18 Negara Bebas Virus Corona, Peneliti Prediksi Wilayah Terakhir Infeksi

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Jum'at, 03 April 2020 | 16:10 WIB
18 Negara Bebas Virus Corona, Peneliti Prediksi Wilayah Terakhir Infeksi
Peta penyebaran Covid-19 dari WHO seperti yang diakses pada Senin (23/3/2020). Terlihat kasus penularan lebih banyak terjadi di utara Khatulistiwa. [Dok WHO]

Suara.com - Pada 12 Januari 2020, wabah corona masih mejadi virus lokal di China yang menyerang sejak November. Tidak ada satupun kasus yang ditemukan di negara lain. Namun, beberapa hari kemudian virus ini muncul di Jepang, Thailand, Korea Selatan, hingga Amerika Serikat.

Kini, Covid-19 menjadi pandemi dan momok di lebih dari 150 negara. Wabah corona telah ditemukan dari dari ujung Nepal hingga Nikaragua. Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan, masih adakah negara yang bisa jadi tempat bersembunyi dari virus corona?

Jawabannya adalah, masih.

Melansir dari BBC, per Kamis (2/4/2020) ada 18 negara yang masih belum ditemukan kasus Covid-19. Meskipun pernah ditemukan, negara tersebut mengaku bersih dari Covid-19.

18 negara tersebut meliputi: Komoro, Kiribati, Lesotho, Pulau Marshall, Mikronesia, Nauru, Korea Utara, Palau, Samoa, Sao Tome and Principe, Pulau Solomon, Sudan Selatan, Tajikistan, Tonga, Turkmenistan, Tuvalu, Vanuatu, dan Yaman.

Pandemi Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Pandemi Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Para peneliti berasumsi bahwa negara-negara tersebut mungkin sudah ada kasus namun tidak diketahui. Seperti di Korea Utara yang menyatakan 0 kasus. Begitupun dengan Yaman, kasus 0 namun negara sedang dalam kondisi konflik.

Alasan lain adalah karena keterpencilan wilayah yang membuat negara-negara bebas Covid-19 jarang dikunjungi warga asing. Sesuai data PBB, beberapa negara di atas masuk dalam 10 negara dengan kunjungan tersedikit.

Keterpencilan negara-negara tersebut menurut PBB adalah bentuk dari isolasi yang alami. Misalnya Nauru, negara yang berada di Samudra pasifik itu hanya memiliki 160 wisatawan setiap tahunnya.

Nauru adalah negara terkecil kedua di dunia, populasinya hanya berkisar 10.000 orang. Meskipun belum ada kasus, presiden negara tersebut tetap menetapkan kondisi darurat Covid-19.

baca juga

Menurut BBC, tindakan dilakukan karena negara kecil dekat Brisbane Australia itu hanya memiliki satu rumah sakit dan kekurangan perawat. Pemerintah tidak ingin mengambil risiko lebih banyak.

Pada 2 Maret, Nauru melarang kedatangan dari China, Korea Selatan, dan Italia. Lima hari kemudian, pendatang dari Iran juga dilarang.

Pada pertengahan Maret, Nauru Airlines menangguhkan penerbangan ke Fiji, Kiribati, dan Kepulauan Marshall, dan satu-satunya rute adalah dari Brisbane, namun dikurangi dari tiga kali seminggu menjadi sekali seminggu.

Setelah itu, semua yang tiba dari Australia diperintahkan untuk karantina 14 hari. Kebijakan itu, kata Presiden Lionel Aingimea disebut dengan "penangkapan dan penahanan".

Gejala dan Penanganan Pasien Covid-19
Gejala dan Penanganan Pasien Covid-19

Sejumlah kecil negara dengan perbatasan darat juga sampai sekarang telah diselamatkan dari kasus virus corona.

Andy Tatem, seorang profesor demografi spasial dan epidemiologi di Universitas Southampton berasumsi mengenai negara terakhir yang akan terkena virus corona.

Menurutnya, negara-negara di Pasifik Selatan akan menjadi daerah yang selamat dari pandemi.

"Sepertinya itu adalah Pasifik Selatan, pulau-pulau yang sangat terpencil," kata Tatem.

"Tetapi dalam ekonomi global kita, saya tidak yakin ada tempat yang akan lolos dari penyakit menular seperti itu."

Menurutnya, model lockdown seperti yang ada di Nauru dapat berfungsi, tetapi tidak dapat bertahan selamanya.

"Sebagian besar negara-negara ini bergantung pada semacam impor dari luar baik makanan, barang, hingga pariwisata. Mungkin mereka dapat lockdown sepenuhnya, tetapi akan merusak ekonomi dan mereka akhirnya harus membuka," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hampir 1.000 Orang Positif Corona di Jakarta, 96 Pasien Sudah Meninggal

Hampir 1.000 Orang Positif Corona di Jakarta, 96 Pasien Sudah Meninggal

News | Jum'at, 03 April 2020 | 15:54 WIB

Tak Semua Hand Sanitizer Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19, Ini yang Sesuai!

Tak Semua Hand Sanitizer Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19, Ini yang Sesuai!

Health | Jum'at, 03 April 2020 | 15:54 WIB

Sakit Tenggorokan saat Wabah Virus Corona Covid-19, Perlukah Khawatir?

Sakit Tenggorokan saat Wabah Virus Corona Covid-19, Perlukah Khawatir?

Health | Jum'at, 03 April 2020 | 15:29 WIB

Terkini

Tantangan Media: Menangkap Nilai Pasar, Menjaga Demokrasi

Tantangan Media: Menangkap Nilai Pasar, Menjaga Demokrasi

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Indeks CFX10 Turun Tipis 0,17%, Aset Kripto Ethereum Anjlok

Indeks CFX10 Turun Tipis 0,17%, Aset Kripto Ethereum Anjlok

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:09 WIB

Eric Bauza, Pengisi Suara Ikonik Bugs Bunny Meninggal Dunia

Eric Bauza, Pengisi Suara Ikonik Bugs Bunny Meninggal Dunia

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:03 WIB

'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu

'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:02 WIB

Halmahera Hingga Batam Dilirik Bahlil Jadi Lokasi Pengembangan Pembangkit Listrik Nuklir

Halmahera Hingga Batam Dilirik Bahlil Jadi Lokasi Pengembangan Pembangkit Listrik Nuklir

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Pura-pura Beli Motor Buat Istri, Pria di Tambora Gasak PCX Showroom Demi Foya-foya

Pura-pura Beli Motor Buat Istri, Pria di Tambora Gasak PCX Showroom Demi Foya-foya

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:57 WIB

Strategi Mal Bantu Brand Lokal Jangkau Konsumen Lewat Festival Kreatif

Strategi Mal Bantu Brand Lokal Jangkau Konsumen Lewat Festival Kreatif

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:52 WIB

Pasokan Gas Singapura Berkurang, Begini Dampak Nyatanya Versi Pemerintah Singapura

Pasokan Gas Singapura Berkurang, Begini Dampak Nyatanya Versi Pemerintah Singapura

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Intan Jaya Siapkan Lahan 7 Hektare, Gus Ipul: Kita Perluas Sekolah Rakyat di Daerah 3 T

Intan Jaya Siapkan Lahan 7 Hektare, Gus Ipul: Kita Perluas Sekolah Rakyat di Daerah 3 T

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Tak Hanya Pusat, Pemda Juga Diminta Jalankan Program Bansos

Tak Hanya Pusat, Pemda Juga Diminta Jalankan Program Bansos

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:46 WIB

×