Minum Darah Kobra Demi Ereksi Maksimal? Risikonya Infeksi Penyakit!

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Selasa, 24 Maret 2020 | 21:27 WIB
Minum Darah Kobra Demi Ereksi Maksimal? Risikonya Infeksi Penyakit!
Ilustrasi ular kobra (shutterstock)

Suara.com - Minum Darah Kobra Demi Ereksi Maksimal? Risikonya Infeksi Penyakit!

Kemampuan ereksi lelaki merupakan faktor penting demi menggapai kenikmatan bercinta. Nah, demi memiliki kemampuan ereksi maksimal, tak jarang lelaki menggunakan obat hingga ramuan yang belum teruji dampaknya, termasuk minum darah kobra.

Lalu, apakah benar minum darah kobra bisa membuat ereksi maksimal? Dilansir KlinikLelaki.com, anggapan ini salah dan justru bisa memberikan dampak bahaya. Waduh!

Darah ular kobra sudah lama digandrungi oleh banyak lelaki. Namun, penelitian tentang khasiat dan nutrisi yang dimiliki oleh ular kobra bila dikonsumsi, sampai saat ini belum terbukti kebenarannya.

Bahkan bukannya ereksi maksimal sesudah minum darah kobra malah penyakit lain yang menghampiri Anda. Berikut ini bakteri yang terdapat pada darah kobra:

1. Esherichia Coli

Bakteri ini sering di sebut e-coli. Bakteri ini bisa menyebabkan penyakit diare, nyeri perut, mual dan muntah.

Penyakit ini dapat menyebar melalui berbagai cara, salah satunya adalah darah ular kobra yang tidak higienis. Untuk itulah, Anda harus berhati-hati jika hendak mengonsumsinya.

2. Shigella, yersinia, campylobacter

Bakteri jenis ini dapat menyebabkan nyeri perut, mual, muntah, yang disertai demam. Jenis bakteri ini masuk dalam tubuh melalui makanan dan minuman yang kurang higienis.

Ilustrasi bakteri dilihat dari mikroskop. (ua.depositphotos.com)
Ilustrasi bakteri dilihat dari mikroskop. (ua.depositphotos.com)

Ketika Anda mengkonsumsi darah ular kobra penting untuk berhati-hati. Sebab darah ular ini belum tentu higienis. Selain itu, darah ular ini bisa jadi terkontaminasi dengan berbagai bakteri lainnya yang membahayakan tubuh Anda.

3. Salmonella

Salmonella merupakan adalah bakteri yang berbahaya bagi pencernaan. Bakteri ini dapat menyebabkan penyakit seperti tifoid, paratifoid dan infeksi berat pada sistem saluran pencernaan.

Penyakit ini dapat menyebabkan muntah, demam, dan diare. Bakteri ini ditemukan dari daging mentah dan juga darah. Untuk itulah, ketika mengonsumsi darah daging ular harus berhati-hati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Termasuk Kobra, 23 Ekor Ular Dilepasliarkan di TN Gunung Halimun Salak

Termasuk Kobra, 23 Ekor Ular Dilepasliarkan di TN Gunung Halimun Salak

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2020 | 17:36 WIB

Pakar Reptilia Jelaskan Alasan Ular Kobra Masuk ke Perumahan Warga

Pakar Reptilia Jelaskan Alasan Ular Kobra Masuk ke Perumahan Warga

Lifestyle | Rabu, 25 Desember 2019 | 16:07 WIB

Heboh Teror Ular Kobra, Intip Lagi saat Angela Lee Minum Darah Ular

Heboh Teror Ular Kobra, Intip Lagi saat Angela Lee Minum Darah Ular

Lifestyle | Kamis, 19 Desember 2019 | 12:05 WIB

Terkini

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB