Jadi ODP atau PDP Corona Covid-19? Begini Prosedur Isolasi Mandiri di Rumah

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 18 Maret 2020 | 15:48 WIB
Jadi ODP atau PDP Corona Covid-19? Begini Prosedur Isolasi Mandiri di Rumah
Penampakan plang penunjuk arah ruang isolasi di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara. (Suara.com/Arga).

Suara.com - Jadi ODP atau PDP Corona Covid-19? Begini Prosedur Isolasi Mandiri di Rumah

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 memastikan jika orang dalam pemantauan (ODP) yang memiliki gejala seperti batuk, pilek demam dan sesak napas. Mereka dapat melakukan isolasi mandiri.

"Sekarang tak berarti bahwa kasus positif harus diisolasi di rumah sakit. Ada beberapa kasus positif tanpa gejala yang akan kita karantina, diisolasi di rumahnya secara mandiri," kata Yurianto di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta, Senin (16/3/2020).

Lalu apa bagaimana mereka yang PDP dan dinyatakan positif melakukan isolasi mandiri?

Kemenkes melalui surat edaran No. HK.01.02 2020 tentang Protokol Isolasi Sendiri Dalam Penanganan Coronavirus Disease (Covi-19). Menjabarkan beberapa langkah atau prosedur untuk melakukan Isolasi mandiri di rumah baik yang ODP, PDP, ataupun yang positif tapi memiliki penyakit penyerta, seperti sebagai berikut.

Ilustrasi seorang perempuan mengenakan masker. [Shutterstock]
Ilustrasi seorang perempuan mengenakan masker. [Shutterstock]

Isolasi diri sendiri ketika:

  1. Seseorang yang sakit (demam atau batuk pilek/nyeri tenggorokan/gejala penyakit pernafasan Iainnya). Namun tidak memiliki risiko penyakit penyerta lainnya (diabetes, penyakit jantung, kanker, penyakit paru kronik, AIDS, penyakit autoimun, dll).Maka secara sukarela atau berdasarkan rekomendasi petugas kesehatan tinggal di rumah dan tidak pergi bekerja, sekolah, atau ke tempat tempat umum.
  2. Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang memiliki gejala demam gejala pernafasan dengan riwayat dari negara area transmisi lokal. dan/atau orang yang tidak menunjukkan gejala tetapi pemah memiliki kontak erat dengan pasien positif COVID 19.
  3. Lama waktu isolasi diri seiama 14 hari hingga dlketahuinya hasil pemeriksaan sampel di laboratorium.

Yang dilakukan saat Isolasi diri

  1. Tinggal di rumah. dan jangan pergi bekerja dan ke ruang publik.
  2. Gunakan kamar terpisah di rumah dari anggota keluarga lainnya. Jika memungkinkan, upayakan menjaga jarak setidaknya 1 meter dari anggota keluarga Iain.
  3. Gunakan selalu masker selama masa isolasi diri.
  4. Lakukan pengukuran suhu harian dan observasi gejala klinis seperti batuk atau kesulitan bernapas.
  5. Hindari pemakaian bersama peralatan makan (piring, sendok, garpu, gelas). dan perlengkapan mandi (handuk, sikat gigi. gayung) dan linen/seprai.
  6. Terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan mengonsumsi makanan bergizi. melakukan kebersihan tangan rutin. mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta keringkan, Iakukan etika batuk/bersin.
  7. Berada di ruang terbuka dan berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi.
  8. Jaga kebersihan rumah dengan cairan desinfektan.
  9. Hubungi segera fasilitas pelayanan kesehatan jika sakit memburuk (seperti sesak nafas) untuk dirawat Iebih Ianjut.
Ruang Isolasi di RS Eka Hospital Cibubur. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Ruang Isolasi di RS Eka Hospital Cibubur. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Orang Dalam Pemantauan (ODP)

Ketika seseorang tidak menunjukkan gejala, tetapi pernah memiliki kontak erat dengan pasien positif COVID 19 dan atau orang dengan demam atau gejala pernafasan dengan riwayat dari negara atau area transmisi lokal.

baca juga

Yang dilakukan saat pemantauan diri sendiri

  • Lakukan observasi pemantauan diri sendiri di rumah.
  • Lakukan pengukuran suhu harian dan observasi gejala klinis seperti batuk atau kesulitan bemapas.
  • Jika ada muncul gejala. Iaporkan ke petugas di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
  • Jika hasil pemeriksaan sampel dinyatakan positif. maka melakukan isolasi diri sendiri.
  • Apabila memiliki penyakit bawaan berdasarkan rekomendasi petugas kesehatan, maka dilakukan perawatan di rumah sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebabkan Pandemi, Ternyata 86 Persen Orang Tak Sadar Telah Sebarkan Virus

Sebabkan Pandemi, Ternyata 86 Persen Orang Tak Sadar Telah Sebarkan Virus

Health | Rabu, 18 Maret 2020 | 15:44 WIB

Kenang-kenangan Lucu Ratri, Pasien Nomor 3 Corona yang Kini Sembuh

Kenang-kenangan Lucu Ratri, Pasien Nomor 3 Corona yang Kini Sembuh

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 15:33 WIB

Cegah Covid19, Berikut Protokol Bepergian Menggunakan Transportasi Publik

Cegah Covid19, Berikut Protokol Bepergian Menggunakan Transportasi Publik

Lifestyle | Rabu, 18 Maret 2020 | 14:26 WIB

Terkini

Polisi Geledah Toko Emas di Denpasar, Ini Kasusnya

Polisi Geledah Toko Emas di Denpasar, Ini Kasusnya

Bali | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Otonomi Daerah Makin Sempit, Wacana Kembali ke Sistem Federasi Mengemuka

Otonomi Daerah Makin Sempit, Wacana Kembali ke Sistem Federasi Mengemuka

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Samsung Rilis Galaxy Tab S12 Series, Harganya Ada yang Tembus Rp27 Juta

Samsung Rilis Galaxy Tab S12 Series, Harganya Ada yang Tembus Rp27 Juta

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Ratusan WNA Ditahan di Bali, Sejumlah Fakta Terbongkar

Ratusan WNA Ditahan di Bali, Sejumlah Fakta Terbongkar

Bali | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Ramalan 12 Shio Sepanjang Oktober 2026, Siapa yang Beruntung Sebulan Penuh?

Ramalan 12 Shio Sepanjang Oktober 2026, Siapa yang Beruntung Sebulan Penuh?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:24 WIB

Cek Bangkai Kapal, Penyelam Malah Hilang Misterius di Kedalaman 40 Meter Probolinggo

Cek Bangkai Kapal, Penyelam Malah Hilang Misterius di Kedalaman 40 Meter Probolinggo

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Musim Kemarau Mengintai, Diskes Bandar Lampung Uji Massal Kualitas Sumur Warga

Musim Kemarau Mengintai, Diskes Bandar Lampung Uji Massal Kualitas Sumur Warga

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Rocky Gerung Kekeh, Pelibatan Tentara di Bidang Pertanian Bukan Bentuk Militerisasi

Rocky Gerung Kekeh, Pelibatan Tentara di Bidang Pertanian Bukan Bentuk Militerisasi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Emosional sampai yang Paling Tenang saat Krisis

Urutan Zodiak dari yang Paling Emosional sampai yang Paling Tenang saat Krisis

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:10 WIB

Sejarah Hari Batik Nasional 2 Oktober, Ini Asal-Usulnya

Sejarah Hari Batik Nasional 2 Oktober, Ini Asal-Usulnya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:06 WIB

×