Pangeran Charles Dikabarkan Sembuh, Ketahui Obat Apa Saja untuk Covid-19

Silfa Humairah Utami, Rosiana Chozanah

Selasa, 31 Maret 2020 | 10:34 WIB
Pangeran Charles Dikabarkan Sembuh, Ketahui Obat Apa Saja untuk Covid-19
Pangeran Charles (kanan) dan ibunya, Ratu Elizabeth duduk di takhta dalam sebuah acara di Parlemen Inggris, London pada 19 Desember 2019 lalu. [AFP/Paul Edwards]

2. Klorokuin dan hidroksiklorokuin

Kedua telah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) sebagai obat malaria, lupus, dan rheumatoid arthritis. Pada pengujian terhadap sel manusia dan primata, obat ini juga dapat mengatasi Covid-19 secara efektif.

Klorokuin juga digunakan pada kasus SARS, yang berkaitan erat dengan SARS-CoV-2.

Cara kerjanya adalah dengan mengganggu kemampuan virus untuk masuk dan mereplikasi dalam sel manusia. Hal ini juga berlaku pada obat turunannya, hidroksiklorokuin.

Klorokuin fosfat (chloroquine phosphate) merupakan senyawa sintetis (kimiawi) yang memiliki struktur sama dengan quinine sulfate. (Shutterstock)
Klorokuin disebut bermanfaat untuk obat virus Corona covid-19. (Shutterstock)

Sejumlah dokter di China, Korea Selatan, Prancis dan AS telah memberikan obat ini pada pasien virus corona baru. Sedangkan FDA tengah melakukan uji klinis terkait obat ini.

3. Remdesivir

Obat ini awalnya diuji pada Ebola, namun ternyata tidak begitu efektif. Namun, pada uji laboratorium antivirus ini justru terbukti efektif dalam menghambat pertumbuhan virus corona SARS dan MERS.

FDA pun telah menyetujui penggunaan remdesivir sebagai 'penggunaan penuh kasih', yang artinya obat ini hanya digunakan pada pasien Covid-19 parah.

4. Lopinavir dan Ritonavir

baca juga

Dalam data baru dari China yang terbit pada 18 Maret 2020 di New England Journal of Medicine, dokter tidak dapat mendeteksi manfaat dari kombinasi obat HIV ini terhadap pasien.

Sejumlah 199 pasien dengan kadar oksigen rendah secara acak menerima obat antivirus kaletra atau plasebo ini. Tetapi hasilnya kurang memuaskan.

Namun, penelitian lain masih berlangsung, dan masih ada kemungkinan lopinavir dan ritonavir dapat menunjukkan beberapa manfaat. Seperti antivirus lain, obat ini kemungkinan bekerja lebih baik jika diberikan lebih awal pada pasien.

Pangeran Charles dikabarkan sembuh dari Corona. (Twitter/@ClarenceHouse)
Pangeran Charles dikabarkan sembuh dari Corona. (Twitter/@ClarenceHouse)

5. Losartan

Ini adalah obat generik untuk tekanan darah. Cara kerjanya adalah dengan memblokir reseptor, atau pintu masuk ke se, yang mana akan dimasuki oleh angiotensin II. Kemudian bahan kimia ini akan meningkatkan tekanan darah.

SARS-CoV-2 berikatan dengan reseptor angiotensin-converting enzyme 2 (ACE2), sehingga kemungkinan losartan dapat memblokir reseptor-reseptor tersebut sehingga akan mencegah virus menginfeksi sel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ASN Kemenag Bekerja dari Rumah, Warga yang Mau Nikah Bisa Daftar Online

ASN Kemenag Bekerja dari Rumah, Warga yang Mau Nikah Bisa Daftar Online

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 10:28 WIB

Corona Diklaim karena Rizieq Shibab Dilarang Pulang, Gus Nadir: Gak Logis

Corona Diklaim karena Rizieq Shibab Dilarang Pulang, Gus Nadir: Gak Logis

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 10:32 WIB

Pandemi COVID-19 Lambungkan Pendapatan Pokemon Go

Pandemi COVID-19 Lambungkan Pendapatan Pokemon Go

Tekno | Selasa, 31 Maret 2020 | 10:30 WIB

Terkini

Ada Apa dengan Seleksi Dirut MMP Kaltim? Batas Usia Calon Dipertanyakan

Ada Apa dengan Seleksi Dirut MMP Kaltim? Batas Usia Calon Dipertanyakan

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:03 WIB

Kongres PSSI Jateng Memanas! 8 Anggota Komite Pemilihan dan Banding Mundur Jelang Hari H

Kongres PSSI Jateng Memanas! 8 Anggota Komite Pemilihan dan Banding Mundur Jelang Hari H

Jawa Tengah | Selasa, 22 September 2026 | 16:01 WIB

Promo J.CO, Makan Sepuasnya Dapat Diskon 50% dari BRI

Promo J.CO, Makan Sepuasnya Dapat Diskon 50% dari BRI

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 16:00 WIB

Mengenal Buku Selasa Bersama Morrie, Obrolan tentang Arti Kehidupan

Mengenal Buku Selasa Bersama Morrie, Obrolan tentang Arti Kehidupan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 16:00 WIB

Fenomena 'No Viral, No Justice' dalam Kasus Rumah Ibadah: Alarm Bahaya bagi Demokrasi

Fenomena 'No Viral, No Justice' dalam Kasus Rumah Ibadah: Alarm Bahaya bagi Demokrasi

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 15:58 WIB

Usai Rumah Jabatan dan Kantornya Digeledah, Bupati Gowa Diperiksa Kortas Tipidkor

Usai Rumah Jabatan dan Kantornya Digeledah, Bupati Gowa Diperiksa Kortas Tipidkor

News | Selasa, 22 September 2026 | 15:57 WIB

5 Perbedaan Tirtir Red Cushion vs Skintific Cover All, Cek Finish hingga Kandungan

5 Perbedaan Tirtir Red Cushion vs Skintific Cover All, Cek Finish hingga Kandungan

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 15:54 WIB

11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah

11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 15:51 WIB

Eks Pj Bupati hingga Ketua DPRD Bekasi Diperiksa KPK, Kasus Suap Rp11,4 Miliar Memanas

Eks Pj Bupati hingga Ketua DPRD Bekasi Diperiksa KPK, Kasus Suap Rp11,4 Miliar Memanas

Bekaci | Selasa, 22 September 2026 | 15:51 WIB

Sustainable Lifestyle dan Budaya Konsumtif: Peduli atau Cuma Ikut-ikutan?

Sustainable Lifestyle dan Budaya Konsumtif: Peduli atau Cuma Ikut-ikutan?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 15:50 WIB

×