Pria Ereksi 18 Jam Nonstop, Diagnosa Dokter Malah Bikin Syok

Rendy Adrikni Sadikin
Pria Ereksi 18 Jam Nonstop, Diagnosa Dokter Malah Bikin Syok
Ilustrasi selangkangan, penis. (Shutterstock)

Kondisi ini memicu pasien mengalami ereksi yang sakit dan berkepanjangan.

Suara.com - Seorang pria dilarikan dua kali ke rumah sakit dalam kurun 24 jam setelah mengalami 18 jam nonstop. Enam jam jam terakhir dialami setelah mendapatkan perawatan.

Seperti dilaporkan oleh Insider, dokter yang menangani kasus ini meyakini mariyuana menjadi penyebab si pria mengalami kondisi itu atau yang dinamakan priapismus.

Priapismus merupakan suatu kondisi yang disebabkan oleh genetik atau pengobatan. Kondisi ini memicu pasien mengalami ereksi yang sakit dan berkepanjangan.

Jika dibiarkan dan tidak ditangani secara baik-baik, kondisi tersebut bisa menyebabkan penis pasien mengalami kerusakan jaringan.

"Pasien mengakui memakai ganja sejak usia 16 dan 17 tahun. Selama itu, dia mengalami priapismus secara berulang dan berlangsung selama 4 jam. Namun, dia tidak pernah menjalani perawatan medis," tutur dokter.

Namun, urolog terkemuka dokter Jamin Brahmbhatt, mengatakan, meski ganja menyebabkan pembuluh darah mengembang, tidak ada penelitian yang mengaitkannya dengan priapismus.

Sementara, tim dokter yang merawat pria itu juga mengatakan bahwa ini akan menjadi kasus priapismus pertama yang dicatat disebabkan oleh gulma.

Sampai sekarang para dokter telah menyarankan pria itu untuk menjauhi ganja untuk sementara waktu untuk menghentikan ereksi yang tidak diinginkan. Pastinya, hal ini bisa merusak penisnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS