Lika-liku Pasien Covid-19 di Indonesia, Wajib Dirawat Tapi RS Rujukan Penuh

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 20 Maret 2020 | 07:55 WIB
Lika-liku Pasien Covid-19 di Indonesia, Wajib Dirawat Tapi RS Rujukan Penuh
Pasien Covid-19 sulit dapat kamar di RS rujukan pemerintah. (Suara.com/Iqbal)

Dikatakan Yurianto, pasien positif Covid-19 yang tidak menunjukkan gejala berat seperti sesak napas dan bukan kelompok risiko tinggi seperti lansia dengan penyakit penyerta, tidak perlu dirawat di rumah sakit. Sebab, Covid-19 adalah self-limited disease alias penyakit yang bisa sembuh sendiri.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Kementerian Kesehatan RI, itu melanjutkan bahwa meskipun isolasi mandiri dilakukan di rumah, seharusnya masyarakat tenang. Apalagi jika tahu isolasi mandiri tetap dalam monitoring petugas kesehatan setempat.

"Bahwa yang bersangkutan memiliki potensi untuk menularkan penyakitnya pada orang lain. Oleh karena itu yang paling penting di dalam konteks ini adalah bagaimana melakukan isolasi diri," sambungnya.

Langkah pemerintah yang memberikan isolasi mandiri pada PDP dan pasien positif Covid-19 ini mendapat reaksi keras dari Marius Widjajarta, Direktur Yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan (YPPKI). Menurut Marius, isolasi mandiri di rumah justru meningkatkan risiko penyebaran virus Corona Covid-19 ke orang di sekitarnya.

Sebagai penyakit pernapasan, keberadaan pasien di ruang isolasi rumah sakit sangat penting. Mengingat berdasarkan penelitian, Coronavirus-SARS-CoV-2 merupakan virus yang mudah menginfeksi manusia hingga bisa tinggal berhari-hari di permukaan benda.

"Nggak bisa dong, kalau dia yang namanya suspect sesuai dengan aturan, ruang isolasi ada tekanan negatif. Nanti dia tahu-tahu positif, tetap aja di situ kan, dan penanganannya nggak jelas. Kalau di ruangan biasa di rumah dia jadi nyebar," ujar Marius kepada saat dihubungi Suara.com, Selasa (17/3).

Isolasi di Rumah, Pasien Covid-19 Bisa Jadi Super Spreader

Pendapat Marius juga diamini oleh Adib Khumaidi selaku Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI). Dikatakan Adib, pasien positif Covid-19 berisiko besar menjadi super spreader jika diisolasi mandiri di rumah. Super spreader adalah istilah bagi orang yang menularkan penyakit wabah secara masif ke orang lain.

Jika diisolasi mandiri di rumah, pasien positif ini tidak adanya ketersediaan fasilitas yang membuat virus itu tidak tersebar, seperti ruangan bertekanan negatif. Itulah mengapa orang yang positif harus mendapat perawatan di ruangan rawat khusus.

Penampakan plang penunjuk arah ruang isolasi di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara. (Suara.com/Arga).
Penampakan plang penunjuk arah ruang isolasi di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara. (Suara.com/Arga).

"Karena kalau dia diisolasikan di rumah siapa yang bisa menjamin dia tidak bisa menularkan, karena satu orang dia itu bisa menular ke 5 orang," kata Adib.

Apalagi, informasi yang baru seputar penanganan wabah virus Corona Covid-19 masih awam di telinga masyarakat. Masyarakat tidak tahu bagaimana gejala, proses rujukan, hingga mendapatkan isolasi. Istilah seperti ODP dan PDP pun asing di telinga masyarakat.

Masih segar dalam ingatan, seorang pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUP Persahabatan 'kabur' dari ruang isolasi dengan bantuan keluarga.

"Yang kedua tidak terinformasikan. Sehingga dia dinyatakan ODP bahkan PDP, tapi dia masih keluar-keluar sehingga dikatakan kabur dari rumah sakitnya. Hal-hal inilah yang saya kira jadi kekurangan kita sehingga perlu diperbaiki ke depan," ungkap Adib.

Selanjutnya: Solusi Masalah RS Rujukan, Perlu Dibangun Rumah Sakit Khusus Virus Corona?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RS Swasta Jadi Rumah Sakit Khusus Corona, China Rampungkan Vaksin Covid-19

RS Swasta Jadi Rumah Sakit Khusus Corona, China Rampungkan Vaksin Covid-19

Health | Kamis, 19 Maret 2020 | 20:30 WIB

AJI Desak Pemerintah Transparan soal Informasi Covid-19

AJI Desak Pemerintah Transparan soal Informasi Covid-19

News | Kamis, 19 Maret 2020 | 16:50 WIB

Liputan Khas: Ilmuwan Beberkan Bahaya Tersembunyi Polusi Udara

Liputan Khas: Ilmuwan Beberkan Bahaya Tersembunyi Polusi Udara

Health | Senin, 17 Juni 2019 | 08:10 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB