Ancaman Covid-19 Kembali Meningkat, AS Pakai Plasma Darah Obati Corona

Risna Halidi | Suara.com

Rabu, 01 April 2020 | 20:00 WIB
Ancaman Covid-19 Kembali Meningkat, AS Pakai Plasma Darah Obati Corona
Peta sebaran virus corona Microsoft. (bing.com/covid)

Suara.com - Badan Kesehatan Dunia WHO mengingatkan negara di dunia untuk tidak lengah dan tetap mengantisipasi penyebaran virus corona penyebab sakit Covid-19. Menurut WHO, ancaman virus corona jenis baru tersebut kembali meningkat.

Selain berita tersebut, ada juga berita mengenai Amerika Serikat yang menggunakan plasma darah pasien corona yang telah sembuh untuk dijadikan 'obat' pada pasien yang masih sakit. Plasma darah pasien sembuh dianggap memiliki antibodi yang tinggi.

Berita mengenai ancaman corona yang meningkat serta plasma darah yang dijadikan obat, masuk dalam daftar berita kesehatan paling populer di kanal Health Suara.com.

1. Jangan Lengah, WHO Sebut Ancaman Covid-19 Kembali Meningkat

ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)
ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)

Seorang ahli kesehatan di Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengingatkan negara-negara yang telah melonggarkan pembatasan wilayah terkait penularan wabah virus corona agar tetap waspada.

Menurut WHO, ancaman virus kembali meningkat. Oleh karena itu sejumlah negara harus tetap waspada meskipun penularan telah menurun seperti yang terjadi di Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Baca selengkapnya

2. Perdana, Amerika Coba Metode Pengobatan Covid-19 Menggunakan Plasma Darah

Plasma darah hasil donor. (Shutterstock)
Plasma darah hasil donor. (Shutterstock)

Sebuah rumah sakit di Houston, Texas, menjadi yang pertama di Amerika Serikat yang merawat pasien sakit parah akibat Covid-19 menggunakan plasma darah berasal dari pasien yang pulih.

Plasma darah merupakan bagian cair dari darah yang membawa sel darah, agen pembekuan darah, oksigen dan komponen kunci lainnya, termasuk antibodi.

Baca selengkapnya

3. Pasien Positif Corona Covid-19 Nekat Kunjungi Istrinya yang Melahirkan

Ilustrasi pasien Covid-19. (Foto: AFP)
Ilustrasi pasien Covid-19. (Foto: AFP)

Seorang suami yang positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19, nekat menyembunyikan penyakitnya demi bisa mengunjungi istrinya yang tengah bersalin di rumah sakit New York bagian utara.

Pria itu mengatakan yang sebenarnya setelah istrinya juga mulai menunjukkan gejala. Cerita ini bermula ketika Pria itu, yang belum diidentifikasi, pergi ke Strong Memorial Hospital di Rochester agar ia bisa bersama istrinya ketika sng istri melahirkan.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkeliaran Bikin Takut Warga, Nenek Pasien Corona Menyerah Usai Dibius

Berkeliaran Bikin Takut Warga, Nenek Pasien Corona Menyerah Usai Dibius

News | Rabu, 01 April 2020 | 19:59 WIB

Banyak Pasien Virus Corona Covid-19 Butuh Ventilator, Apa Fungsinya?

Banyak Pasien Virus Corona Covid-19 Butuh Ventilator, Apa Fungsinya?

Health | Rabu, 01 April 2020 | 18:11 WIB

Informasi Corona Covid-19 Picu Kecemasan, Wanita Ini Ceritakan Polanya

Informasi Corona Covid-19 Picu Kecemasan, Wanita Ini Ceritakan Polanya

Health | Rabu, 01 April 2020 | 17:57 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB