Dokter Sebut Tidur Lebih Penting Daripada Makan dan Olahraga, Ini Alasannya

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Kamis, 05 Maret 2020 | 08:30 WIB
Dokter Sebut Tidur Lebih Penting Daripada Makan dan Olahraga, Ini Alasannya
Ilustrasi lelaki tidur. (Shutterstock)

Suara.com - Tidur yang cukup merupakan salah satu syarat menjaga kesehatan tubuh. Bahkan, praktisi tidur dr. Andreas Prasadja, RSPGT, mengatakan tidur yang cukup lebih penting daripada makan, dan merupakan kebutuhan dasar sebelum nutrisi dan olahraga.

Mengapa dokter menyebutkan seperti itu? Menurut dr Ade, sapaannya, menjelaskan bahwa satu-satunya yang bisa meningkatkan konsentrasi, daya ingat, kreativitas, dan kemampuan mengambil keputusan hanyalah tidur. Tidak ada aktivitas lain, tegasnya.

"Mindset orang kita, kalau mau sehat mesti olahraga, mesti jaga makan. (Padahal) tidurnya yang lebih harus diperhatikan. Ini malah dikurang-kurangin, piye to? Saya prihatin gym (buka) 24 jam, akhirnya terlalu banyak olahraga, malah kena serangan jantung dan meninggal," katanya di acara Launching DNA Journal Sleep and Stress by Generali, Rabu (4/3/2020).

Lebih lanjut ia menyebut bahwa pada saat tidur terjadi proses-proses restorasi. Anggapan bahwa saat tidur otak kita tidak aktif justru salah, karena pada saat tidur otak kita 70 persen lebih aktif dibanding saat terjaga.

"Cuma kita ditutup, nih, sensornya sama dunia luar. Jadi sisa bakaran dari otak yang kerja seharian, dibuang dikeluarkan saat tidur, kalau nggak tidur, dia numpuk di otak dan jadinya racun," lanjut dr. Ade.

Kemudian, saat tidur juga terjadi perbaikan saraf, dan peningkatan skill. Misalnya kita sedang mempelajari sesuatu, saat tidur kemampuan kita akan dipoles dan terjadi proses konsolidasi memori. Dan hal tersebut semuanya terjadi hanya pada saat tidur. Itu sebabnya tidak ada aktivitas lain yang dapat menggantikan manfaat tidur.

Kurang tidur juga tidak akan bisa dikompensasi dengan tidur siang, karena siklusnya berbeda. Meski tidur siang itu sehat, namun kebutuhannya juga berbeda di tiap kelompok usia.

Pada tidur malam, proses tidur ringan-sedang-dalam-mimpi akan terpenuhi setelah 120 menit. Sementara pada siang hari, proses itu terjadi sekitar 15-20 menit. Pada kelompok usia dewasa muda, tidur siang dibutuhkan lebih dari 20 menit agar kembali bangun dengan segar.

"Nggak cuma olahraga dan makan, tidur pun harus dijadikan salah satu healthy lifestyle," tegas dr. Ade.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidur Cukup Bisa Cegah Virus Corona? Simak Nih Penjelasan Dokter

Tidur Cukup Bisa Cegah Virus Corona? Simak Nih Penjelasan Dokter

Health | Rabu, 04 Maret 2020 | 19:37 WIB

4 Minuman yang Dapat Atasi Insomnia

4 Minuman yang Dapat Atasi Insomnia

Your Say | Senin, 02 Maret 2020 | 16:18 WIB

Kurang Tidur Bisa Bikin Kamu Tak Punya Teman, Begini Hasil Risetnya

Kurang Tidur Bisa Bikin Kamu Tak Punya Teman, Begini Hasil Risetnya

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2020 | 16:15 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×