CEK FAKTA: Tahan Napas 10 Detik Bisa Tes Gejala Virus Corona Covid-19?

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Minggu, 15 Maret 2020 | 07:00 WIB
CEK FAKTA: Tahan Napas 10 Detik Bisa Tes Gejala Virus Corona Covid-19?
Viral tes virus Corona dengan tahan napas. (Dok. Facebook)

Suara.com - CEK FAKTA: Tahan Napas 10 Detik Bisa Tes Gejala Virus Corona?

Viral di media sosial tentang cara pengecekan virus Corona Covid-19 dengan menahan napas selama 10 detik.

Kabar ini menyebar di grup-grup Whatsapp dalam format gambar, yang menyebut tes virus Corona Covid-19 bisa dilakukan dalam waktu singkat tanpa perlu ke laboratorium.

Pesan gambar tersebut berisikan saran dari dokter di Jepang yang menyebut terlalu lama jika menunggu hasil tes dari laboratorium. Dengan menahan napas 10 detik, Anda sudah bisa mengetahui terkena virus Corona Covid-19 atau tidak.

Viral tes virus Corona dengan tahan napas. (Dok. Facebook)
Viral tes virus Corona dengan tahan napas versi bahasa Inggris. (Dok. Facebook)

Berdasarkan gambar tersebut jika Anda bisa menahan napas 10 detik tanpa masalah, tandanya Anda dalam keadaan sehat. Namun jika dada terasa sakit atau Anda mengalami kecemasan, tandanya ada infeksi di bagian paru-paru.

Dalam pesan tersebut juga dikatakan minum air adalah cara pencegahan utama virus Corona Covid-19. Sebab virus yang menempel di tenggorokan bisa terdorong ke perut dan mati oleh asam lambung jika sering minum.

viral tes virus corona dengan tahan napas. (Dok. Turnbackhoax.id)
viral tes virus corona dengan tahan napas versi bahasa Indonesia. (Dok. Turnbackhoax.id)

Penjelasan

Dari penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, tertanggal 3 Maret 2020, diketahui bahwa kabar ini tidak benar. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng M Faqih.

"Iya (tidak benar), tidak ada dasar,” kata Faqih.

Turnbackhoax.id mengategorikan pesan ini sebagai fabricated content alias konten palsu.

Hingga saat ini, tes deteksi virus Corona hanya bisa dilakukan dengan dua cara, melalui swab tenggorokan dan tes PCR yang sudah diakreditasi oleh WHO.

Sementara itu laman politifact.com mengatakan pesan ini sudah beredar sejak beberapa pekan lalu di jejaring sosial Facebook. Facebook sudah mengategorikan kabar ini sebagai hoax alias berita palsu.

"Kabar ini sudah beredar luas, namun sayangnya tidak benar. Hingga saat ini tidak ada cara lain untuk mengetes virus Corona Covid-19 selain tes di laboratorium," tutur Richard Watanabe, profesor kesehatan di University of Southern California.

Kesimpulan

Kabar ini palsu dan tidak benar. Menahan napas selama 10 detik tidak menunjukkan kondisi apapun pada paru-paru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi! Bandung Batasi Aktivitas Warga karena Wabah Virus Corona

Resmi! Bandung Batasi Aktivitas Warga karena Wabah Virus Corona

Jabar | Sabtu, 14 Maret 2020 | 22:36 WIB

Menhub Positif Virus Corona, Jokowi Suruh Menkes Kerja Keras

Menhub Positif Virus Corona, Jokowi Suruh Menkes Kerja Keras

News | Sabtu, 14 Maret 2020 | 22:16 WIB

Menhub Budi Karya Sumadi Positif Corona, Menteri Lain Berisiko Tertular?

Menhub Budi Karya Sumadi Positif Corona, Menteri Lain Berisiko Tertular?

News | Sabtu, 14 Maret 2020 | 22:20 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB