Bisa Bunuh Corona Covid-19, Ini 8 Manfaat Lain Sinar Matahari, Menakjubkan!

Risna Halidi

Rabu, 04 Maret 2020 | 06:30 WIB
Bisa Bunuh Corona Covid-19, Ini 8 Manfaat Lain Sinar Matahari, Menakjubkan!
Ilustrasi paparan sinar matahari punya banyak manfaat kesehatan bagi tubuh. (Foto: shutterstock)

Suara.com - Banyak orang berpendapat bahwa sinar matahari Indonesia menjadi alasan mengapa virus corona sars tipe 2 yang menyebabkan Covid-19 tidak mampu hidup lebih lama. 

Anggapan tersebut diamini oleh banyak pakar termasuk  Dr. Mardi Susanto, SpKJ. Ia mengatakan  betul bahwa virus corona tidak tahan sinar matahari.

Ia juga mengatakan bahwa hampir semua virus dan bakteri tidak kuat sinar UV dari matahari dan suhu di atas 50 derajat celsius. Jadi, tak ada salahnya untuk lebih sering berjemur di bawah sinar matahari pagi ya!

Selain itu, kamu juga mesti tahu manfaat lain dari sinar matahari yang telah Suara.com rangkum untuk kamu!

1. Paparan Sinar Matahari Juga Pengaruhi Kinerja Otak, Bagaimana Caranya?

Perempuan dan sinar matahari. (Shutterstock)
Perempuan dan sinar matahari. (Shutterstock)

Paparan sinar matahari saat pagi hari atau setidaknya sebelum pukul 9 pagi memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Bahkan, sinar matahari pun dapat memengaruhi cara kerja otak kita dan ini adalah salah satu manfaat sinar matahari.

Berdasarkan sebuah studi China pada 2018 yang diterbitkan dalam jurnal Cell, ada kolerasi antara paparan sinar matahari, peningkatan memori, dan suasana hati.

Baca selengkapnya

2. Kurang Paparan Sinar Matahari Bikin Anak Rentan Alergi

baca juga
Ilustrasi alergi anak
Ilustrasi alergi anak

Kondisi alergi yang menyerang anak-anak bukan datang tanpa sebab. Diduga, salah satu pemicunya adalah kurangnya paparan sinar matahari yang berfungsi membuat vitamin D di dalam tubuh.

Tanpa vitamin D, tubuh tidak dapat menyerap kalsium dan fosfat yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang, gigi dan otot. Dan tak hanya itu, kekurangan vitamin D juga telah dikaitkan dengan munculnya alergi makanan dan kacang pada anak-anak.

Para ilmuwan telah memerhatikan bahwa prevalensi alergi pada anak yang meningkat belakangan ini sangat terkait dengan kurangnya waktu di luar ruangan dan kurangnya paparan lingkungan alam. Tak hanya alergi, tapi hal ini juga meningkatan risiko demam, asma, serta diabetes tipe 1.

Baca selengkapnya

3. Paparan Sinar Matahari Bikin Ruangan Kantor Bebas Bakteri

Ruangan kantor dengan paparan sinar matahari, bakteri pun pergi. (Shutterstock)
Ruangan kantor dengan paparan sinar matahari, bakteri pun pergi. (Shutterstock)

Sinar matahari benar-benar bisa membunuh bakteri, terutama bakteri yang biasa hidup di dalam ruangan seperti kamar dan kantor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkait Pesan Berantai Diduga Pasien Covid-19, Ini Jawaban Kemenkes

Terkait Pesan Berantai Diduga Pasien Covid-19, Ini Jawaban Kemenkes

Health | Selasa, 03 Maret 2020 | 16:55 WIB

Kemenkes: Saudara dan ART Pasien Corona Covid-19 Negatif Terinfeksi

Kemenkes: Saudara dan ART Pasien Corona Covid-19 Negatif Terinfeksi

Health | Selasa, 03 Maret 2020 | 16:25 WIB

Wisata Sepi Gegara Corona Covid-19?  Travel Agent Ungkap Fakta

Wisata Sepi Gegara Corona Covid-19? Travel Agent Ungkap Fakta

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2020 | 16:17 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×