, dan juga perbedaan antara risiko absolutnya dalam periode yang sama," tulis situs tersebut.

Oleh karena itu, mereka menghitung kembali risiko dari setiap porsi makanan dengan menambah dua asupan porsi per minggu. Ditemukan 7 persen lebih tinggi kematian yang terkait dengan penyakit kardiovaskular.

"Mereka yang mengonsumsi lebih banyak porsi daging setiap minggunya memiliki risiko yang lebih besar," kata para peneliti.

baca juga

Tiap tambahan 2 porsi daging olahan per minggu, risiko kematian meningkat 3 persen dibanding mereka yang tidak mengonsumsi daging olahan. Dan hal ini berlaku sama pada tiap tambahan 2 porsi daging tanpa diolah.

Kemudian risiko penyakit kardiovaskular meningkat hingga 8 persen tiap dua porsi dari daging olahan tiap minggunya. Sementara risiko meningkat 3 persen pada daging merah tanpa diolah, dan 4 persen pada daging unggas. Namun daging ikan sama sekali tak terkait dengan risiko penyakit ini. (Frieda Isyana)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyakit Ginjal Kronis jadi Penyebab 1 Juta Kematian di Seluruh Dunia

Penyakit Ginjal Kronis jadi Penyebab 1 Juta Kematian di Seluruh Dunia

Health | Minggu, 16 Februari 2020 | 17:17 WIB

Kolesterol Terbagi Menjadi Si 'Baik' & Si 'Jahat', Ketahui Perbedaannya!

Kolesterol Terbagi Menjadi Si 'Baik' & Si 'Jahat', Ketahui Perbedaannya!

Health | Rabu, 12 Februari 2020 | 07:00 WIB

Kasus Masalah Jantung Saat Hamil Masih Tinggi, Pakar Jelaskan Penyebabnya

Kasus Masalah Jantung Saat Hamil Masih Tinggi, Pakar Jelaskan Penyebabnya

Health | Senin, 10 Februari 2020 | 14:42 WIB

Terkini

IPW Desak Prabowo Terbitkan Inpres soal Larangan Penggunaan Vape di Institusi Pemerintahan

IPW Desak Prabowo Terbitkan Inpres soal Larangan Penggunaan Vape di Institusi Pemerintahan

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Ulasan Buku Yamihara: Teror Psikologis di Balik Interaksi Manusia

Ulasan Buku Yamihara: Teror Psikologis di Balik Interaksi Manusia

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Polisi Tangkap Bandar Sabu di Cengkareng, Sita 75,78 Gram Narkotika

Polisi Tangkap Bandar Sabu di Cengkareng, Sita 75,78 Gram Narkotika

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Fitnah Temui Dubes Singapura, Dino Patti Djalal Duga Ada 'Tim Siluman' Penyebar Hoaks

Fitnah Temui Dubes Singapura, Dino Patti Djalal Duga Ada 'Tim Siluman' Penyebar Hoaks

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Persiapan Menuju PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng

Persiapan Menuju PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng

Jawa Tengah | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:52 WIB

Dari FYP ke Kamus: Slang Gen Z Bukti Kreativitas atau Kerusakan Bahasa?

Dari FYP ke Kamus: Slang Gen Z Bukti Kreativitas atau Kerusakan Bahasa?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Apakah Bedak Marcks Cocok untuk Kulit Berminyak? Wajah Bebas Kilap Seharian

Apakah Bedak Marcks Cocok untuk Kulit Berminyak? Wajah Bebas Kilap Seharian

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:46 WIB

Review Natur Hair Shampoo Anti Dandruff , Mengandung Tea Tree Oil untuk Atasi Ketombe

Review Natur Hair Shampoo Anti Dandruff , Mengandung Tea Tree Oil untuk Atasi Ketombe

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Kebakaran Gunung Sumbing Padam, Ahmad Luthfi Minta Percepat Rehabilitasi

Kebakaran Gunung Sumbing Padam, Ahmad Luthfi Minta Percepat Rehabilitasi

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:44 WIB

5 Sunscreen yang Tidak Perih di Mata, Tear-Free dan Alcohol-Free untuk Kulit Sensitif

5 Sunscreen yang Tidak Perih di Mata, Tear-Free dan Alcohol-Free untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:41 WIB

×