Awalnya Hanya Anyang-anyangan, Ary Krisnawati Ternyata Idap Gagal Ginjal

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 08 Maret 2020 | 12:54 WIB
Awalnya Hanya Anyang-anyangan, Ary Krisnawati Ternyata Idap Gagal Ginjal
Ary Krisnawati dalam acara Hari Ginjal Kalbe Farma, di Salemba, Jakarta Pusat (Suara.com/ Dini Afrianti)

Suara.com - Saat kecil Ary Krisnawati (44) mungkin tidak pernah menyangka jika ia harus hidup menyambung nyawa dengan melakukan cuci darah dua kali seminggu sepanjang hidupnya.

Hal ini karena kondisi ginjal Ary yang sudah tidak bisa berfungsi laiknya orang normal sejak ia berusia 19 tahun. Ya, di usia tersebut Ary divonis mengalami gagal ginjal.

Ary mengaku sempat mengalami depresi, bahkan merasa dunia runtuh serta berdoa supaya Tuhan segera mencabut nyawanya.

"Saya juga putus asa begitu tahu dibilang gagal ginjal, pasti down putus asa. Waktu itu ingin, ah nggak usah cuci darah mati saja, mengingat biayanya yang sangat mahal," jelas Ary dalam acara diskusi Hari Ginjal Kalbe Farma, di Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020).

Ary bercerita, sejak kecil ia mengalami sesuatu yang disebut anyang - anyangan atau dikenal dengan istilah ISK (infeksi saluran kencing).

Sesaat setelah kencing, Ary selalu merasa tidak puas dan seolah masih ada yang tertahan di saluran kencingnya. "Paling sering di bawah pusar, rasanya ingin pipis, tapi setelahnya nggak lega, airnya juga berwarna keruh, nggak jernih," ungkapnya.

Barulah makin lama gejala semakin berat dan mengganggu aktivitasnya, "Saat itu yang saya rasakan emang badan mudah capek, mual muntah," ungkap Ary.

Tidak Ingin Menyerah

baca juga

Ary mengaku kerap merasa ingin menyerah. Tapi untung saja dia memiliki keluarga yang senantiasa mendukungnya habis-habisan.

Tak terkecuali sang ayah yang sampai rela menyumbang satu ginjalnya agar Ary bisa meneruskan hidup.

"Transplantasi dari ayah, awalnya ibu mau donor, saudara juga bersedia. Beruntung keluarga support. Pertimbangan, ibu pernah hamil, anti body sudah kaitan, kondisi fisik bapak lebih bagus," jelas Ary.

Tapi, masalah belum usai setelah Ary mendapatkan donor ginjal. Pada dasarnya tubuhnya tidak menolak kehadiran ginjal, tapi sayang pada proses pengobatan ia terserang virus yang membuatnya harus menjalani cuci dari berusia 20 tahun hingga kini 44 tahun.

Virus tersebut juga menyerang bagian otaknya. Akibat kondisi tersebut, Ary kesulitan mengingat apa yang terjadi pada 2005. Jalan satu-satunya kini ialah, ia harus melakukan cuci darah untuk menyambung hidup.

Ary juga beruntung selama pengobatan ia dibantu oleh yayasan asal Belanda, Burung Mayar yang telah membantunya sejak 1999, berselang 4 tahun setelah ia didiagnosa gagal ginjal pada 1995.

Kini setelah tahu bagaimana sulitnya hidup dengan ginjal yang rusak, Ary berharap banyak orang untuk mau lebih hidup sehat dan merawat tubuhnya dengan baik.

"Orang ginjal sehat harus jaga pola hidup sehat, gagal ginjal itu tidak enak," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Tertipu, Ketahui 4 Mitos Cuci Darah yang Dikira Mengerikan!

Jangan Tertipu, Ketahui 4 Mitos Cuci Darah yang Dikira Mengerikan!

Health | Jum'at, 28 Februari 2020 | 09:55 WIB

Hits: Alasan Indonesia Masih Bebas Virus Corona, Gagal Ginjal di Usia Muda

Hits: Alasan Indonesia Masih Bebas Virus Corona, Gagal Ginjal di Usia Muda

Health | Jum'at, 07 Februari 2020 | 08:05 WIB

Penis Pria Harus Dipotong Karena Membusuk, Kenali Penyakit Calciphylaxis!

Penis Pria Harus Dipotong Karena Membusuk, Kenali Penyakit Calciphylaxis!

Health | Sabtu, 07 Desember 2019 | 09:00 WIB

Terkini

Tanding di Berlin, Tim Indonesia Ramaikan Piala Dunia Basket Putri 2026

Tanding di Berlin, Tim Indonesia Ramaikan Piala Dunia Basket Putri 2026

Sport | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:54 WIB

Siapa Saja Peraih ESG Award 2026? Intip Daftar Emiten dan Investor Paling Berdampak di RI

Siapa Saja Peraih ESG Award 2026? Intip Daftar Emiten dan Investor Paling Berdampak di RI

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:48 WIB

Dikurung sebab Berbahaya, Dicintai sebab Berbeda: Juliette dalam Shatter Me

Dikurung sebab Berbahaya, Dicintai sebab Berbeda: Juliette dalam Shatter Me

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa

Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa

Bali | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:26 WIB

Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari

Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata

Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:10 WIB

7 Kebiasaan yang Bikin AC Boros Listrik, Sering Menyalakan dan Mematikan Salah Satunya

7 Kebiasaan yang Bikin AC Boros Listrik, Sering Menyalakan dan Mematikan Salah Satunya

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Ulasan Seasons of Blossom: Mengurai Luka, Duka, dan Tekanan Masa Remaja

Ulasan Seasons of Blossom: Mengurai Luka, Duka, dan Tekanan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z

Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:59 WIB

Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih

Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih

Jatim | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:53 WIB

×