Benarkah Virus Corona Diciptakan di Laboratorium di Wuhan? Begini Faktanya

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Senin, 23 Maret 2020 | 10:27 WIB
Benarkah Virus Corona Diciptakan di Laboratorium di Wuhan? Begini Faktanya
Ilustrasi virus Corona - (Pixabay/TheDigitalArtist)

Suara.com - Penyebaran hoaks dan misinformasi soal virus corona penyebab Covid-19 hampir sama cepatnya seperti penyakit tersebut menyebar.

Salah satu hoaks yang masih terus berada di masyarakat adalah, virus yang disebut SARS-CoV-2 adalah virus yang dibuat oleh para ilmuan dan 'lepas' dari laboratorium di Wuhan, China, tempat penyebaran wabah tersebut dimulai.

Namun hal tersebut tidak benar adanya, menurut sebuah analisis baru yang dilakukan oleh sekelompok peneliti. Mereka membandingkan gen dari virus corona dengan tujuh virus corona baru yang diketahui dapat menginfeksi manusia.

Adalah SARS, MERS, dan SARS-CoV-2, yang dapat menyebabkan penyakit parah, bersamaan dengan HKU1, NL63, OC43, dan 229E, yang secara umum hanya menyebabkan gejala ringan, demikian ditulis oleh para peneliti pada 17 Maret lalu dalam jurnal Nature Medicine.

"Analisis kami secara jelas menunjukkan bahwa SARS-Cov-2 bukan diciptakan di laboratorium atau virus yang dimanipulasi secara sengaja," tulis para peneliti, seperti dikutip dari Live Science.

Kristian Andersen, seorang profesor imunologi dan mikrobiologi di Scripps Research dan rekan-rekannya melihat templat genetik dari protein yang menonjol dari permukaan virus.

Analisis mereka menunjukkan bahwa bagian yang mirip kail dari protein tersebut telah berevolusi untuk menargetkan reseptor di luar sel-sel manusia yang disebut ACE2, yang terlibat dalam pengaturan tekanan darah.

Bagian ini sangat efektif menempel pada sel-sel manusia hingga para peneliti mengatakan bahwa protein ini adalah hasil dari seleksi alam dan bukan buatan.

Hal ini disebabkan SARS-CoV-2 sangat dekat dengan virus yang menyebabkan sindrom pernapasan akut atau SARS yang pernah mewabah di seluruh dunia sekitar 20 tahun lalu.

baca juga

Para peneliti telah mempelajari perbedaan antara SARS-CoV dengan SARS-CoV-2, dan virus corona baru menemukan cara untuk bermutasi lebih baik dan sangat berbeda dari apapun yang bisa diciptakan oleh para ilmuan dan tak pernah diketahui akan dapat membahayakan manusia.

Lalu dari mana virus ini berasal? Para peneliti muncul dengan dua skenario, yang pertama adalah mengikuti kisah dari virus-virus corona lampau yang telah membuat populasi manusia berantakan. Dalam skenario tersebut, kita tertular dari hewan, misalnya SARS dari luwak dan sindrom pernapasan Timur-Tengah (MERS) dari unta.

Dalam kasus virus corona baru, hewan yang paling mungkin adalah kelelawar, yang kemudian menularkan virus tersebut ke hewan terdekat, mungkin saja trenggiling, yang kemudian membawa virus tersebut lebih dekat dengan manusia.

Skenario lainnya adalah, virus ini berevolusi setelah tertular dari hewan ke manusia. Beberapa virus corona yang ada di trenggiling memiliki struktur seperti kail, sama seperti yang ada di SARS-CoV-2. Dengan cara tersebut, trenggiling, baik secara langsung maupun tidak langsung, menularkan virus tersebut ke manusia.

Setelah berada di tubuh manusia, virus bisa berevolusi menjadi inang yang mudah masuk ke dalam sel-sel tubuh manusia. Dengan cara tersebut, virus corona akan lebih mudah menular antarmanusia.

Detail-detail teknis seperti ini dapat membantu para ilmuwan memperkirakan masa depan pandemi ini. Jika virus ini masuk ke dalam sel-sel manusia dalam bentuk patogen, maka meningkatkan kemungkinan adanya wabah lagi di masa depan.

Virus ini masih bisa berada di populasi hewan dan mungkin saja tertular lagi ke manusia, siap menyebabkan wabah sekali lagi. Namun para peneliti menegaskan, wabah di masa depan hanya bisa terjadi apabila virus ini tertular ke manusia dan berevolusi menjadi bentuk patogen tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpantau Aman, Wanita Hamil Tidak Menularkan Virus Corona ke Janin

Terpantau Aman, Wanita Hamil Tidak Menularkan Virus Corona ke Janin

Health | Senin, 23 Maret 2020 | 10:24 WIB

WHO Serukan Physical Standing Ketimbang Social Standing

WHO Serukan Physical Standing Ketimbang Social Standing

News | Senin, 23 Maret 2020 | 10:06 WIB

Bahaya Virus Corona Covid-19, Ini Risikonya pada Pasien Penyakit Jantung

Bahaya Virus Corona Covid-19, Ini Risikonya pada Pasien Penyakit Jantung

Health | Senin, 23 Maret 2020 | 10:01 WIB

Terkini

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

News | Senin, 21 September 2026 | 21:41 WIB

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:36 WIB

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:35 WIB

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Sport | Senin, 21 September 2026 | 21:24 WIB

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 21:21 WIB

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

News | Senin, 21 September 2026 | 21:13 WIB

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 21:03 WIB

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 21:02 WIB

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Video | Senin, 21 September 2026 | 21:00 WIB

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

News | Senin, 21 September 2026 | 20:57 WIB

×