Berkaca dari Ashraf Sinclair, Usia Muda Makin Rentan Kena Serangan Jantung

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 18 Februari 2020 | 14:34 WIB
Berkaca dari Ashraf Sinclair, Usia Muda Makin Rentan Kena Serangan Jantung
Bunga Citra Lestari dan suami, Ashraf Sinclair [Instagram]

Suara.com - Ashraf Sinclair, suami Bunga Citra Lestari meninggal dunia di usia 40 tahun karena serangan jantung, Selasa (18/2/2020) pagi tadi.

Meninggalnya Ashraf Sinclair di usia dewasa muda ini mengejutkan sejumlah artis hiburan Indonesia. Banyak yang tak percaya bahwa Ashraf meninggal dunia karena serangan jantung.

Doddy, manajer Bunga Citra Lestari pun mengatakan bahwa Ashraf Sinclair selalu menjalani gaya hidup sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit jantung sebelum meninggal.

Sekarang ini, serangan jantung tidak hanya berisiko menyerang orang dewasa yang sudah lanjut usia, tetapi juga dewasa muda usia 40 tahun atau lebih muda.

Sebuah penelitian yang dilansir oleh Science Daily, menemukan 1 dari 5 pasien serangan jantung rata-rata berusia 40 tahun atau lebih muda. Studi selama 26 tahun (2000 hingga 2016) ini menunjukkan peningkatan risiko serangan jantung pada dewasa muda sebesar 2 persen setiap tahunnya.

Ilustrasi serangan jantung, dada sesak, nyeri dada. (Shutterstock)
Ilustrasi serangan jantung, dada sesak, nyeri dada. (Shutterstock)

"Dulu sangat jarang kasus serangan jantung yang menyerang usia 40 tahun ke bawah. Tetapi, sekarang semakin banyak orang dewasa muda di bawah 40 tahun yang mengalami serangan jantung," kata Ron Blankstein, seorang ahli jantung preventif di Rumah Sakit Brigham.

Bahkan serangan jantung pada orang dewasa muda, di bawah usia 40 tahun juga berisiko meninggal karena serangan jantung, stroke dan alasan medis lainnya.

"Jika Anda masih berusia 20 hingga 30 tahun, serangan jantung akan lebih berisiko mengalami banyak masalah terkait kardiovaskular. Mereka juga memiliki risiko yang sama besarnya dengan pasien serangan jantung lebih tua," kata Blankstein.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan pada 2013 di Indonesia dilansir oleh Hello Sehat, penyakit jantung koroner mencapai 12,1 persen dari populasi.

Bahkan banyak penderita berasal dari kelompok usia muda, yakni 39 persen yang berusia kurang dari 44 tahun. Lalu, sebanyak 22 persen dari penderita jantung usia muda itu ada di kisaran 15-35 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BCL Nyanyi Lagu Ini Sebelum Ashraf Sinclair Wafat, Liriknya Buat Merinding

BCL Nyanyi Lagu Ini Sebelum Ashraf Sinclair Wafat, Liriknya Buat Merinding

Entertainment | Selasa, 18 Februari 2020 | 14:17 WIB

Wakil Perdana Menteri Malaysia Berduka Ashraf Sinclair Meninggal Dunia

Wakil Perdana Menteri Malaysia Berduka Ashraf Sinclair Meninggal Dunia

Entertainment | Selasa, 18 Februari 2020 | 14:11 WIB

Dikenal Sosok yang Bugar, Ini Olahraga Kegemaran Almarhum Ashraf Sinclair

Dikenal Sosok yang Bugar, Ini Olahraga Kegemaran Almarhum Ashraf Sinclair

Sport | Selasa, 18 Februari 2020 | 14:06 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB