Penderita Sakit Ginjal di Indonesia Meningkat Dua Kali Lipat Sejak 2013

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 11 Maret 2020 | 12:17 WIB
Penderita Sakit Ginjal di Indonesia Meningkat Dua Kali Lipat Sejak 2013
Ilustrasi sakit pinggang karena penyakit ginjal. (Shutterstock)

Suara.com - Penderita penyakit ginjal kronis (PGK) di Indonesia disebut meningkat hampir dua kali lipat sejak 2013. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar pada 2018, prevalensi PGK sebesar 3,8 per mil setiap wilayah di Indonesia, meningkat dari 2013 yang hanya 2 per mil.

"Diperkirakan angka sebenarnya lebih tinggi dari itu," kata Ketua umum PB Perhimpunan Nefroligi Indonesia (PERNEFRI), dr. Aida Lydia, dalam acara peringatan Hari Ginjal Dunia atau World Kidney Day (WKD) 2020, di Jakarta, Rabu (11/3/2020).

Aida menambahkan, angka kejadian gagal ginjal yang memerlukan dialisis di Indonesia sekitar 499 orang per satu juta penduduk. Angka itu berdasarkan data dari Indonesian Renal Registry.

Sementara data global pada 2019 diperkirakan 10 persen dari penduduk dunia terkena PGK. Sayangnya, 9 dari 10 orang tidak menyadari telah terkena PGK.

"Sebenarnya, penyakit ginjal dapat dicegah. Tapi sering pasien kita datang terlambat karena tidak tahu punya gagal ginjal," kata Aida.

Banyak faktor yang menyebabkan seseorang mengidap gagal ginjal. Namun dua faktor terbesar diakibatkan karena hipertensi dan jantung, jelas Aida.

"Dua penyebab utama, hipertensi 36 persen dan diabetes 28 persen. Penyebab lain juga karena radang ginjal, batu, dan autoimun. Tapi terbanyak dua penyakit ini," ucapnya.

Oleb sebab itu, dianjurkan masyarakat menjaga tekanan darah tetap normal agar tidak menjalar terhadap penyakit lain.

Aida menyatakan, sesuai perayaan WKD 2020, pencegahan penyakit ginjal bisa dimulai dengan aktivitas fisik teratur, mengontrol tekanan darah dan gula darah, menjaga berat badan ideal, makanan sehat, minum air secukupnya, tidak merokok, dan tidak mengonsumsi obat-obatan tanpa resep dokter.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awalnya Hanya Anyang-anyangan, Ary Krisnawati Ternyata Idap Gagal Ginjal

Awalnya Hanya Anyang-anyangan, Ary Krisnawati Ternyata Idap Gagal Ginjal

Health | Minggu, 08 Maret 2020 | 12:54 WIB

Oding Nasution Meninggal Karena Sakit Ginjal, Jangan Abaikan Ciri-cirinya!

Oding Nasution Meninggal Karena Sakit Ginjal, Jangan Abaikan Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 28 Februari 2020 | 14:30 WIB

Jangan Tertipu, Ketahui 4 Mitos Cuci Darah yang Dikira Mengerikan!

Jangan Tertipu, Ketahui 4 Mitos Cuci Darah yang Dikira Mengerikan!

Health | Jum'at, 28 Februari 2020 | 09:55 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×