Puluhan Ribu Hewan Peliharaan Terlantar karena Corona Covid-19

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 18 Februari 2020 | 08:56 WIB
Puluhan Ribu Hewan Peliharaan Terlantar karena Corona Covid-19
Hewan Peliharaan Terlantar karena Corona Covid-19. (Wuhan Pet Life Online)

Suara.com - Virus corona Covid-19 nyatanya tidak hanya berbahaya bagi manusia, tapi juga hewan. Berbahaya kali ini bukan pada faktor penularan, tapi dari sisi diabaikan dan ditinggalkan.

Kesibukan masyarakat Wuhan, China, dalam menghadapi virus corona Covid-19 ternyata membuat warganya mengabaikan dan meninggalkan hewan peliharaannya di rumah lantaran mereka tidak bisa kembali ke rumahnya akibat Wuhan di karantina. Alhasil, banyak hewan yang tertinggal di apartemen atau rumahnya.

Mengutip laman Bored Panda, Selasa (18/2/2020), kenyataan ini kemudian memancing kelompok penyelamat hewan untuk melakukan aksi penyelamatan. Segala cara dilakukan untuk menyelamatkan hewan-hewan malang yang terkunci ini, mulai dari mendobrak pintu hingga memanjat jendela rumah dan apartemen.

Hewan Peliharaan Terlantar karena Corona Covid-19. (Wuhan Pet Life Online)
Hewan Peliharaan Terlantar karena Corona Covid-19. (Wuhan Pet Life Online)

Diperkirakan ada sebanyak 20.000 hewan terlantar di Wuhan, China. Beberapa yang lain mengatakan angkanya bisa mencapai 50.000 hewan. Beruntung, setidaknya ada 10 kelompok penyelamat yang turun untuk melakukan aksi penyelamatan ini.

Para kelompok penyelamat ini sedang berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan ribuan hewan. Seorang dokter hewan yang enggan disebut namanya menyebut setidaknya sudah ada lebih dari 2.000 hewan peliharaan berhasil diselamatkan sejak kota Wuhan dikarantina.

Hewan Peliharaan Terlantar karena Corona Covid-19. (Wuhan Pet Life Online)
Hewan Peliharaan Terlantar karena Corona Covid-19. (Wuhan Pet Life Online)

"Hewan peliharaan itu ditemukan di rumah tanpa makanan dan air. Pemilik mereka meninggalkan rumah sejak bulan lalu, dan tidak menyangka bahwa mereka tidak bisa pulang. Hewan peliharaan mulai akan mati kelaparan atau mati kehausan," ujar salah satu relawan.

Meski hingga saat ini belum ada penelitian yang bisa membuktikan virus bisa menular dari manusia kepada hewan, tapi banyak orang sudah bergegas membeli masker untuk hewan peliharaan mereka.

"Di saat foto anjing di Tiongkok menggunakan masker sedang marak, tapi tidak ada bukti ilmiah bahwa masker ini bisa melindungi anjing dari penyakit infeksi atau polusi udara," tutur seorang ahli epidemiologi hewan di Rumah Sakit Hewan VCA.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Corona Covid-19: 73.332 Terinfeksi, 12.712 Dinyatakan Sembuh

Update Corona Covid-19: 73.332 Terinfeksi, 12.712 Dinyatakan Sembuh

Health | Selasa, 18 Februari 2020 | 08:43 WIB

Kisah Mahasiswa Asal Bogor Bertahan Hidup Saat Terisolasi di Kota Wuhan

Kisah Mahasiswa Asal Bogor Bertahan Hidup Saat Terisolasi di Kota Wuhan

Jabar | Minggu, 16 Februari 2020 | 18:31 WIB

Di Surga Tak Ada Rasa Sakit: Cerita-cerita Warga Wuhan yang Tak Tertolong

Di Surga Tak Ada Rasa Sakit: Cerita-cerita Warga Wuhan yang Tak Tertolong

News | Minggu, 16 Februari 2020 | 17:48 WIB

Terkini

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

×