Manfaat Madu Hijau: Tingkatkan Imunitas Hingga Atasi Penyakit Lambung

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Jum'at, 20 Maret 2020 | 14:15 WIB
Manfaat Madu Hijau: Tingkatkan Imunitas Hingga Atasi Penyakit Lambung
Madu hijau campuran madu dan ekstrak tanaman saga dan daun kelor yang berkhasiat. (Dok. Madu Hijau)

Suara.com - Manfaat Madu Hijau: Tingkatkan Imunitas Hingga Atasi Penyakit Lambung

Produk kesehatan herbal alias berbahan dasar tanaman obat semakin digemari. Herbal dipilih karena dipercaya mengandung khasiat yang baik untuk daya tahan tubuh.

Setelah jahe dan kunyit, hadir produk kesehatan baru yakni madu hijau. Diklaim berkhasiat, madu hijau dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh hingga mengatasi sakit lambung.

Bukan tanpa alasan, madu hijau merupakan produk kesehatan herbal kombinasi madu dengan ekstrak daun kelor, daun saga, daun sirih, hingga spirulina. Manfaat tanaman-tanaman ini dipercaya bisa menjaga kesehatan lambung, usus, hingga liver.

Dalam siaran pers yang diterima Suara.com, PT Herbal Putih selaku produsen madu hijau mengatakan Madu Hijau menjadi terobosan baru di Indonesia bagi mereka yang hendak kembali pada pengobatan alam atau herbal.

Berdasarkan riset yang bekerjasama dengan kampus IPB, setiap tetes madu hijau mengandung terpenoid, steroid, tannin, alkonoid, fenolik, dan saponin. Kandungan-kandungan ini dipercaya memiliki sifat baik untuk menjaga kesehatan tubuh.

Di sisi lain, madu memang dipercaya memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Dirangkum Suara.com dari berbagai sumber, berikut ini di antaranya:

ilustrasi madu(Shutterstock)
ilustrasi madu(Shutterstock)

Mengobati batuk dan radang tenggorokan

Madu dapat membantu mengurangi batuk, terutama madu asli tanpa tambahan zat tertentu. Pada studi yang dilakukan terhadap 110 anak yang diberikan madu dengan dosis tertentu, ternyata manfaatnya setara dengan pemberian dosis dekstrometorfan yang bisa meredakan batuk dan sakit tenggorokan.

Anti-bakteri dan anti-jamur

Madu merupakan anti-bakteri yang luar biasa. Ini karena lebah yang membawa madu menambahkan enzim yang berasal dari hidrogen peroksida.

Menjaga tubuh tetap prima

Di beberapa negara, madu menjadi menu utama para atlet karena dipercaya dapat menambah energi. Studi modern membuktikan hal ini. Berdasarkan penelitian, madu mampu menjaga tingkat gilkogen dan meningkatkan waktu pemulihan bagi para atlet.

Ilustrasi madu. (Pixabay)
Ilustrasi madu. (Pixabay)

Menyembuhkan bisul dan gangguan pencernaan

Berdasarkan penelitian, rutin mengonsumsi madu bisa membantu mengatasi gangguan seperti bisul dan bakteri gastroenteritis yang biasa menyerang sistem pencernaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Madu Dapat Membuat Kulit Anda Lebih Cantik, Bebas Jerawat Serta Glowing!

Madu Dapat Membuat Kulit Anda Lebih Cantik, Bebas Jerawat Serta Glowing!

Health | Kamis, 27 Februari 2020 | 07:45 WIB

Pria Ini Mengaku Bisa Sembuh dari Virus Corona dengan Wiski Panas dan Madu

Pria Ini Mengaku Bisa Sembuh dari Virus Corona dengan Wiski Panas dan Madu

Health | Rabu, 05 Februari 2020 | 08:24 WIB

Bebek Kukus Sambal Ijo dan Jus Timun Madu Jadi Menu Spesial di Hotel Ini

Bebek Kukus Sambal Ijo dan Jus Timun Madu Jadi Menu Spesial di Hotel Ini

Press Release | Selasa, 14 Januari 2020 | 12:00 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB