Terpantau Aman, Wanita Hamil Tidak Menularkan Virus Corona ke Janin

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 23 Maret 2020 | 10:24 WIB
Terpantau Aman, Wanita Hamil Tidak Menularkan Virus Corona ke Janin
Ibu hamil gadget. (shutterstock)

Suara.com - Wanita hamil disebut masuk dalam golongan yang rentan terhadap gejala corona Covid-19 yang parah. Namun demikian, belum ada bukti bahwa virus dapat menular ke bayi selama kehamilan.

Menurut pedoman yang dikeluarkan oleh Royal College of Obstetricians and Gynaecologists, Royal College of Midwives and Royal College of Paediatrics and Child Health, menawarkan jaminan kepada wanita hamil di Inggris yang sampai sekarang belum memberikan rincian spesifik tentang apakah mereka atau bayi mereka berada pada risiko yang lebih besar terkena virus corona.

Dilansir dari The Guardian, sistem kekebalan tubuh wanita berubah saat kehamilan, yang dapat membuat mereka berisiko lebih tinggi untuk komplikasi parah jika terkena virus seperti flu.

Beberapa penyakit pernapasan juga dapat menyebabkan penyakit kritis pada bayi yang sangat muda. Namun, berdasarkan data yang tersedia, tak satu pun dari pola ini terlihat dengan corona Covid-19.

Edward Morris, presiden Royal College of Obstetricians and Gynecologists, mengatakan karena ini adalah virus yang sangat baru, peneliti baru mulai mempelajarinya, sehingga panduan ini akan terus ditinjau secara berkala ketika bukti baru muncul.

Ibu hamil gadget. (shutterstock)
Ibu hamil gadget. (shutterstock)

"Selama beberapa minggu dan bulan mendatang, kemungkinan wanita hamil di Inggris akan dinyatakan positif mengidap coronavirus. Sementara data saat ini terbatas, meyakinkan bahwa tidak ada bukti bahwa virus dapat menular ke bayi selama kehamilan," jelasnya.

Pedoman ini didasarkan pada pengamatan dari China, termasuk laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang melihat data dari 147 wanita hamil. Sebanyak 64 di antaranya dikonfirmasi memiliki virus corona, 82 kasus suspect dan satu kasus tanpa gejala. Dari jumlah tersebut, 8% memiliki gejala parah dan 1% sakit kritis.

Sebuah studi terpisah di Lancet diikuti sembilan wanita hamil yang telah dites positif untuk virus corona baru di Wuhan, China, di mana wabah itu berasal. Tim menemukan bahwa pada saat kelahiran, yang melalui operasi sesar, semua bayi dalam keadaan sehat dan tidak ada bukti virus dalam ASI ibu, darah tali pusat atau cairan ketuban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Serukan Physical Standing Ketimbang Social Standing

WHO Serukan Physical Standing Ketimbang Social Standing

News | Senin, 23 Maret 2020 | 10:06 WIB

ODP dan PDP Covid-19 Tak Perlu Buat SIM Baru Jika Masih Jalani Karantina

ODP dan PDP Covid-19 Tak Perlu Buat SIM Baru Jika Masih Jalani Karantina

News | Senin, 23 Maret 2020 | 09:55 WIB

Imbas Virus Corona, Gaji Skuat Barcelona Siap Disunat

Imbas Virus Corona, Gaji Skuat Barcelona Siap Disunat

Bola | Senin, 23 Maret 2020 | 09:54 WIB

Terkini

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB