Hits: 6 Dokter Meninggal Karena Covid-19, Hoaks Kumur Air Garam dan Cuka

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 24 Maret 2020 | 09:58 WIB
Hits: 6 Dokter Meninggal Karena Covid-19, Hoaks Kumur Air Garam dan Cuka
PB IDI sampaikan belasungkawa atas meninggalnya 6 dokter karena virus Corona Covid-19. (Dok. Twitter/PB IDI)

Suara.com - Pandemi Covid-19 ini tak hanya meninggalkan duka bagi pasien yang meninggal, tapi juga para tenaga kesehatan yang merawat mereka. Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengucapkan belasungkawa atas gugurnya dokter-dokter karena virus Corona Covid-19. Siapa saja?

Penularan virus corona Covid-19 sangatlah cepat. Tapi, di balik itu, isu tak benar alias hoaks juga berkembang tak kalah cepatnya. Banyak sekali informasi seputar pencegahan virus corona Covid-19 yang beredar di mesyarakat ternyata tidak sepenuhnya benar. Simak berita sleengkapnya di bawah ini!

1. 6 Dokter Meninggal karena Virus Corona Covid-19, IDI Sampaikan Belasungkawa

PB IDI sampaikan belasungkawa atas meninggalnya 6 dokter karena virus Corona Covid-19. (Dok. Twitter/PB IDI)
PB IDI sampaikan belasungkawa atas meninggalnya 6 dokter karena virus Corona Covid-19. (Dok. Twitter/PB IDI)

6 Dokter Meninggal karena Virus Corona Covid-19, IDI Sampaikan Belasungkawa

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengucapkan belasungkawa atas gugurnya dokter-dokter karena virus Corona Covid-19. Hal ini disampaikan IDI dalam akun Twitternya, @PBIDI.

Baca selengkapnya

2. Hoaks, Kumur Air Garam dan Cuka Tidak Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19!

Ilustrasi air garam. (Shutterstock)
Ilustrasi air garam. (Shutterstock)

Banyak sekali informasi seputar pencegahan virus corona Covid-19 yang beredar di mesyarakat. Sayangnya, informasi itu tidak sepenuhnya benar dan banyak orang memercayainya.

Setelah mandi air panas hingga berjemur, ada pula informasi yang mengatakan bahwa kumur air garam bisa membantu mencegah dan membunuh virus corona Covid-19 di dalam tubuh.

Baca selengkapnya

3. Data Baru: Kehilangan Indera Penciuman Dicurigai Jadi Gejala Virus Corona

Ilustrasi hidung tersumbat. (Shutterstock)
Ilustrasi hidung tersumbat. (Shutterstock)

Dokter-dokter Inggris pada hari Jumat (20/03/2020) memperingatkan orang-orang dewasa yang kehilangan indera penciuman maupun perasa untuk mengasingkan diri selama tujuh hari.

Sebab hilangnya kemampuan untuk mencium atau merasakan bisa menjadi tanda bahwa seseorang memiliki virus corona baru atau Covid-19, menurut sebuah laporan baru-baru ini, dilansir dari New York Times.

Baca selengkapnya

4. Benarkah Virus Corona Diciptakan di Laboratorium di Wuhan? Begini Faktanya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curhatan Sedih Anak Dokter Meninggal Akibat COVID-19, Isinya Menyayat Hati

Curhatan Sedih Anak Dokter Meninggal Akibat COVID-19, Isinya Menyayat Hati

Tekno | Selasa, 24 Maret 2020 | 08:30 WIB

6 Dokter Meninggal karena Virus Corona Covid-19, IDI Sampaikan Belasungkawa

6 Dokter Meninggal karena Virus Corona Covid-19, IDI Sampaikan Belasungkawa

Health | Senin, 23 Maret 2020 | 22:24 WIB

Benarkah Virus Corona Diciptakan di Laboratorium di Wuhan? Begini Faktanya

Benarkah Virus Corona Diciptakan di Laboratorium di Wuhan? Begini Faktanya

Health | Senin, 23 Maret 2020 | 10:27 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB