Corona Diklaim karena Rizieq Shibab Dilarang Pulang, Gus Nadir: Gak Logis

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2020 | 10:32 WIB
Corona Diklaim karena Rizieq Shibab Dilarang Pulang, Gus Nadir: Gak Logis
Unggahan Gus Nadir soal video virus corona datang karena Rizieq Shihab dilarang pulang. (Twitter/@na_dirs)

Suara.com - Video penceramah yang menyebut pandemi virus corona atau Covid-19 datang karena pentolan FPI Rizieq Shihab dilarang pulang ke Indonesia beredar di media sosial.

Video tersebut diunggah oleh Alqarni_Pro dan berdurasi 29 detik. Terlihat seorang penceramah menggebu-gebu menyampaikan pidato dalam sebuah acara.

Dalam pidatonya, penceramah itu menyebut, para habaiblah yang membawa kedamaian di alam semesta.

"Mereka para habaib, mereka adalah alasan yang membawa daripada kedamaian. Adanya para habaib, yang membuat Allah memberikan keamanan kepada seluruh penduduk alam semesta," ujarnya seperti dikutip Suara.com, Senin (31/3/2020).

Penceramah itu lantas menyinggung soal pandemi Covid-19 yang kekinian mengancam keselamatan warga Indonesia. Ia mengklaim pandemi tersebut ada kaitannya dengan pentolan FPI Rizieq Shibab yang dilarang pulang ke Indonesia.

"Corona datang, musibah-musibah datang tiada lain dan tiada bukan saudara pasti kesalahan ini ada kaitannya. Apa kaitannya? Karena Habib Rizieq tidak boleh kembali ke Tanah Air. Allah Taala murka lalu kirim corona ke Indonesia," imbuhnya.

Video itu nyatanya menuai perhatian Rais Syuriah PCNU Australia Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir. Melalui akun Twitter pribadinya, Gus Nadir membagikan ulang video dan mengatakan tidak mengenali sosok penceramah tersebut.

"Saya gak tau siapa yang ceramah seperti ini," kata Gus Nadir.

Unggahan Gus Nadir soal video virus corona datang karena Rizieq Shihab dilarang pulang. (Twitter/@na_dirs)
Unggahan Gus Nadir soal video virus corona datang karena Rizieq Shihab dilarang pulang. (Twitter/@na_dirs)

Meski begitu, Gus Nadir menyayangkan bila pernyataan tersebut memang disampaikan oleh seorang penceramah dalam video.

Sebab, ia mengatakan klaim virus corona datang karena Rizieq Shihab dilarang pulang ke RI tidak berterima baik secara logika maupun ilmu agama.

"Tapi jika benar beliau mengatakan bahwa corona itu masuk ke Indonesia karena Habib Rizieq Shihab dilarang pulang, maka pernyataan ini bukan hanya bermasalah secara teologis tapi juga tidak logis," tandas Gus Nadir.

Kontan saja, cuitan Gus Nadir itu menuai perhatian warganet yang juga memberikan komentar sindiran.

"Selalu saja ada ustadz yang ngomong gak masuk nalar. Wong di Arab Saudi juga ada corona juga," kata @januryanur1226.

"Kalau semua kata-kata tanpa saringan dikatakan pemuka agama, ditambah bahaya banyaknya orang yang percaya tanpa disadur logika, negara ini hancur sebentar lagi," timpal @stefanu17.

Sebelumnya, Juru Bicara FPI Slamet Maarif mengungkapkan kondisi terkini Habib Rizieq Shihab yang masih berada di Arab Saudi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkosa Gadis saat Corona Mengganas, Akmal Diseret Keluarganya ke Polisi

Perkosa Gadis saat Corona Mengganas, Akmal Diseret Keluarganya ke Polisi

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 10:01 WIB

Hits: Waktu Terbaik Keluar Rumah, Fakta Badai Sitokin karena Corona

Hits: Waktu Terbaik Keluar Rumah, Fakta Badai Sitokin karena Corona

Health | Selasa, 31 Maret 2020 | 09:37 WIB

Peneliti Ungkap 3 Skenario Pengendalian Covid-19, Apa Saja?

Peneliti Ungkap 3 Skenario Pengendalian Covid-19, Apa Saja?

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 10:04 WIB

Tengah Pandemi Virus Corona, Ada 4 Alasan Buat Tidak Mudik

Tengah Pandemi Virus Corona, Ada 4 Alasan Buat Tidak Mudik

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2020 | 10:00 WIB

Terkini

E-Katalog Cuma Formalitas? KPK Bongkar Siasat 'Deal' Haram Proyek Tulungagung di Luar Sistem

E-Katalog Cuma Formalitas? KPK Bongkar Siasat 'Deal' Haram Proyek Tulungagung di Luar Sistem

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:04 WIB

Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina

Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:56 WIB

Siap-siap! BPKP dan Kejagung Bidik 10 Perusahaan Sawit Usai Purbaya Lapor ke Prabowo

Siap-siap! BPKP dan Kejagung Bidik 10 Perusahaan Sawit Usai Purbaya Lapor ke Prabowo

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:44 WIB

3,4 Juta Situs Judol Diblokir Tapi Masih Menjamur, Pakar Hukum: Negara Belum Serius!

3,4 Juta Situs Judol Diblokir Tapi Masih Menjamur, Pakar Hukum: Negara Belum Serius!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:35 WIB

Prabowo Dorong Konversi Kendaraan Listrik, Mampukah Pangkas Impor Energi?

Prabowo Dorong Konversi Kendaraan Listrik, Mampukah Pangkas Impor Energi?

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:30 WIB

Polisi Cuma 'Wait and See', KontraS Cium Aroma Pelimpahan Berkas Terselubung ke Puspom TNI

Polisi Cuma 'Wait and See', KontraS Cium Aroma Pelimpahan Berkas Terselubung ke Puspom TNI

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:25 WIB

Nanik S Deyang Jawab Surat Viral Waldan Minta MBG: Bismillah Kami Segera ke Sumbawa

Nanik S Deyang Jawab Surat Viral Waldan Minta MBG: Bismillah Kami Segera ke Sumbawa

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:15 WIB

Korban Kekerasan dan Pembela HAM Disebut Sulit Dapat Keadilan Lewat Peradilan Militer

Korban Kekerasan dan Pembela HAM Disebut Sulit Dapat Keadilan Lewat Peradilan Militer

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:14 WIB

Jalankan Titah Prabowo, Menkeu Purbaya Putuskan Nasib Dirjen Bea Cukai Minggu Depan!

Jalankan Titah Prabowo, Menkeu Purbaya Putuskan Nasib Dirjen Bea Cukai Minggu Depan!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:47 WIB

Ogah Menyerah, Nurhadi Siap Lawan Balik Lewat Kasasi Usai Vonis 5 Tahun Diperkuat

Ogah Menyerah, Nurhadi Siap Lawan Balik Lewat Kasasi Usai Vonis 5 Tahun Diperkuat

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:41 WIB