WHO Pilih Malaysia sebagai Negara Pertama yang Menguji Obat Corona Covid-19

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 29 Maret 2020 | 17:54 WIB
WHO Pilih Malaysia sebagai Negara Pertama yang Menguji Obat Corona Covid-19
Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memiliki Malaysia menjadi salah satu negara yang mencoba kemungkinan penyembuhan untuk pasien infeksi virus corona Covid-19.

Direktur jenderal kesehatan, Dr Noor Hisham Abdullah mengatakan WHO telah menghubungi kementerian untuk berpatisipasi dalam penilitian tingkat global.

"Kami dipilih untuk melakukan penelitian tentang obat baru yang dikenal sebagai 'Remdesivir' yang digunakan untuk pengobatan pasien corona Covid-19. Diskusi masalah ini akan dilakukan dengan WHO dan negara-negara peserta lainnya," kata Noor Hisham dikutip dari New Straits Times.

Noor Hisham mengatakan WHO memilih Malaysia karena dinilai memenuhi semua kriteria, seperti memiliki sistem medis yang baik, peneliti lokal yang terlatih dan memiliki platform yang cocok untuk melakukan tes.

Penelitian mengenai obat untuk pasien virus corona Covid-19 ini akan dilakukan di Rumah Sakit Sungai Buloh dan lainnya yang diidentifikasi sebagai rumah sakit penanganan pasien corona Covid-19.

Pandemi Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Pandemi Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Noor Hisham mengatakan percobaan penelitian ini akan dimulai setelah obatnya tersedia. Penelitian inilah yang akan menguji efektivitas obat Remdesivir untuk pasien corona Covid-19.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa tim peneliti akan memantau kondisi pasien yang mengikuti penelitian, seperti efek samping serta efektivitasnya.

"Obat itu telah diidentifikasi oleh WHO. Apakah obat ini efektif secara ilmiah atau tidak? kita harus melakukan penelitiannya dulu," jelasnya.

Remdesivir adalah obat antivirus baru yang digunakan sebagai pengobatan infeksi virus Ebola dan Marburg.

baca juga

Di sisi lain, Noor Hisham mengatakan bahwa kementerian telah menguji kit antigen yang dibuat oleh perusahaan China dan menemukan hasil tidak akurat.

"Institute of Medical Research telah menganggap bahwa tes kit antigen ini tidak cocok untuk digunakan. Laporan dari Spanyol juga tidak menggunakan alat tes antigen ini meskipun telah membelinya. Karena tingkat akurasinya hanya 30-40 persen," jelasnya.

Menurut Noor Hisham, tim medis membutuhkan tingkat sensitivitasnya tinggi, sehingga bisa melacak penyakitnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Positif Virus Corona Covid-19. Gejala Pria Ini Tidak Bisa Mencium Bau Jeruk

Positif Virus Corona Covid-19. Gejala Pria Ini Tidak Bisa Mencium Bau Jeruk

Health | Minggu, 29 Maret 2020 | 17:34 WIB

Cegah Virus Corona Covid-19, Berapa Kali Kita Perlu Mencuci Seprai?

Cegah Virus Corona Covid-19, Berapa Kali Kita Perlu Mencuci Seprai?

Health | Minggu, 29 Maret 2020 | 16:35 WIB

Bakteri Baik Ikut Mati Disemprot Disinfektan Berlebihan, Ini Kata Dosen UGM

Bakteri Baik Ikut Mati Disemprot Disinfektan Berlebihan, Ini Kata Dosen UGM

Jogja | Minggu, 29 Maret 2020 | 16:10 WIB

Terkini

Bupati Gowa Husniah Talenrang Resmi Dicopot Kemendagri, Ini Sosok Penggantinya

Bupati Gowa Husniah Talenrang Resmi Dicopot Kemendagri, Ini Sosok Penggantinya

Sulsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:04 WIB

Jerat Jukir Liar Pakai Pasal Pemerasan: Solusi Tuntas atau Sekadar Tambal Sulam?

Jerat Jukir Liar Pakai Pasal Pemerasan: Solusi Tuntas atau Sekadar Tambal Sulam?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 06:30 WIB

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×