Aktor Henky Solaiman Idap Kanker Usus, Waspadai Faktor Risikonya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 19 Maret 2020 | 19:26 WIB
Aktor Henky Solaiman Idap Kanker Usus, Waspadai Faktor Risikonya!
Henky Solaiman [Instagram/opahenky]

Suara.com - Henky Solaiman, aktor senior dan mantan pemain sinetron Dunia Terbalik sedang membutuhkan transfusi darah golongan AB. Karena, Henky Solaiman baru saja menjalani operasi kanker usus di Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta.

Verdi Solaiman, anak Henky Solaiman mengatakan ayahnya membutuhkan transfusi darah karena tekanan darahnya tidak stabil. Kondisi ini disebabkan oleh kadar hemoglobin Henky Solaiman yang rendah sebelum operasi kanker usus.

"Tekanan darahnya menurun, tadi sih udah naik, ntar turun lagi, naik, ntar turun lagi. Doa aja, biar naik terus," kata Verdi dihubungi Kamis (19/3/2020).

Seperti yang Anda ketahui sebelumnya, penyebab kanker usus cukup sulit ditemukan. Tetapi, risiko kanker usus ini bisa diturunkan dan dihindari dengan mengubah gaya hidup sehat.

Meski begitu, ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko kanker usus pada seseorang seperti dilansir oleh Mayoclinic.org, termasuk:

Kanker usus besar (kolorektal). (Shutterstock)
Kanker usus besar (kolorektal). (Shutterstock)

1. Usia yang lebih tua

Kanker usus besar bisa menyerang segala usia, tetapi meyoritas terjadi pada orang usia 50 tahun ke atas. Tapi, kini tingkat kanker usus besar pada dewasa muda di bawah 50 tahun juga sudah meningkat.

2. Riwayat pribadi kanker kolorektal atau polip

Jika Anda sudah menderita kanker usus besar atau polip usus non-kanker, maka Anda lebih berisiko menderita kanker usus di kemudian hari.

baca juga

3. Kondisi usus inflamasi

Penyakit radang usus kronis, seperti kolitis ulserativa dan penyakit crohn juga bisa meningkatkan risiko seseorang menderita kanker usus besar.

4. Riwayat keluarga dengan kanker usus besar

Anda lebih berisiko terkena kanker usus besar jika ada anggota keluarga sedarah yang menderita penyakit ini. Jika lebih dari satu anggota keluarga yang menderita kanker usus besar, maka risiko Anda menderita lebih besar.

5. Diet rendah serat dan tinggi lemak

Kanker usus besar dan kanker dubur bisa berkaitan dengan diet rendah serat dan tinggi lemak serta kalori. Sejumlah penelitian telah menemukan risiko kanker usus meningkat para orang yang suka makan daging merah dan daging olahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Henky Solaiman Sakit Kanker Usus, Ketahui Penyebab dan Gejalanya!

Henky Solaiman Sakit Kanker Usus, Ketahui Penyebab dan Gejalanya!

Health | Kamis, 19 Maret 2020 | 19:12 WIB

Henky Solaiman Idap Kanker Usus, Darurat Butuh Transfusi Darah

Henky Solaiman Idap Kanker Usus, Darurat Butuh Transfusi Darah

Entertainment | Kamis, 19 Maret 2020 | 12:25 WIB

Terkini

Sopir BYD Tabrak dan Lindas Ojol di Blok M Negatif Narkoba, Polisi: Bukan Kabur tapi Kaget

Sopir BYD Tabrak dan Lindas Ojol di Blok M Negatif Narkoba, Polisi: Bukan Kabur tapi Kaget

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:18 WIB

Tanggapi Kritik Kabinet Gemuk, Presiden Prabowo Analogikan Luas Indonesia dengan Eropa

Tanggapi Kritik Kabinet Gemuk, Presiden Prabowo Analogikan Luas Indonesia dengan Eropa

Video | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Mengingat Kembali Kelamnya Tragedi Orde Baru Lewat 3 Novel Fiksi Ini

Mengingat Kembali Kelamnya Tragedi Orde Baru Lewat 3 Novel Fiksi Ini

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Ajang WCCE 2026 Kenalkan Produk Kreatif Anak Bangsa Lewat Artisan Alley

Ajang WCCE 2026 Kenalkan Produk Kreatif Anak Bangsa Lewat Artisan Alley

Jakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:07 WIB

Review Norm: The Tale of Norm Macdonald, Harga Sebuah Lelucon yang Dikenang

Review Norm: The Tale of Norm Macdonald, Harga Sebuah Lelucon yang Dikenang

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kamera 50MP dengan OIS, REDMI Note 17 Pro Series Bidik Kebutuhan Kreator Konten

Kamera 50MP dengan OIS, REDMI Note 17 Pro Series Bidik Kebutuhan Kreator Konten

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:50 WIB

9 Rekomendasi Sunscreen Lokal yang Tidak Bikin Sumuk saat Cuaca Panas Lembap

9 Rekomendasi Sunscreen Lokal yang Tidak Bikin Sumuk saat Cuaca Panas Lembap

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Opsi Air Purifier AZKO Mulai Rp 300 Ribuan: Solusi Udara Bersih dan Segar Tanpa Bikin Kantong Jebol

Opsi Air Purifier AZKO Mulai Rp 300 Ribuan: Solusi Udara Bersih dan Segar Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:42 WIB

Menuju Honda Bikers Day 2026, Menikmati Alam Jateng di atas Honda ADV160

Menuju Honda Bikers Day 2026, Menikmati Alam Jateng di atas Honda ADV160

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Investor Pasar Modal NTT Tembus 292 Ribu, Anak Muda Mendominasi

Investor Pasar Modal NTT Tembus 292 Ribu, Anak Muda Mendominasi

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:25 WIB

×