Ketahui Dwarfisme yang Dialami Quaden Bayles, Korban Perundungan Sekolah

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah
Ketahui Dwarfisme yang Dialami Quaden Bayles, Korban Perundungan Sekolah
Ilustrasi anak korban bullying (Shutterstock)

Quaden Bayles disorot setelah video dirinya ingin bunuh diri viral di media sosial.

Suara.com - Seorang anak laki-laki asal Australia berusia 9 tahun bernama Quaden Bayles seketika menjadi perbincangan dunia setelah video yang diunggah ibunya pada 10 Februari lalu viral di media sosial.

Dalam video tersebut terlihat Quaden tengah menangis sekaligus memohon pada ibunya untuk bunuh diri. Berdasarkan keterangan sang ibu, sang putra depresi lantaran kerap menjadi korban perundungan di sekolah.

"Beri aku pisau. Aku ingin membunuh diriku sendiri," ujar Quaden, sambil menangis.

"Inilah dampak dari perundungan. Jadi, tolong edukasi anak-anak, keluarga, dan teman-teman Anda," tutur sang ibu yang ikut menangis mendengar ucapan buah hatinya.

Perundungan tersebut dilakukan teman-temannya lantaran kondisinya yang dianggap berbeda.

Quaden Bayles. (Twitter/newscomauHQ)
Quaden Bayles. (Twitter/newscomauHQ)

Berdasarkan laporan The Sun, Quaden lahir dengan kondisi Achondroplasia, sebuah kelainan pada pertumbuhan tulang yang disebabkan oleh mutasi genetik langka. Mutasi gen ini adalah penyebab utama dari dwarfisme disproporsional.

Akibat dari kondisi ini, tulang rawan tidak dapat memberi bentuk tubuh yang normal. Orang-orang dengan achondroplasia memiliki postur tubuh pendek, sekitar 131 cm pada laki-laki dan 124 cm pada perempuan, menurut Hello Sehat.

Achondroplasia dapat diturunkan dari orangtua ke anak, namun umumnya (80%) kondisi ini disebabkan oleh mutasi baru.

Kondisi ini terbilang cukup umum ditemukan, dan lebih banyak memengaruhi wanita daripada laki-laki.

Quaden Bayles saat diwawancarai Studio 10 Australian Networks pada 2015 (YouTube)
Quaden Bayles saat diwawancarai Studio 10 Australian Networks pada 2015 (YouTube)

Achondroplasia juga dapat berkaitan dengan kondisi kesehatan lain, termasuk:

- Masalah pernapasan, napas melambat atau berhenti untuk waktu singkat (apnea).
- Obesitas.
- Infeksi telinga yang berulang.
- Kyphosis dan nyeri punggung.
- Spinal stenosis.
- Hydrocephalus.

Kondisi Quaden itu pun mendapat sejumlah perhatian dari beberapa selebriti dan ia mendapat sumbangan lebih dari Rp1,6 miliar.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS