Pulang dari Negara Terinfeksi Corona? Ini Cara Lakukan Karantina di Rumah

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 06 Maret 2020 | 07:00 WIB
Pulang dari Negara Terinfeksi Corona? Ini Cara Lakukan Karantina di Rumah
Penampakan plang penunjuk arah ruang isolasi di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara. (Suara.com/Arga).

Suara.com - Pulang dari Negara Terinfeksi Corona? Ini Cara Lakukan Karantina di Rumah

Imbauan untuk karantina diri sendiri, terutama bagi Anda yang baru pulang dari negara-negara terdampak virus Corona Covid-19, membuat bingung. Bagaimana cara melakukannya?

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) menyarankan mereka yang habis berpergian untuk mengkarantina diri. Apalagi mereka yang tiba dari negara dengan risiko penularan dari orang ke orang.

Bagaimana teknisnya, terlebih mereka yang tinggal bersama keluarga, apa perlu mengasingkan diri?

"Kita sebenarnya lebih prefer kalau bisa dia sendiri, tapi kalau nggak bisa berarti dia musti mencatat, jadi aku berapa jam nih, misalnya sama suami nggak selalu 24 jam di kamar kan," ujar Dr. dr. Dewi Sumaryani Soemarko, M.S, SpOK di Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2020).

Catatan aktivitas saat karantina diri selama 14 hari sangat penting, agar ke depan jika dalam kurun waktu itu tiba-tiba bergejala dan dicek terkonfirmasi positif, maka pelacakkan kontak erat akan mudah dilakukan.

"Jadi sebenarnya aktivity kamu selama ini itu apa. Karena yang dikhawatirkan adalah kalau anak dan istri kena juga, itu yang kita bilang trackingnya susah. Tapi kalau kita mencatatnya secara teratur itu lebih mudah," papar Dewi.

Inilah yang disebut early detection atau deteksi dini sehingga bisa dilakukan penanganan dengan cepat. Metode pencatatan ini sudah dilakukan sivitas akademika Universitas Indonesia, saat ada yang harus berpergian keluar negari lalu pulang.

baca juga

"Kita bikin formulir itu dimana dia harus nyatet saya ngapain saja sih hari ini, suhunya berapa, pagi sore itu diukur, selama dia 14 hari," katanya.

Dr. dr. Dewi Sumaryani Soemarko, M.S, SpOK menjelaskan cara karantina diri sendiri di rumah, dalam seminar di FKUI Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2020). (Suara.com/Dini Afrianti)
Dr. dr. Dewi Sumaryani Soemarko, M.S, SpOK menjelaskan cara karantina diri sendiri di rumah, dalam seminar di FKUI Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2020). (Suara.com/Dini Afrianti)

Mengingat anak kecil belum punya sistem imunitas yang sempurna, sebaiknya usahakan tidak kontak dengan sang anak. "Tapi kalau terpaksa dan merasa badan kita nggak begitu sehat ya kita pakai masker, supaya ludah nggak muncrat kemana. Kalau tidak ada gejala nggak apa-apa kalau badan kita rada nggak enak sebaiknya kita yang pakai masker," tuturnya.

Akibat karantina diri ini maka sepatutnya pula perusahaan tempatnya bekerja berikan kelonggaran karyawan tidak datang ke kantor. Tapi tetap melakukan pekerjaan dari jarak jauh, apalagi dibantu dengan kemudahan internet.

"Nggak masuk kantor, biasanya begitu kalau memang dia dari wilayah endemis," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Jokowi Cuci Tangan, 5 Mitos Seputar Pencegahan Corona Covid-19

Cara Jokowi Cuci Tangan, 5 Mitos Seputar Pencegahan Corona Covid-19

Health | Kamis, 05 Maret 2020 | 21:15 WIB

Cegah Corona, WNA Italia, Iran dan Korsel Dilarang Masuk Indonesia

Cegah Corona, WNA Italia, Iran dan Korsel Dilarang Masuk Indonesia

Foto | Kamis, 05 Maret 2020 | 18:59 WIB

Cegah Covid-19, Perancis Imbau Warga Kurangi Kebiasaan Cipika Cipiki

Cegah Covid-19, Perancis Imbau Warga Kurangi Kebiasaan Cipika Cipiki

Health | Kamis, 05 Maret 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Jelang Putusan MK Kasus Ijazah Gibran Malam Ini: Menkopolkam Siaga, PDIP Buka Suara

Jelang Putusan MK Kasus Ijazah Gibran Malam Ini: Menkopolkam Siaga, PDIP Buka Suara

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Soroti Pendidikan, Ugoran Sebut Aksi Kamisan Kini Jadi Kampus Rakyat

Soroti Pendidikan, Ugoran Sebut Aksi Kamisan Kini Jadi Kampus Rakyat

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Gempa Sumba Barat Daya Berdampak ke 3 Kabupaten, Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

Gempa Sumba Barat Daya Berdampak ke 3 Kabupaten, Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:15 WIB

The Disciple Tayang 16 Oktober di Netflix, Album Rahasia Wu-Tang Terungkap

The Disciple Tayang 16 Oktober di Netflix, Album Rahasia Wu-Tang Terungkap

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:15 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan DPR, Aspirasi Buruh Berujung Solusi

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan DPR, Aspirasi Buruh Berujung Solusi

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Rp 13,24 Triliun Uang Hasil Penertiban Hutan Diserahkan ke Negara, Ditumpuk di Gedung Bundar

Rp 13,24 Triliun Uang Hasil Penertiban Hutan Diserahkan ke Negara, Ditumpuk di Gedung Bundar

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Sibuk Jalani Hari, tapi Kapan Terakhir Kali Bertanya Aku Baik-Baik Saja?

Sibuk Jalani Hari, tapi Kapan Terakhir Kali Bertanya Aku Baik-Baik Saja?

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Xiaojun WayV Umumkan Debut Solo Lewat Mini Album Pertama, 'Hey, Somebody'

Xiaojun WayV Umumkan Debut Solo Lewat Mini Album Pertama, 'Hey, Somebody'

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Pengusaha Minta Buruh Kerja 45 Jam, Airlangga: Ikut Regulasi Saja

Pengusaha Minta Buruh Kerja 45 Jam, Airlangga: Ikut Regulasi Saja

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Gugatan Ijazah Gibran di MK, Sebenarnya Soal Apa?

Gugatan Ijazah Gibran di MK, Sebenarnya Soal Apa?

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:05 WIB

×