Kenali Gejala Kanker Rahim, Penyakit yang Sebabkan Purwaniatun Meninggal

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Rabu, 25 Maret 2020 | 06:16 WIB
Kenali Gejala Kanker Rahim, Penyakit yang Sebabkan Purwaniatun Meninggal
Purwaniatun [YouTube/Trans TV Official]

Suara.com - Purwaniatun atau Mbak Pur, pesinetron yang lebih sering memerankan ART meninggal dunia pada Senin (23/3/2020) lalu akibat kanker rahim yang dideritanya.

Menurut informasi yang diterima wartawan, Purwaniatun meninggal setelah menjalani operasi dan sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Mayapada Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

"Setelah dioperasi diangkat (rahimnya) setelah itu belum membaik gitu sampai sekarang," ujar cucu Purwaniatun, Gia.

Kanker rahim menjadi salah satu momok bagi wanita selain kanker payudara. Umumnya, kanker ini terjadi pada wanita yang telah melewati masa menopause, dengan rata-rata wanita terdiagnosis dengan kanker ini berusia 62 tahun.

Dilansir dari Hello Sehat, kanker rahim berkembang di dalam lapisan rahim dan memiliki beberapa jenis. Salah satunya yang paling sering adalah kanker endometrium di mana kanker berawal dari dinding rahim (endometrium).

Ilustrasi rahim perempuan. (Shutterstock)
Ilustrasi rahim perempuan. (Shutterstock)

Terkadang tanda dan gejala dari kanker rahim tidak dirasakan oleh beberapa penderita. Namun, gejala paling umum adalah pendarahan tidak wajar dari vagina, terlebih jika penderita telah melewati menopause.

Berikut beberapa gejala awal dari kanker rahim yang paling umum:

  • Pendarahan setelah menopause
  • Pendarahan yang terlalu banyak
  • Pendarahan terjadi di antara siklus menstruasi
  • Keluar cairan berwarna dan berbau tidak sedap dari vagina
  • Nyeri perut yang sering muncul
  • Rahim terasa membesar, hingga teraba di area panggul
  • Sakit panggul

Tetapi, tidak semua pendarahan pada vagina menandakan seseorang menderita kanker rahim. Sebab, ada beberapa masalah kesehatan lain yang juga memiliki gejala pendarahan vagina.

Jika pendarahan disertai dengan beberapa gejala di atas, hal yang harus dilakukan adalah segera periksakan ke dokter.

baca juga

Penyakit ini dapat ditangani apabila terdeteksi pada stadium awal dan dengan cara mengenali faktor risiko yang ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Usia hingga Genetik, Ketahui 8 Faktor Risiko Penyebab Kanker Rahim

Dari Usia hingga Genetik, Ketahui 8 Faktor Risiko Penyebab Kanker Rahim

Health | Selasa, 24 Maret 2020 | 15:30 WIB

Pemeran Wiro Sableng Meninggal, Laudya Cynthia Bella Bakal Diperiksa

Pemeran Wiro Sableng Meninggal, Laudya Cynthia Bella Bakal Diperiksa

Entertainment | Senin, 23 Maret 2020 | 20:55 WIB

Meninggal Dunia, Kondisi Purwaniatun Memburuk Setelah Operasi Kanker Rahim

Meninggal Dunia, Kondisi Purwaniatun Memburuk Setelah Operasi Kanker Rahim

Entertainment | Senin, 23 Maret 2020 | 13:01 WIB

Pemeran Si Mbok, Purwaniatun Dikabarkan Meninggal Dunia

Pemeran Si Mbok, Purwaniatun Dikabarkan Meninggal Dunia

Entertainment | Senin, 23 Maret 2020 | 12:11 WIB

Terkini

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

×