Sejumlah Pasien yang Sembuh dari Covid-19 Kembali Dinyatakan Positif

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 28 Maret 2020 | 13:56 WIB
Sejumlah Pasien yang Sembuh dari Covid-19 Kembali Dinyatakan Positif
Tenaga medis di Kota Wuhan, China (AFP)

Suara.com - Ketika China berencana untuk mencabut status lockdown di Wuhan, beberapa pasien yang sebelumnya pulih dari Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona baru justru kembali positif.

Berdasarkan data dari beberapa fasilitas karantina yang menampung pasien untuk pengamatan lebih lanjut setelah keluar dari rumah sakit, menunjukkan sekitar 5% hingga 10% pasien yang dinyatakan pulih telah dites positif lagi.

Dilaporkan npr.org, diduga beberapa dari mereka yang kembali positif adalah pembawa tanpa gejala atau asimtomatik carrier. Hal ini seolah menunjukkan wabah di Wuhan belum berakhir.

Ahli virologi berpikir bahwa tidak mungkin pasien Covid-19 dapat terinfeksi ulang begitu cepat setelah pemulihan. Namun, saat itu mereka berpendapat bahwa masih terlalu dini untuk mengetahuinya.

Di sisi lain, di bawah pedoman pencegahan Covid-19 terbaru, China tidak memasukkan secara keseluruhan jumlah harian untuk total kasus dan untuk kasus-kasus baru ini, yaitu orang yang kembali dites positif setelah dinyatakan sembuh.

Pasien corona. (Antara)
Pasien corona. (Antara)

"Saya tidak tahu mengapa pihak berwenang memilih untuk tidak menghitung kasus (tanpa gejala) dalam jumlah kasus resmi. Saya bingung," ujar seorang dokter Wuhan yang kembali dites positif.

Empat orang dari mereka yang terdeteksi kembali mengaku sudah diisolasi di bawah pengawasan medis. Hingga saat ini, belum diketahui apakah mereka bisa menularkan dan alasan mereka kembali positif terinfeksi virus corona baru.

Pakar menduga bahwa ada kemungkinan mereka mendapat hasil tes negatif yang palsu. Ini dapat terjadi jika swab yang digunakan untuk mengumpulkan sampel melewatkan bagian dari virus itu sendiri.

Sedangkan teori lainnya adalah bahwa tes positif kedua ini yang palsu.

"Ada positif palsu dengan jenis tes ini," tutur seorang profesor ilmu kesehatan lingkungan di Universitas Columbia, Dr Jeffrey Shaman.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meninggal Saat Belanja di Pasar Musi Depok, Ani Sempat Dikira Kena Corona

Meninggal Saat Belanja di Pasar Musi Depok, Ani Sempat Dikira Kena Corona

Jabar | Sabtu, 28 Maret 2020 | 13:36 WIB

Anies Minta Orang Berisiko Tinggi Kena Covid-19 Diperhatikan, Ini Seruannya

Anies Minta Orang Berisiko Tinggi Kena Covid-19 Diperhatikan, Ini Seruannya

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 13:25 WIB

Persija Jakarta Hormati Keputusan PSSI Jika Liga Dihentikan karena Corona

Persija Jakarta Hormati Keputusan PSSI Jika Liga Dihentikan karena Corona

Bola | Sabtu, 28 Maret 2020 | 12:40 WIB

Bantu Penanganan Corona, New Balance Ubah Pabriknya Jadi Produksi Masker

Bantu Penanganan Corona, New Balance Ubah Pabriknya Jadi Produksi Masker

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 12:46 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB