Inovasi Platform Kesehatan Digital Perlambat Penyebaran Corona di Indonesia

Risna Halidi | Suara.com

Jum'at, 27 Maret 2020 | 15:14 WIB
Inovasi Platform Kesehatan Digital Perlambat Penyebaran Corona di Indonesia
Inovasi Halodoc untuk Perlambat Penyebaran COVID-19 di Indonesia (Dok. Halodoc)

Suara.com - Sejak ramai diperbincangkan di tingkat global, platform layanan kesehatan digital--Halodoc menjalankan protokol resmi untuk meningkatkan kesiapan masyarakat dalam mengantisipasi risiko infeksi virus corona Covid-19.

Salah satunya dengan mengajak masyarakat untuk berkonsultasi kesehatan jarak jauh dan memfasilitasi kebutuhan obat-obatan serta alat pendukung kesehatan lainnya.

Disampaikan oleh CEO Halodoc, Jonathan Sudharta, upaya tersebut sejalan dengan gerakan physical distancing sebagai salah satu strategi yang diterapkan pemerintah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Lewat konferensi pers virtual bersama Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, Jonathan mengatakan bahwa edukasi masyarakat merupakan langkah preventif yang efektif di tengah kepanikan akibat pemberitaan Covid-19.

"Setiap harinya, Halodoc telah mengeluarkan paling tidak 3-4 konten edukasi yang dapat diakses masyarakat di platform Halodoc, terutama terkait upaya pencegahan penularan, seperti pentingnya melakukan physical distancing hingga mitos dan fakta yang banyak beredar di masyarakat," tulis siaran tulis yang diterima Suara.com, Jumat (27/3/2020).

Kini, pengguna juga bisa melakukan cek risiko Covid-19 secara mandiri melalui shuffle card yang ada di aplikasi.

Layanan yang telah diluncurkan pada 13 Maret ini telah mendapat antusias luar biasa dari masyarakat dan sudah diakses oleh 2.3 juta pengguna.

Lebih lanjut mengenai konsultasi kesehatan jarak jauh, Halodoc juga memastikan semua pengguna dapat berkomunikasi dengan dokter terkait keluhan gejala Covid-19 kapanpun dan dimanapun, yaitu dengan menambah jumlah dokter yang siaga secara online.

Saat ini setidaknya ada lebih dari 22.000 dokter berlisensi yang tergabung dalam ekosistem Halodoc, dengan 1.000 dokter dialokasikan khusus untuk memberikan konsultasi terkait Covid-19.

Platform kesehatan digital tersebut juga telah menjalankan protokol resmi penanganan risiko Covid-19 kepada para dokter. 

Adapun protokol resmi yang diterapkan dalam berkomunikasi secara online tersebut meliputi pengenalan gejala klinis, rekomendasi penanganan lebih lanjut, memfasilitasi pengguna untuk membuat janji dengan dokter di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc, hingga rujukan ke rumah sakit rujukan Kemenkes untuk penanganan Covid-19. 

Menyikapi kelangkaan serta tingginya harga produk penunjang kesehatan seperti masker, Halodoc juga terus berupaya memastikan produk-produk tersebut tetap tersedia dan dapat dibeli melalui aplikasi Halodoc dengan harga wajar.

"Kami terus mengajak lebih dari 1.800 apotek rekanan kami untuk bersama-sama menciptakan suasana kondusif, yaitu dengan menjaga harga jual seluruh alat penunjang kesehatan seperti masker, cairan pembersih tangan dan multivitamin di harga yang wajar. Lewat transaksi daring, obat-obatan dan alat penunjang kesehatan ini dapat diakses masyarakat melalui aplikasi Halodoc yang akan diantarkan langsung oleh kurir GoSend ke rumah pelanggan, sehingga masyarakat tidak perlu keluar rumah," tutup rilis tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi, Nikita Mirzani Beri Bantuan Rumah Sakit dan Driver Ojol

Lagi, Nikita Mirzani Beri Bantuan Rumah Sakit dan Driver Ojol

Entertainment | Jum'at, 27 Maret 2020 | 15:09 WIB

Bocah 2 Tahun Penderita Leukemia Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Bocah 2 Tahun Penderita Leukemia Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Health | Jum'at, 27 Maret 2020 | 13:47 WIB

Mayoritas Pasien Meninggal Corona Adalah Pria, Ini Temuan Peneliti

Mayoritas Pasien Meninggal Corona Adalah Pria, Ini Temuan Peneliti

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 13:22 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB